Breaking News
light_mode

Kakanwil Kemenkum Babel Dampingi Wamenko Hukum, HAM, dan Imipas pada Seminar Kebangsaan Dies Natalis UBB ke-20

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • print Cetak

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imipas, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., dalam kegiatan Seminar Kebangsaan dalam rangka Dies Natalis Universitas Bangka Belitung (UBB) ke-20, Minggu (24/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang BBK Universitas Bangka Belitung tersebut diselenggarakan oleh BEM KM UBB dengan mengangkat tema “Pengaruh Tata Kelola Sumber Daya Alam terhadap Pendidikan di Bangka Belitung: Antara Politik dan Bisnis.”

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Wakil Menteri Koordinator, Randy Bagasyudha; Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina; Plt. Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung, Prabandono Hadiwidjojo; Wakil Rektor I Universitas Bangka Belitung, Prof. Devi Varliani; serta Perwakilan Kanwil Kemenham Babel, Syamsudin.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Otto Hasibuan menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya pada sektor timah, perkebunan, dan kelautan. Namun demikian, potensi tersebut masih menyisakan paradoks karena kekayaan alam yang besar belum sepenuhnya berdampak optimal terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.

Ia menjelaskan, ketergantungan masyarakat terhadap sektor informal dan pertambangan turut memengaruhi tingkat pendidikan masyarakat. Menurutnya, masih terdapat sebagian penduduk yang berpendidikan SMP ke bawah, bahkan anak usia sekolah yang memilih bekerja dibandingkan melanjutkan pendidikan.

Selain itu, Prof. Otto juga menyoroti adanya persoalan eksploitasi anak dalam aktivitas pertambangan informal. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait perlindungan anak dan ketenagakerjaan.

Prof. Otto menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat terus bergantung pada eksploitasi sumber daya alam semata. Pembangunan Bangka Belitung perlu diarahkan menuju ekonomi berbasis inovasi, hilirisasi, dan keberlanjutan, dengan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Ia juga mengajak pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan perlu dioptimalkan untuk mendukung sektor pendidikan serta memperkuat keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam di Bangka Belitung.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa seminar kebangsaan tersebut menjadi ruang refleksi penting bagi seluruh pihak dalam melihat hubungan antara tata kelola sumber daya alam, pembangunan manusia, dan masa depan pendidikan di Bangka Belitung.

“Pendidikan harus menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan daerah. Kekayaan sumber daya alam akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila dikelola secara berkelanjutan dan diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Johan.

Johan menambahkan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan Bangka Belitung ke depan. Karena itu, perguruan tinggi perlu terus menjadi pusat gagasan, inovasi, dan kontrol sosial dalam mendorong tata kelola pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Melalui forum akademik seperti ini, kita berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada kekayaan alam, tetapi juga pada kualitas pendidikan, karakter, dan kemampuan generasi muda dalam menghadapi perubahan,” lanjutnya.

Forum tersebut menjadi momentum refleksi bersama bahwa masa depan Bangka Belitung perlu dibangun melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pendidikan, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Kakanwil Kemenkum Babel Dampingi Wamenko Hukum, HAM, dan Imipas pada Seminar Kebangsaan Dies Natalis UBB ke-20

Pangkal Pinang – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imipas, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., dalam kegiatan Seminar Kebangsaan dalam rangka Dies Natalis Universitas Bangka Belitung (UBB) ke-20, Minggu (24/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang BBK Universitas Bangka Belitung tersebut diselenggarakan oleh BEM KM UBB dengan mengangkat tema “Pengaruh Tata Kelola Sumber Daya Alam terhadap Pendidikan di Bangka Belitung: Antara Politik dan Bisnis.”

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Wakil Menteri Koordinator, Randy Bagasyudha; Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina; Plt. Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung, Prabandono Hadiwidjojo; Wakil Rektor I Universitas Bangka Belitung, Prof. Devi Varliani; serta Perwakilan Kanwil Kemenham Babel, Syamsudin.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Otto Hasibuan menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya pada sektor timah, perkebunan, dan kelautan. Namun demikian, potensi tersebut masih menyisakan paradoks karena kekayaan alam yang besar belum sepenuhnya berdampak optimal terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.

Ia menjelaskan, ketergantungan masyarakat terhadap sektor informal dan pertambangan turut memengaruhi tingkat pendidikan masyarakat. Menurutnya, masih terdapat sebagian penduduk yang berpendidikan SMP ke bawah, bahkan anak usia sekolah yang memilih bekerja dibandingkan melanjutkan pendidikan.

Selain itu, Prof. Otto juga menyoroti adanya persoalan eksploitasi anak dalam aktivitas pertambangan informal. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait perlindungan anak dan ketenagakerjaan.

Prof. Otto menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat terus bergantung pada eksploitasi sumber daya alam semata. Pembangunan Bangka Belitung perlu diarahkan menuju ekonomi berbasis inovasi, hilirisasi, dan keberlanjutan, dengan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Ia juga mengajak pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan perlu dioptimalkan untuk mendukung sektor pendidikan serta memperkuat keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam di Bangka Belitung.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa seminar kebangsaan tersebut menjadi ruang refleksi penting bagi seluruh pihak dalam melihat hubungan antara tata kelola sumber daya alam, pembangunan manusia, dan masa depan pendidikan di Bangka Belitung.

“Pendidikan harus menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan daerah. Kekayaan sumber daya alam akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila dikelola secara berkelanjutan dan diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Johan.

Johan menambahkan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan Bangka Belitung ke depan. Karena itu, perguruan tinggi perlu terus menjadi pusat gagasan, inovasi, dan kontrol sosial dalam mendorong tata kelola pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Melalui forum akademik seperti ini, kita berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada kekayaan alam, tetapi juga pada kualitas pendidikan, karakter, dan kemampuan generasi muda dalam menghadapi perubahan,” lanjutnya.

Forum tersebut menjadi momentum refleksi bersama bahwa masa depan Bangka Belitung perlu dibangun melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pendidikan, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasikan 1 Ranperda dan 4 Ranperkada Kabupaten Bangka Tengah

    Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasikan 1 Ranperda dan 4 Ranperkada Kabupaten Bangka Tengah

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan rapat Pengharmonisasian, Pembulatan, dan Pemantapan Konsepsi terhadap 1 Rancangan Peraturan Daerah dan 4 Rancangan Peraturan Kepala Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah. Rapat tersebut […]

  • Kemenkum Sumsel Ikuti Forum “PASTI ADA SOLUSI” di Kuala Lumpur, Dukung Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak PMI

    Kemenkum Sumsel Ikuti Forum “PASTI ADA SOLUSI” di Kuala Lumpur, Dukung Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak PMI

    • 0Komentar

    Jajaran pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan turut aktif mengikuti jalannya Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI KUALA LUMPUR” Episode 15. Kepala Kantor Wilayah Maju Amintas Siburian, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Nur’ainun, serta Plh. Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Bulan Mahardika Subekti, beserta jajaran turut terhubung melalui sambungan virtual (4/9). Forum […]

  • DJKI Gratiskan Pencatatan Lagu dan Musik untuk Perkuat Tata Kelola Royalti Musik

    DJKI Gratiskan Pencatatan Lagu dan Musik untuk Perkuat Tata Kelola Royalti Musik

    • 0Komentar

    Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum menetapkan tarif Rp0 (nol rupiah) untuk layanan pencatatan hak cipta karya lagu dan/atau musik melalui penyesuaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kebijakan yang akan berlaku pada tanggal 1 Agustus 2026 ini merupakan langkah afirmatif pemerintah untuk memperkuat tata kelola royalti musik nasional melalui pembangunan Pusat Data Lagu […]

  • Penyerahan Simbolis Manfaat Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua kepada Anggota Gereja Petra Makassar

    Penyerahan Simbolis Manfaat Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua kepada Anggota Gereja Petra Makassar

    • 0Komentar

    Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh lapisan masyarakat, telah dilaksanakan penyerahan simbolis manfaat Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada anggota Gereja Petra Makassar, di Makassar. Penyerahan manfaat dilakukan secara simbolis kepada ahli waris peserta Ingrid Mangitung sebesar Rp43.051.220, sebagai wujud nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan finansial […]

  • Hari Kedua Festival ERPEKA, Kanwil Kemenkum Babel Hadirkan Layanan Hukum bagi Masyarakat dan Pelaku UMKM

    Hari Kedua Festival ERPEKA, Kanwil Kemenkum Babel Hadirkan Layanan Hukum bagi Masyarakat dan Pelaku UMKM

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung kembali menghadirkan layanan hukum kepada masyarakat pada hari kedua Festival ERPEKA yang berlangsung di Taman Wilhelmina, Pangkal Pinang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival ERPEKA yang diinisiasi oleh UPTD Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Rumah Promosi dan Kemasan (RPK), sekaligus menjadi […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Ajak Musisi Lindungi Karya Lewat Pencatatan Hak Cipta, Tarif Mulai 1 Agustus Gratis

    Kanwil Kemenkum Sumsel Ajak Musisi Lindungi Karya Lewat Pencatatan Hak Cipta, Tarif Mulai 1 Agustus Gratis

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus mengintensifkan edukasi mengenai pentingnya pelindungan hak cipta bagi para pelaku industri kreatif. Salah satunya melalui Talkshow Halo Palembang yang disiarkan secara langsung di PAL TV, dengan mengangkat tema “Pelindungan Hukum Hak Cipta Karya Musik dan Lagu”, Kamis (30/7). Talkshow yang dipandu host Cek Muthia tersebut menghadirkan Kepala Bidang […]

expand_less