Breaking News
light_mode

Perkuat Akuntabilitas Kinerja, Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Entry Meeting Evaluasi AKIP 2026

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Entry Meeting Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, bersama jajaran terkait. Entry Meeting ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan evaluasi implementasi AKIP di lingkungan Kementerian Hukum Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Nota Dinas Inspektur Wilayah V Nomor ITJ.5-PW.02.01-52 dalam rangka memulai rangkaian penilaian berkala kinerja tahunan. Melalui kegiatan ini, seluruh satuan kerja diharapkan dapat mempersiapkan dokumen, data dukung, serta instrumen evaluasi secara tertib dan akuntabel.

Kegiatan ini diikuti oleh Pelaksana Tugas Inspektur Wilayah V, Budi, Tim Penjaminan Kualitas Inspektorat Wilayah V, Titut Sulistyaningsih, serta Tim Evaluator Inspektorat Wilayah V Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum. Turut hadir Kepala Pusat Data dan Informasi, Kepala Balai Harta Peninggalan Jakarta dan Makassar, serta para Kepala Kantor Wilayah beserta jajaran Divisi Administrasi yang masuk dalam wilayah pengawasan Inspektorat Wilayah V. Adapun wilayah tersebut meliputi Kanwil Bangka Belitung, Sulawesi Barat, Aceh, Kalimantan Selatan, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Dari Kanwil Kemenkum Babel, hadir Kepala Kantor Wilayah Johan Manurung, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Rahmat Feri Pontoh, serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum N.A. Triandini Oscar. Kegiatan juga diikuti oleh Ketua Tim Kerja Perencanaan dan Pelaporan Margaret Sari, Analis Anggaran Ahli Pertama Juning Diastuti, Penata Kelola Pemerintahan Andri Prabowo, Pranata Komputer Ertiandi Dwi Cahyadi, serta peserta MagangHub Kemnaker.

Pelaksanaan Evaluasi AKIP Tahun 2026 mengacu pada beberapa regulasi, antara lain Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014, Peraturan Menteri PANRB Nomor 88 Tahun 2021, serta Keputusan Inspektur Jenderal Nomor ITJ-5.OT.02.01 Tahun 2025 tentang Pedoman Evaluasi AKIP di lingkungan Kementerian Hukum. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat akuntabilitas kinerja, efektivitas pelaksanaan program, serta kesesuaian penggunaan anggaran berbasis kinerja pada seluruh satuan kerja. Melalui evaluasi tersebut, implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah diharapkan dapat berjalan semakin terarah, terukur, dan selaras dengan sasaran strategis organisasi.

Evaluasi juga menjadi sarana untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan memiliki kontribusi nyata terhadap pencapaian kinerja kementerian. Dengan demikian, proses evaluasi AKIP tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Dalam paparan teknis yang disampaikan oleh narasumber dari Inspektorat Wilayah V, dijelaskan bahwa rangkaian evaluasi diawali dengan tahapan self-assessment atau penilaian mandiri oleh objek evaluasi. Penilaian mandiri tersebut dilakukan menggunakan kertas kerja yang terintegrasi pada aplikasi E-Performance.

Dalam mekanismenya, Kantor Wilayah bertindak sebagai pembina yang melakukan penilaian mandiri terhadap kinerja divisi serta Unit Pelaksana Teknis yang berada di bawah rentang kendalinya. Hasil penilaian mandiri tersebut kemudian disampaikan kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah atau APIP Inspektorat Jenderal untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran awal mengenai kualitas implementasi AKIP di tingkat satuan kerja.Komponen krusial dalam evaluasi AKIP Tahun 2026 dititikberatkan pada uji validitas data capaian kinerja serta keselarasan antara perencanaan strategis dengan realisasi anggaran di lapangan. APIP memiliki peran penting dalam melakukan evaluasi atas hasil penilaian mandiri agar potret akuntabilitas kinerja dapat diperoleh secara objektif.

Evaluasi juga diarahkan untuk melihat sejauh mana indikator kinerja, target, realisasi, dan penggunaan anggaran telah tersusun secara logis dan saling mendukung. Selain itu, kualitas data dukung menjadi perhatian utama agar setiap capaian yang dilaporkan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan. Dengan adanya evaluasi ini, satuan kerja diharapkan mampu memperbaiki kelemahan, mempertahankan praktik baik, serta meningkatkan nilai akuntabilitas kinerja secara berkelanjutan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa Pelaksanaan Entry Meeting Evaluasi AKIP Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kanwil Kemenkum Babel untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola kinerja yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, AKIP merupakan instrumen strategis untuk memastikan bahwa setiap program, kegiatan, dan anggaran yang dikelola benar-benar berorientasi pada hasil. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran harus memahami pentingnya keselarasan antara perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan evaluasi kinerja. Evaluasi AKIP menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kinerja organisasi harus dapat diukur, dipertanggungjawabkan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, Kanwil Kemenkum Babel berkomitmen untuk menyiapkan data dukung secara lengkap, valid, dan tepat waktu.

Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Feri Pontoh, menambahkan bahwa Evaluasi AKIP menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan kinerja berjalan secara selaras. Menurutnya, seluruh data dukung harus disiapkan secara valid, tertib, dan akuntabel agar mampu menggambarkan capaian kinerja organisasi secara objektif. Evaluasi AKIP ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kualitas tata kelola kinerja, terutama dalam memastikan setiap program dan anggaran benar-benar mendukung pencapaian sasaran organisasi.

Komitmen bersama dari seluruh satuan kerja dinilai penting untuk mendorong peningkatan nilai akuntabilitas kinerja Kementerian Hukum secara nasional. Kanwil Kemenkum Babel menyambut baik pelaksanaan evaluasi ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola organisasi. Melalui Entry Meeting ini, diharapkan pelaksanaan Evaluasi AKIP Tahun 2026 dapat berjalan lancar, objektif, dan memberikan hasil yang konstruktif bagi peningkatan kinerja Kementerian Hukum.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenkes Berikan Otoritas Kepada APPMBGI Pendampingan SPPG MBG, untuk Perkuat Keamanan MBG yang Sehat dan Aman

    Wamenkes Berikan Otoritas Kepada APPMBGI Pendampingan SPPG MBG, untuk Perkuat Keamanan MBG yang Sehat dan Aman

    • 0Komentar

    Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), Abdul Rivai Ras, melakukan pertemuan strategis dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, guna memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui standar keamanan pangan yang lebih ketat dan terintegrasi. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Kesehatan menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan […]

  • DJKI Sosialisasikan Kebijakan Pencatatan Lagu Nol Rupiah Kepada Musisi

    DJKI Sosialisasikan Kebijakan Pencatatan Lagu Nol Rupiah Kepada Musisi

    • 0Komentar

    Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menyosialisasikan kebijakan tarif Rp0 untuk pencatatan ciptaan lagu dan musik kepada para musisi dan pelaku industri musik di Gedung DJKI, Jakarta, 24 Juli 2026. Kebijakan yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026 tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak pencipta mencatatkan karya sekaligus memperkuat tata kelola data lagu nasional. […]

  • Prof Firman Menne Sorot Krisis Rupiah Tekan Daya Beli dan Ancam Stabilitas Ekonomi Nasional

    Prof Firman Menne Sorot Krisis Rupiah Tekan Daya Beli dan Ancam Stabilitas Ekonomi Nasional

    • 0Komentar

    Tekanan terhadap nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian serius di tengah dinamika ekonomi global yang semakin tidak menentu. Rupiah tercatat melemah hingga menyentuh level Rp17.704 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026. Kondisi tersebut dinilai bukan sekadar angka di pasar keuangan, tetapi memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari kenaikan harga pangan […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Gelar Sosialisasi Kekayaan Intelektual Guna Melindungi Produk Unggulan Daerah

    Kanwil Kemenkum Babel Gelar Sosialisasi Kekayaan Intelektual Guna Melindungi Produk Unggulan Daerah

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kekayaan Intelektual dalam rangka penguatan branding wilayah melalui kemudahan pendaftaran merek kolektif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026, bertempat di Hotel Santika Pangkalpinang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual […]

  • Sederhanakan 195 Permenkum Jadi 34, Menkum Perkuat Reformasi Regulasi

    Sederhanakan 195 Permenkum Jadi 34, Menkum Perkuat Reformasi Regulasi

    • 0Komentar

    Kementerian Hukum (Kemenkum) melakukan deregulasi dengan menyederhanakan 195 Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) menjadi 34 Permenkum guna mewujudkan regulasi yang lebih sederhana, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menteri Hukum (Menkum) Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menegaskan hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat reformasi regulasi melalui penyederhanaan peraturan perundang-undangan. “Penyederhanaan peraturan bukan sekadar […]

  • Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

    Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

    • 0Komentar

    Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE, guna membahas penguatan kerja sama di bidang regulasi digital, perlindungan anak, serta pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Hukum menegaskan bahwa Kementerian Hukum memiliki peran strategis dalam penyusunan dan […]

expand_less