Breaking News
light_mode

Bulukumba Harus Menjadi Magnet Investasi di Selatan Sulawesi

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak


Kolaborasi Pemerintah Daerah, KADIN, dan Perseroda dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Oleh: Syafruddin Mualla
Ketua Umum KADIN Kabupaten Bulukumba

Di tengah persaingan antar daerah dalam menarik investasi, setiap daerah dituntut mampu menunjukkan potensi dan keunggulan ekonominya. Investasi saat ini menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kabupaten Bulukumba sesungguhnya memiliki peluang besar untuk tampil sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan selatan Sulawesi Selatan. Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, kekuatan sektor pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan, pariwisata, hingga industri perkapalan yang telah dikenal luas, Bulukumba memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk berkembang lebih pesat.

Namun potensi yang besar tersebut tidak akan berkembang secara optimal tanpa adanya upaya bersama untuk mendorong masuknya investasi ke daerah. Oleh karena itu, Bulukumba perlu diposisikan sebagai salah satu daerah yang mampu menjadi magnet investasi di kawasan selatan Sulawesi.

Menjadi magnet investasi berarti mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberikan kepastian bagi para investor, serta menyiapkan berbagai sektor ekonomi yang memiliki nilai tambah bagi daerah. Hal ini tentu memerlukan sinergi yang kuat antara berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.

Dalam konteks ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha melalui Kamar Dagang dan Industri (KADIN), serta badan usaha milik daerah melalui Perseroda menjadi sangat penting. Ketiga unsur ini dapat menjadi tiga pilar utama yang saling melengkapi dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah.

Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan kebijakan dan regulasi yang kondusif bagi pertumbuhan investasi. Kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta dukungan terhadap pengembangan sektor-sektor ekonomi strategis akan menjadi faktor utama yang menentukan minat investor untuk berinvestasi di suatu daerah.

Di sisi lain, KADIN sebagai wadah dunia usaha memiliki jaringan yang luas dengan para pelaku usaha dan investor. KADIN dapat berperan sebagai jembatan antara potensi ekonomi daerah dengan peluang investasi yang datang dari berbagai pihak, baik dari tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Perseroda sebagai badan usaha milik daerah memiliki posisi strategis sebagai institusi bisnis yang dapat terlibat langsung dalam pengembangan berbagai kegiatan usaha yang produktif dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Melalui sinergi yang baik antara ketiga pilar ini, berbagai sektor ekonomi potensial di Kabupaten Bulukumba dapat terus dikembangkan. Sektor pertanian dan perkebunan dapat diperkuat melalui pengembangan industri pengolahan hasil pertanian seperti pabrik beras modern dan pengolahan kelapa. Sektor perikanan dan kelautan juga dapat didorong melalui pengembangan industri perikanan modern seperti fasilitas cold storage yang dapat meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.

Di sektor pariwisata, Bulukumba juga memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan. Keindahan pantai, kekayaan budaya, serta sejarah industri perkapalan tradisional yang telah dikenal hingga mancanegara merupakan aset penting yang dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, pengembangan kawasan perumahan modern, perdagangan dan distribusi, serta sektor ekonomi lainnya juga dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, upaya menjadikan Bulukumba sebagai magnet investasi bukan hanya tentang menghadirkan investor semata, tetapi juga tentang bagaimana membangun ekosistem ekonomi daerah yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, KADIN, dan Perseroda, berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Bulukumba diharapkan dapat berkembang lebih cepat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

Sudah saatnya Bulukumba mengambil peran yang lebih besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan selatan Sulawesi Selatan.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sumsel Gelar Rakor Percepatan PT Perorangan Bersama Stakeholder

    Kemenkum Sumsel Gelar Rakor Percepatan PT Perorangan Bersama Stakeholder

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pendirian Perseroan Perorangan bersama stakeholder terkait Tahun Anggaran 2026 di Aula Musi Kantor Wilayah (21/5). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong legalitas usaha bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Sumatera Selatan. Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Gunawan, […]

  • Ketika Luka Duka Dipercaya Menjadi Penggerek Kemerdekaan

    Ketika Luka Duka Dipercaya Menjadi Penggerek Kemerdekaan

    • 0Komentar

    Penulis: Abbas Selong Penasehat DPD LSM Maung (Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan) Sulawesi Selatan Judul diatas terasa menjadi satu kalimat yang menampar sekaligus menyembuhkan, karena kemerdekaan adalah lambang kemenangan, harapan dan kebebasan. Selama ini kita mengira luka duka itu musuh, kita kira luka duka datang untuk melemahkan, kita sangka dia datang untuk merobohkan, padahal […]

  • Bentuk Regulasi Berkualitas, Kemenkum Sumsel Harmonisasi Dua Rancangan Peraturan Pajak

    Bentuk Regulasi Berkualitas, Kemenkum Sumsel Harmonisasi Dua Rancangan Peraturan Pajak

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Tim Kerja Harmonisasi melaksanakan Rapat Harmonisasi terhadap 2 (dua) rancangan peraturan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan tersebut dibuka oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Nur’Ainun, selaku penanggung jawab Tim Kerja Harmonisasi Kanwil Kemenkum Sumsel (14/9). […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Perkuat Kolaborasi dengan Dinkop UKM Lahat, Perluas Legalitas UMKM

    Kanwil Kemenkum Sumsel Perkuat Kolaborasi dengan Dinkop UKM Lahat, Perluas Legalitas UMKM

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) terus mengoptimalkan program peningkatan jumlah Perseroan Perorangan sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi dan sosialisasi layanan Perseroan Perorangan yang dilaksanakan di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lahat (22/6). Kepala […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Terima Audiensi DLH Kota Pangkalpinang : Bahas Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik dan Ranperda Persetujuan Lingkungan

    Kanwil Kemenkum Babel Terima Audiensi DLH Kota Pangkalpinang : Bahas Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik dan Ranperda Persetujuan Lingkungan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menerima kunjungan audiensi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Kerja Peraturan Perundang-undangan Muhamad Iqbal, Sekretaris Tim Kerja Siti Latifah, serta CPNS […]

  • Karantina Sulawesi Selatan Paparkan Capaian Kinerja: Berhasil Tekan Potensi Kerugian Negara hingga Rp13,5 Triliun

    Karantina Sulawesi Selatan Paparkan Capaian Kinerja: Berhasil Tekan Potensi Kerugian Negara hingga Rp13,5 Triliun

    • 0Komentar

    Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, memaparkan capaian kinerja wilayahnya di hadapan Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean, dalam kegiatan pembinaan SDM UPT Regional Sulawesi, Rabu (18/2/2026). Menurut Sitti Chadidjah, seluruh target kinerja yang ditetapkan Karantina Sulawesi Selatan berhasil tercapai, tercermin dari Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 93,14 persen. “Di Sulawesi Selatan kami telah […]

expand_less