Breaking News
light_mode

Bona Fide (11):Antara Fisik dan Visi

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • print Cetak


Oleh: Hamdan Juhannis
Rektor UIN Alauddin

Percayakah anda pada sebuah pandangan bahwa kebanyakan manusia lebih tertarik pada penampilan fisik dibanding visinya? Kita menjawab masing-masing dalam diri sambil membedah dua kata kunci di atas.

Fisik adalah penampilan diri, kegantengan atau kecantikan, sesuatu yang “given”, pemberian Tuhan. Yang tidak termasuk dalam konteks ini adalah yang menjadi ganteng atau cantik karena operasi plastik.

Fisik bermakna kepemilikan bersifat material; kaya, konglo, berduit atau “crazy rich”. Menjadi kaya ini berpengaruh pada fasilitas dan kenyamanan hidup. Bukan hanya kebutuhan sekunder yang terpenuhi tapi juga kebutuhan tersier. Bukan lagi untuk sekadar nyaman tapi yang diburu adalah gengsi.

Fisik juga berarti predikat yang melekat pada diri; jabatan, organisasi, komunitas, gelar. Setinggi apa jabatan formal yang dudukinya. Sepenting apa posisinya pada organisasi yang dimasukinya. Sebanyak apa gelar yang melekat pada namanya.
Fisik adalah bentuk nyata yang melekat pada seseorang yang menjadi ornamen dan aksesoris hidup.

Berbeda dengan fisik, visi adalah sesuatu yang tidak bisa tersentuh atau tak berwujud, Istilahnya “intangible”. Namun visi adalah pikiran yang menandai kesejatian seseorang. Bisa dibayangkan kalau seseorang dalam hidupnya tidak pernah memanfaatkan pikirannya.

Visi adalah pandangan tentang dunia (worldview), cara melihat realitas hidup dan bagaimana memaknainya. Termasuk bagaimana memaknai nilai hidup dan meramunya menjadi tujuan hidup. Ada istilahnya dalam filsafat modern, tapi takut salah menulisnya karena terlalu banyak huruf matinya. Jadi bila fisik itu adalah merek dagangan yang menunjuk pada prestise, maka visi adalah merek gagasan yang menunjuk pada prestasi.

Visi itulah yang mencirikan hakekat diri seseorang dalam berinteraksi. Visi yang membuat seseorang memiliki harga yang tidak ternilai. Visi yang membuat pertautan hidup itu bermakna. Visi yang memotivasi selalu untuk membangun harapan.

Kata seorang tokoh, identitas fisik hanya permulaan untuk sebuah ikhtiar baik. Tapi visi yang menentukan ikhtiar itu berdampak baik. Menurutnya, organisasi sebagai fisik adalah permulaan untuk memulai gerakan, tetapi sentimen gerakan itu hanya bisa berlanjut bila disertai dengan visi. Perkumpulan bisa terjadi karena fisik, tetapi jejaring bisa merambah hanya dengan visi.

Lebih jelasnya seperti ini, mereka yang punya pengalaman hidup masa lalu dengan asmara yang sering tertolak lalu membuat “dukun bertindak” itu contoh nyata sebagai korban fisik. Karena yang kaya visi, tekadnya adalah suatu saat yang menolak itu akan berada dalam penyesalan tak bertepi. Betulka’ to?

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Babel Dukung Penelitian UPN “Veteran” Jakarta terkait Pelindungan Tenun Cual

    Kanwil Kemenkum Babel Dukung Penelitian UPN “Veteran” Jakarta terkait Pelindungan Tenun Cual

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menerima kunjungan tim peneliti Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jakarta dalam rangka pelaksanaan wawancara dan observasi terkait dinamika pelindungan hukum Tenun Cual khas Bangka Belitung, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kerja Kepala Divisi Pelayanan Hukum tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka […]

  • Trump Isyaratkan Kuba Jadi Target Berikutnya Usai Perang Iran

    Trump Isyaratkan Kuba Jadi Target Berikutnya Usai Perang Iran

    • 0Komentar

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait kebijakan luar negeri negaranya. Di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Iran, Trump memberi sinyal bahwa Kuba bisa menjadi target kebijakan berikutnya setelah perang tersebut selesai. Pernyataan itu disampaikan Trump saat menerima kunjungan tim sepak bola Inter Miami CF, juara Major League Soccer 2025, di […]

  • Kemenkum Sumsel Edukasi Warga Kuto Batu tentang Sengketa Tanah dan Ketertiban Umum

    Kemenkum Sumsel Edukasi Warga Kuto Batu tentang Sengketa Tanah dan Ketertiban Umum

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus memperkuat kesadaran dan budaya hukum masyarakat melalui kegiatan Penyuluhan Hukum. Kali ini, edukasi hukum menyasar masyarakat Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur Tiga, Kota Palembang, dengan mengangkat tema “Sengketa Tanah dan Gangguan terhadap Ketertiban Umum.” Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan Monitoring Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dan pembuatan video […]

  • Setetes Darah untuk Sesama, Kanwil Kemenkum Babel Maknai Hari Pengayoman ke-81

    Setetes Darah untuk Sesama, Kanwil Kemenkum Babel Maknai Hari Pengayoman ke-81

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lobby Kanwil Kemenkum Babel tersebut diikuti oleh jajaran pegawai, Dharma Wanita Persatuan (DWP), pegawai non-ASN, peserta magang, serta mahasiswa magang. Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan […]

  • Kawal MBG, APPMBGI National Summit 2026 Bakal Hadirkan Sejumlah Menteri dan Ribuan Peserta

    Kawal MBG, APPMBGI National Summit 2026 Bakal Hadirkan Sejumlah Menteri dan Ribuan Peserta

    • 0Komentar

    Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) akan menyelenggarakan agenda strategis berskala nasional, APPMBGI National Summit 2026. Pertemuan besar ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 25–26 April 2026. Forum ini menjadi momentum krusial bagi seluruh pengurus daerah (DPD I dan DPD II) untuk menyatukan visi dalam mengawal implementasi program unggulan pemerintah, yaitu […]

  • PPMI Shohwatul Is’ad Sampaikan Terima Kasih Kepada Presiden Prabowo Atas Sumbangan Sapi Qurban Seberat 1 Ton

    PPMI Shohwatul Is’ad Sampaikan Terima Kasih Kepada Presiden Prabowo Atas Sumbangan Sapi Qurban Seberat 1 Ton

    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menyalurkan puluhan hewan kurban sapi berukuran jumbo dengan berat rata-rata di atas 1 ton ke berbagai daerah di Indonesia. Sapi-sapi pilihan ini dibeli dari peternak lokal dan telah lolos seleksi ketat serta pemeriksaan kesehatan dari dinas terkait. Sumbangan sapi qurban Presiden Prabowo juga diamanahkan kepada PPMI Shohwatul Is’ad melalui APPSI. Daging sapi […]

expand_less