Breaking News
light_mode

The Power of Forgiveness

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

Oleh: Dr. KH. Masrur Makmur La Tanro (Ketua MUI Provinsi Bali, Presidium IAPIM, dan Ketua ISMI Bali)

The weak can never forgive. Forgiveness is an attribute of the strong. 

( Mahatma Gandhi )

Manusia fitri keluar dari ego sentris menuju sosio sentris melahirkan sikap pemaaf dan memaafkan.

Purgatory merupakan istilah dalam teologi Kristen yang berarti kekudusan dan pemurnian.

Akan halnya ibadah puasa menjadi purgatorio umat Islam menuju kegembiraan surga, paradiso.

Treatmant awal puasa dengan istilah jasadi, menahan diri dalam jenjang fisik. Treatmant kedua nafsani, menahan diri dari bujuk rayu hawa nafsu. Dan treatmant ketiga puasa ruhani, puasa dengan simbol metafora puncak pembalasan tertinggi berupa fitrah, paradiso. Manusia kembali pada awal kefitrahannya menjadi tabularasa.

 John Locke dalam karyanya “Some Thoughts Concerning Education” (1692) mengemukakan manusia adalah Tabularasa — bahasa Latin berarti kertas kosong. Di sini, manusia Ramadhan melahirkan kembali fitrahnya yang rindu pada eksistensi primordialnya, alhanifiyah As Samhah bersikap lurus, welas asih, dan futuristik.

Ada tiga karakter manusia fitri. Pertama; karena telah menghiasi diri dengan ketaatan fisik akan melahirkn jasad yang sehat, pikiran cerah dan jiwa yang tulus. Kedua; manusia fitri melahirkan jiwa qurbah,

dirinya merasa diawasi cctv Allah sehingga menjadi stimulan etos kesabaran, kesungguhan, kejujuran dan detector bathin yang tangguh. Ketiga; manusia fitri keluar dari ego pribadi menuju  empati sosial melahirkan sikap forgiveness, pemaaf dan memaafkan.

Annal Behavioral Medicine menyebutkan mereka yang sulit memaafkan itu susah berkawan, diliputi depresi, sulit percaya org lain dan tidak bisa terlelap tidur.

Sebaliknya, memaafkan itu menjadikan hati damai, jiwa tentram, rasa percaya diri yang tinggi, dan sistem imunnya menjadi kuat.

Ternyata dalam Kingdom plantae dan animalia ada juga istilah Resiliensi pada tumbuhan, yaitu memaafkan kerusakan daun ketika dimakan ulat atau dipangkas manusia dengan cara memulihkan diri melalui pertumbuhan baru, bukan menyimpan dendam. 

Pada animalia  ada rekonsiliasi setelah terjadi konflik. Ini adalah bentuk “memaafkan” dalam dunia hewan untuk memulihkan hubungan sosial.

Apatah lagi sesama muslim, di hari fitri mari kita saling memberi dan menerima maaf, sebagaimana sabda Rasulullah:

مَا مِنْ مُسْلِمَينِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أنْ يَفْتَرِقَا.

Ketika ada dua orang yang berjumpa, lalu mereka berjabatan – tangan maka keduanya akan dimaafkan sebelum mereka berpisah.( Riwayat, Abu Daud – Tirmisi). Mohon maaf lahir dan batin. (*)

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Be On Yourself (Jadilah Dirimu Sendiri)

    Be On Yourself (Jadilah Dirimu Sendiri)

    • 0Komentar

    Di tengah hiruk pikuk resolusi dan ekspektasi kerap kali kita ingin sukses dengan menciplak potret orang lain. Ada istilah social mirroring, yaitu menciptakan pesona kamuflase menaiki tangga karir. Tujuannya agar kita mendapat status sosial, validasi pencitraan atau popularitas sehingga terjadi krisis arah, disorientasi alias ambigu. Dalam aspek mental kita mengalami prilaku toxic: tidak percaya diri, […]

  • Kemenkum Sumsel Inventarisasi Pelanggaran Kekayaan Intelektual di Polres Musi Rawas

    Kemenkum Sumsel Inventarisasi Pelanggaran Kekayaan Intelektual di Polres Musi Rawas

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melakukan koordinasi ke Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas terkait inventarisasi serta pemetaan potensi pelanggaran Kekayaan Intelektual (KI) di Kabupaten Musi Rawas (23/9). Delegasi Kanwil Kemenkum Sumsel dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Bulan Mahardika Subekti. Kedatangan tim diterima oleh Kanit Pidsus Polres Musi Rawas, Ipda […]

  • Kembali ke Titik Nol 

    Kembali ke Titik Nol 

    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. H. Nurhidayat M. Said, M.A (Ketua Lembaga Dakwah IMMIM (LADIM)  Idul Fitri datang seperti fajar yang tidak sekadar menyingsingkan cahaya, tetapi juga membuka lembaran batin yang lama tertutup. Ia bukan hanya penanda berakhirnya puasa, melainkan panggilan halus untuk kembali, bukan ke masa lalu, tetapi ke asal mula diri: titik nol. Di sanalah […]

  • Sertifikat Paten Kini Hadir Secara Digital, Inventor Lebih Cepat Mendapatkan Haknya

    Sertifikat Paten Kini Hadir Secara Digital, Inventor Lebih Cepat Mendapatkan Haknya

    • 0Komentar

    Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum resmi memberlakukan Sertifikat Elektronik Paten melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Nomor HKI-14.KI.05.02 Tahun 2026 tentang Sertifikat Elektronik Paten. Kebijakan ini berlaku untuk permohonan yang telah diberikan paten (granted) setelah tanggal 16 Juli 2026. Melalui kebijakan tersebut, pemohon tidak lagi perlu menunggu proses pencetakan maupun pengiriman […]

  • Gentingisasi dan Perubahan Tren Atap di Indonesia

    Menimbang Untung Rugi Atap Genting dalam Wacana Gentingisasi

    • 0Komentar

    Penggunaan genting menjadi perbincangan seiring pemerintah mendorong program gentingisasi sebagai bagian dari upaya penataan lingkungan dan pembenahan wajah kota, khususnya untuk mendukung sektor pariwisata. Namun, di tengah wacana tersebut, realitas di lapangan menunjukkan tren berbeda. Material atap berbasis tanah liat yang dahulu mendominasi rumah-rumah di Indonesia kini semakin jarang digunakan, tergeser oleh atap metal, seng, […]

  • Kakanwil Kemenkum Sumsel Beri Arahan kepada Peserta Program Magang Nasional

    Kakanwil Kemenkum Sumsel Beri Arahan kepada Peserta Program Magang Nasional

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, memberikan arahan kepada peserta Program Magang Nasional Angkatan II Batch I Tahun 2026, bertempat di Ruang Teleconference Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Senin (10/6). Dalam kegiatan tersebut, Maju didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Bulan Mahardika Subekti, Koordinator Tim Kerja Kepegawaian, Tommy, bersama […]

expand_less