Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah Saat Lebaran 2026
- account_circle Jim Geovedi
- calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
- print Cetak

Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah Saat Lebaran 2026
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat pemerintah agar tidak menggelar acara open house secara berlebihan pada perayaan Idul Fitri 2026. Ia meminta kegiatan tersebut dilakukan secara sederhana sebagai bentuk empati kepada masyarakat.
Pesan itu disampaikan Prabowo dalam sidang kabinet yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Minta pejabat beri contoh ke masyarakat
Prabowo menilai pemerintah perlu memberi teladan kepada masyarakat, terutama karena masih banyak warga yang terdampak bencana di berbagai daerah.
“Kita juga harus memberi contoh, open house atau apa jangan terlalu mewah-mewahan,” ujar Prabowo.
Menurutnya, situasi saat ini menuntut kepekaan dari para pejabat negara. Ia mengingatkan agar kondisi masyarakat yang tengah menghadapi berbagai kesulitan turut menjadi pertimbangan dalam menggelar acara.
“Saudara kita di daerah bencana, dan suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,” ucapnya.
Tetap boleh digelar, tapi sederhana
Meski demikian, Prabowo menegaskan larangan tersebut bukan berarti pejabat dilarang sama sekali menggelar open house saat Lebaran. Ia menilai aktivitas tersebut tetap memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Namun kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara. Kalau tidak ekonomi kita juga enggak jalan,” imbuhnya.
Potensi perbedaan tanggal Lebaran
Sementara itu, penetapan hari raya Idul Fitri 2026 diperkirakan berpotensi berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026. Adapun pemerintah masih akan menentukan tanggal resmi melalui sidang isbat yang biasanya digelar menjelang akhir bulan Ramadan.
- Penulis: Jim Geovedi

