Breaking News
light_mode

Kemenkum Sumsel Lanjutkan Percepatan Pelaporan Posbankum, Jangkau Seberang Ulu II dan Gandus

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan kembali melanjutkan rangkaian kegiatan percepatan pelaporan layanan Posbankum (Pos Bantuan Hukum) Desa/Kelurahan di Kota Palembang. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Kalidoni, Sukarami, dan Alang Alang Lebar, kegiatan berlanjut di Kecamatan Seberang Ulu II dan Gandus.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Kemenkum Sumsel dalam mengoptimalkan pelaporan layanan bantuan hukum kepada masyarakat, sekaligus memastikan setiap layanan yang diberikan terdokumentasi dengan baik melalui sistem yang difasilitasi oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN).

Di Kecamatan Seberang Ulu II, kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan dengan dihadiri oleh Kasubag TU Kantor Camat, para Sekretaris Lurah, Ketua OBH Posbankumadin, paralegal Posbankum, serta operator kelurahan. Tim penyuluh hukum yang terdiri dari Ahmad Fuad, Yuliati, dan Fitri Asnita bersama LBH Posbankumadin memberikan pemaparan terkait empat layanan utama Posbankum, yakni konsultasi dan informasi hukum, bantuan hukum dan advokasi, penyelesaian sengketa di luar pengadilan, serta rujukan advokat.

Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap pelaporan layanan Posbankum yang masih belum optimal. Para lurah dan paralegal didorong untuk lebih aktif melaporkan seluruh kegiatan layanan hukum melalui aplikasi pelaporan Posbankum. Dari kegiatan ini, berhasil dihimpun sebanyak 34 laporan aktual secara langsung.

Sementara itu, di Kecamatan Gandus, kegiatan berlangsung di Balai Kantor Kecamatan dengan menghadirkan Kasi Pemerintahan, para lurah, anggota LBH APIK, paralegal Posbankum, serta operator kelurahan. Tim penyuluh hukum yang terdiri dari Nursyiah, Rinaldi Wijaya, Anggie P. Corrie, dan Nurdiana memberikan pemahaman sekaligus pendampingan teknis terkait pelaporan layanan Posbankum.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah berkelanjutan dalam memperkuat kualitas layanan bantuan hukum di daerah.

“Optimalisasi pelaporan layanan Posbankum merupakan bagian penting dari upaya kita dalam memastikan bahwa negara benar-benar hadir memberikan akses keadilan bagi masyarakat. Saya menekankan kepada seluruh jajaran, khususnya para lurah dan paralegal, agar tidak hanya memberikan layanan hukum, tetapi juga memastikan setiap layanan tersebut tercatat dan terlaporkan dengan baik melalui sistem yang telah disediakan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberlanjutan kegiatan ini menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan hukum di masyarakat.

“Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Organisasi Bantuan Hukum, dan paralegal, kami optimistis kualitas layanan Posbankum di Sumatera Selatan akan semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat memperoleh bantuan hukum secara cepat, tepat, dan gratis sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Dengan berlanjutnya kegiatan ini, Kemenkum Sumsel berharap seluruh kecamatan di Kota Palembang dapat semakin optimal dalam menyampaikan laporan layanan Posbankum, sehingga upaya peningkatan akses terhadap keadilan bagi masyarakat dapat terwujud secara nyata dan berkelanjutan.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Hari Pengayoman Ke-81, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Turnamen Badminton Antarpegawai

    Semarak Hari Pengayoman Ke-81, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Turnamen Badminton Antarpegawai

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menggelar Turnamen Badminton Antarpegawai dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Pengayoman ke-81 Kementerian Hukum. Kegiatan berlangsung di Energy Sport Center Gym & Badminton Pangkal Pinang, Sabtu (1/8/2026). Turnamen dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat […]

  • Anggaran Rp478 Miliar Belum Beralih, Revitalisasi Asrama Haji 2026 Menghadapi Risiko Tertunda

    Anggaran Rp478 Miliar Belum Beralih, Revitalisasi Asrama Haji 2026 Menghadapi Risiko Tertunda

    • 0Komentar

    JAKARTA, RAKYATSULSEL.CO – Rencana pembangunan dan revitalisasi asrama haji serta Pusat Layanan Haji dan Umrah (PLHUT) pada 2026 menghadapi risiko keterlambatan. Penyebabnya, anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ratusan miliar rupiah serta sejumlah aset penyelenggaraan haji belum sepenuhnya beralih dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah. Kondisi ini terungkap dalam rapat kerja Kemenhaj bersama […]

  • Melindungi Pekerja Migran: Antara Perisai Regulasi dan Realitas Eksploitasi

    Melindungi Pekerja Migran: Antara Perisai Regulasi dan Realitas Eksploitasi

    • 0Komentar

    Oleh: Kombes Pol. Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., (Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dapat dipandang sebagai tonggak penting dalam perubahan paradigma negara terhadap pekerja migran. Jika sebelumnya pekerja migran lebih sering diposisikan sebagai objek ekonomi dalam sistem penempatan […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Gelar Penandatanganan kontrak Addendum Pelaksanaan Bantuan Hukum Hasil Penajaman Tahun Anggaran 2026

    Kanwil Kemenkum Babel Gelar Penandatanganan kontrak Addendum Pelaksanaan Bantuan Hukum Hasil Penajaman Tahun Anggaran 2026

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Penandatanganan Addendum Kontrak Pelaksanaan Bantuan Hukum Tahun Anggaran 2026 bersama Organisasi Bantuan Hukum (OBH), Senin (18/05/2026), bertempat diBalai Pengayoman. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas adanya penyesuaian pagu anggaran bantuan hukum serta perubahan mekanisme pencairan anggaran dari non-kontraktual menjadi kontraktual sesuai kebijakan terbaru dari KPPN […]

  • Kemenkum Sumsel Petakan Potensi KI dan Dorong IndiGeo di Musi Banyuasin

    Kemenkum Sumsel Petakan Potensi KI dan Dorong IndiGeo di Musi Banyuasin

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (KI) melaksanakan koordinasi dengan sejumlah instansi di Kabupaten Musi Banyuasin, untuk memetakan potensi Kekayaan Intelektual, mendorong pendaftaran Indikasi Geografis (IndiGeo), serta menginventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dan Merek Kolektif Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Kepala Bidang Pelayanan KI, Yenni, bersama tim dan dilaksanakan di […]

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, Kanwil Kemenkum Sumsel Serahkan Sertifikat Merek ETAWA PROKIDS

    Tingkatkan Daya Saing UMKM, Kanwil Kemenkum Sumsel Serahkan Sertifikat Merek ETAWA PROKIDS

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menyerahkan Sertifikat Merek Dagang ETAWA PROKIDS kepada Widiastuti, seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Rabu (22/7/2026). Penyerahan sertifikat berlangsung di Ruang Pelayanan Publik Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan. Sertifikat Merek ETAWA PROKIDS tersebut terdaftar pada kelas barang 29. Proses pengajuan permohonan hingga diterbitkannya sertifikat membutuhkan […]

expand_less