Opini
Apa Kabar 28 Tahun Reformasi
- 0Komentar
Oleh: Fadli Andi Natsif (Dosen Pasca-sarjana Prodi Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar) MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO — Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Demikian pernah diucapkan mantan presiden pertama Indonesia, Soekarno. Momen ini diucapkan ketika peringatan 60 tahun kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1966. Ucapan ini sebagai refleksi betapa pentingnya menghargai sebuah perjuangan anak bangsa yang telah mencetak sejarah yang […]
Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonesia, FPSI Art Space menyelenggarakan :International Photography Webinar via zoom dengan tema “THE POWER OF PHOTOGRAPHY FOR HUMANITY”
- 0Komentar
Oleh: Reza Deghati @rezaphotography Reza Deghati adalah seorang fotografer jurnalistik, visual artist, dan humanis, kelahiran Iran. Ia kemudian menetap di Paris, Prancis Selama lebih dari empat dekade, Reza dikenal sebagai salah satu photojournalist paling berpengaruh di dunia. Karya-karyanya banyak mendokumentasikan konflik, perang, kemanusiaan, budaya, dan kehidupan masyarakat di berbagai negara. Foto-fotonya dipublikasikan di media internasional […]
MANPOWER: Di Balik Keringat yang Tak Terhitung, Ada Martabat Yang Diabaikan
- 0Komentar
(Refleksi Kritis Hari Buruh Nasional) Oleh: Munawir Kamaluddin Ada manusia yang bekerja tanpa lelah, tetapi tidak pernah benar-benar dihargai. Ada tangan yang terus bergerak, tetapi suaranya tak pernah didengar. Dan ada keringat yang jatuh setiap hari, namun nilainya tidak pernah benar-benar ditimbang dengan adil. Di balik gedung-gedung tinggi yang kita banggakan, di balik perusahaan yang […]
Future Leader
- 0Komentar
Oleh: Dr. KH. Masrur Makmur La Tanro (Ketua MUI Provinsi Bali, Presidium IAPIM, dan Ketua ISMI Bali) عَلَمُوا أَوْلادَكُم السَّبَاحَةَ وَالرَّمَايَةَ وَرُكُوبَ الخَيْلِ Ajari anak-anakmu berenang, memanah dan naik kuda. K halifah Umar bin Khattab RA, menggunakan bahasa majaz atau metafora untuk menunjukkan prototipe kualitas seorang pemimpin, yaitu: Pemimpin harus bisa berenang yang diasosiasikan dengan […]
KONFLIK YANG DIPELIHARA: Siapa Untung, Siapa Rugi ?
- 0Komentar
Oleh: Munawir Kamaluddin Ada manusia yang merasa besar ketika mampu mengalahkan orang lain, namun lupa bahwa ia sedang mengecilkan dirinya sendiri.Ada yang merasa menang saat lawannya terdiam, padahal sesungguhnya ia hanya sedang memperlihatkan ketidakmampuannya untuk memahami.Dan ada pula yang begitu sibuk menyerang, hingga tak sempat menyadari bahwa yang paling terluka… justru jiwanya sendiri. Konflik, dalam […]
CONTEXT CUTTING: JK Menistakan Agama?
- 0Komentar
(Ketika Makna Dipenggal, Kebenaran Diputar, dan Nama Baik Dipertaruhkan) Oleh: Munawir Kamaluddin Ada masa ketika kata-kata tidak lagi dibaca sebagai pesan, tetapi sebagai alat untuk menyerang. Ada zaman ketika kalimat tidak lagi dipahami secara utuh, melainkan dipotong, dipilih, lalu dipelintir agar sesuai dengan kepentingan. Dan lebih mengkhawatirkan lagi, ada manusia yang tidak lagi mencari kebenaran, […]
Pemenang Kehidupan
- 0Komentar
Oleh: Dr. KH. Masrur Makmur La Tanro (Ketua MUI Provinsi Bali, Presidium IAPIM, dan Ketua ISMI Bali) Senantiasa bersyukur dalam segala cuaca, hidup pada saat benar-benar nyata. Seseorang yang bijak pernah ditanya, apakah yang paling membuatnya bingung dalam hidup ini? Jawabannya adalah manusia. Karena manusia mengorbankan kesehatannya demi uang lalu mengorbankan uangnya demi kesehatannya. Manusia […]
BELLIGERENT ATTITUDE: Perilaku Gemar Bertengkar dan Menyerang
- 0Komentar
Oleh: Munawir Kamaluddin Ada manusia yang merasa dirinya kuat ketika suaranya meninggi, seolah-olah kebenaran hanya lahir dari nada yang keras. Ia merasa benar ketika orang lain tak diberi ruang untuk berbicara, dan merasa menang ketika lawannya terdiam atau tumbang. Namun, tanpa ia sadari, di saat yang sama ia sedang mengalami kekalahan paling sunyi, kalah oleh […]
DEMOKRASI DI PERSIMPANGAN: Antara Bayang-Bayang Kekuasaan dan Harapan Rakyat
- 0Komentar
(Bagian III: Jika Kepercayaan Mati, Masihkah Demokrasi Bernyawa?) Oleh: Munawir Kamaluddin Jika hukum adalah tiang penyangga, dan demokrasi adalah rumah besar yang kita tempati bersama, maka kepercayaan adalah tanah tempat semuanya berpijak. Ia tidak selalu terlihat, tetapi tanpanya, segalanya mudah runtuh. Ketika kepercayaan mulai retak, hukum kehilangan wibawanya. Demokrasi pun berubah menjadi sekadar rutinitas, ada […]
Melindungi Pekerja Migran: Antara Perisai Regulasi dan Realitas Eksploitasi
- 0Komentar
Oleh: Kombes Pol. Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., (Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dapat dipandang sebagai tonggak penting dalam perubahan paradigma negara terhadap pekerja migran. Jika sebelumnya pekerja migran lebih sering diposisikan sebagai objek ekonomi dalam sistem penempatan […]

