Breaking News
light_mode

Bona Fide (22): Selesai dengan Dirinya

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak


Oleh: Hamdan Juhannis
Rektor UIN Alauddin

Saya suka senyum sendiri saat mengingat cerita teman tentang seorang tokoh masyarakat yang mengumpulkan mahasiswa KKN di suatu desa. Tokoh desa itu bertanya, apakah kalian tahu siapa paling jagoan di kampung ini? Anak-anak bertanya, siapa tuan?

Tokoh itu mengatakan, ada dua tapi yang satu itu sudah meninggal. Anak-anak bertanya dengan penasaran, yang satunya siapa tuan? Tokoh itu menjawab: “Kata orang saya sih, tapi saya tidak nyaman juga disebut-sebut.” Cerita ini juga saya sering bagi untuk mencontohkan tipe orang yang tidak selesai dengan dirinya.

Apa yang dimaksud dengan ungkapan orang yang selesai dengan dirinya? Orang yang selesai dengan dirinya adalah orang yang sudah terbebas dari konflik batin. Orang itu sudah berdamai dengan masa lalunya. Ia juga sudah menerima apa adanya dirinya tanpa embel-embel. Ia tahu kekurangannya dan diyakininya itu sebagai hal yang manusiawi.

Karena batinnya tenang, orang itu tidak mudah terprovokasi. Tidak juga mudah diajak jadi provakator. Dirinya tidak reaktif ketika dikritik. Ia tidak mempraktekkan sikap defensif saat disalahkan.

Ciri utama orang yang selesai dengan dirinya adalah tidak tertarik pada validasi eksternal. Tidak menjadikan pengakuan luar itu sebagai kebutuhan, dan tidak terobsesi dengan viralitas.

Orang yang selesai dengan dirinya menganggap bahwa popularitas hanyalah sebuah efek sesaat, bukan sebuah tujuan. Ia tidak menjadikan pujian sebagai esensi harga diri. Baginya pesona bukan sesuatu yang perlu ditebar, tetapi itu tidak lebih dari percikan aksesoris hidup yang perlu diwaspadai.

Orang yang selesai dengan dirinya tidak suka membuang energinya pada sesuatu yang tidak berdampak. Ia tidak suka membicarakan yang terkait dengan orang atau sesuatu yang sering disebut “gosip”. Ia lebih suka membicarakan ide atau gagasan yang memiliki nilai kebermanfaatan.

Orang yang selesai dengan dirinya adalah orang yang berhasil memimpin egonya, termasuk mengkompromikan konflik hidup yang biasanya tereskalasi karena ego yang tak terkontrol.

Orang yang selesai dengan dirinya tidak memandang pentingnya perang fisik berhadapan dengan musuh, karena musuh yang sebenarnya sudah ditaklukkannya, egoisme diri.

Betul mau tahu orang yang sudah selesai dengan dirinya? Masa tanya lagi, cirinya sudah terpampang sangat nyata. “Kata orang sih, bukan saya.” Masih sangat jauh, man!.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump Isyaratkan Kuba Jadi Target Berikutnya Usai Perang Iran

    Trump Isyaratkan Kuba Jadi Target Berikutnya Usai Perang Iran

    • 0Komentar

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait kebijakan luar negeri negaranya. Di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Iran, Trump memberi sinyal bahwa Kuba bisa menjadi target kebijakan berikutnya setelah perang tersebut selesai. Pernyataan itu disampaikan Trump saat menerima kunjungan tim sepak bola Inter Miami CF, juara Major League Soccer 2025, di […]

  • Yasir Machmud Resmi Sandang Gelar Doktor pada Bidang Ilmu Politik di Unhas

    Yasir Machmud Resmi Sandang Gelar Doktor pada Bidang Ilmu Politik di Unhas

    • 0Komentar

    Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, resmi menyandang gelar doktor setelah menjalani sidang promosi di Universitas Hasanuddin (Unhas) di Unhas Hotel & Convention Makassar, Kamis (2/4/2026). Namun, capaian akademik tersebut tak hanya menjadi penanda keberhasilan pribadi, melainkan juga memantik perhatian pada dua hal penting: gagasan perbaikan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan sinyal […]

  • Menkum: 2027, Indonesia Punya Layanan Pendaftaran Merek Tercepat di Dunia

    Menkum: 2027, Indonesia Punya Layanan Pendaftaran Merek Tercepat di Dunia

    • 0Komentar

    Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menargetkan Indonesia memiliki layanan pendaftaran merek tercepat di dunia pada 2027 dengan waktu penyelesaian permohonan hanya 32 hari. Target tersebut disampaikan dalam acara Pasti Ada Solusi Special Edition di Trans Luxury Hotel Bandung sebagai bagian dari transformasi layanan kekayaan intelektual yang terus dilakukan Kementerian Hukum untuk memberikan kepastian hukum yang […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan Hukum Penguatan Indikasi Geografis

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan Hukum Penguatan Indikasi Geografis

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Diskusi Strategi Kebijakan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat secara hybrid yang membahas penguatan kebijakan Indikasi Geografis (IG) sebagai instrumen perlindungan produk unggulan daerah dan peningkatan nilai ekonomi masyarakat. Kegiatan diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung Johan Manurung, Kepala Divisi P3H Rahmat […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Rekonsiliasi Data Hukuman Disiplin dan Pengaduan Masyarakat

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Rekonsiliasi Data Hukuman Disiplin dan Pengaduan Masyarakat

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Rekonsiliasi Data Hukuman Disiplin dan Pengaduan Masyarakat di lingkungan Kementerian Hukum secara daring, Selasa (13/10/2026), dari Ruang Rapat Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Babel. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, mengikuti kegiatan bersama Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, N.A. Triandini […]

  • Kemenkum Sumsel Pantau Mutu Kopi Robusta Lahat sebagai Produk Indikasi Geografis

    Kemenkum Sumsel Pantau Mutu Kopi Robusta Lahat sebagai Produk Indikasi Geografis

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Divisi Pelayanan Hukum melakukan pengawasan lapangan terhadap produk Indikasi Geografis (IG) Kopi Robusta Lahat di Kabupaten Lahat (20/5). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kualitas, reputasi, dan karakteristik khas Kopi Robusta Lahat tetap terjaga sesuai dokumen yang terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, […]

expand_less