Breaking News
light_mode

Assoc. Prof. Dr. Amiruddin Husain, S.E., M.Si. Mengembangkan Sayap, Menakar dan Menukar Keunggulan di Jalan Menuju Roma

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • print Cetak

Penulis: Abbas Selong

Ketua Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) Sulawesi Selatan.

Dulu, Assoc. Prof. Dr. Amiruddin Husain, SE.MSi. atau sering disapa pak Amir, pernah bilang ke saya: banyak jalan menuju Roma, dosen senior ini, seolah berkata ke kita bahwa: Jangan simpan telur di satu keranjang, ini pepatah klasik terkait manajemen risiko yang boleh jadi teorinya kita tau tapi pak Amir sudah menerapkannya.

Kini kawan akrab pak Danny Pomanto itu sedang meramba kawasan ibu kota negara, dia tengah menyasar Tangerang Banten, artinya: dirinya tidak mau semua telurnya pecah karena menyimpan hanya di satu keranjang yang bisa saja jatuh dan berserakan.

Pak Amir yang merupakan aktivis mahasiswa era Orde Baru, tak kenal lelah membangun jaringan, dia memproduksi telur bukan cuma disatu titik saja, dia sebar ke tiga sampai empat keranjang, alasannya sederhana, kalau jatuh satu sisanya masih aman.

Tidak sedikit orang yang karena telurnya cuma ada di satu keranjang maka, begitu keranjangnya jatuh dan sobek, langsung dunia runtuh dan gelap gulita tanpa cahaya lagi.

Solusi versi keranjang jatuh:

Keranjang akademik: mengajar, riset dan pengabdian pada publik, ini wajib.

Keranjang skill: menulis buku, jadi konsultan, trainer, tenaga ahli, think tank.

Keranjang komunitas: aktif di NGO/LSM, partai politik, komunitas green tourism.

Keranjang keluarga: waktu utuh buat anak, ngopi bareng, ini keranjang yang paling sering diabaikan.

Kalau keranjang akademik lagi berat, masih punya keranjang skill atau keranjang komunitas dan keranjang keluarga buat selamatkan kondisi wajar dan waras.

Prinsip keranjang buat dosen agar tidak burnout: keranjang di isi fungsi saat krisis, tridharma utama: mengajar, riset, pengabdian, jaga karir dan gaji pokok.

Portofolio alternatif: konsultan, reviewer, penulis backup income, jaga harga diri bila di kampus lagi ruwet dan runyam.

Jejaring sosial: komunitas dosen, komunitas bisnis, warga, keluarga tempat curhat dan minta tolong, bukan mengeluh sendirian.

Pokok nya, benar kata pak Amir, tidak sedikit jalan menuju Roma, harus produktif, jangan taruh semua telur di satu keranjang.

Dosen yang awet itu adalah yang berani bilang:

  1. Maaf, semester ini saya cuma mau ambil satu kelas dan mahasiswa bimbingan cukup dua orang saja.
  2. Maaf, semester ini saya ingin fokus menulis buku dan merawat keranjang keluarga dulu.
  3. Maaf, semester ini saya ingin menjadi pembicara kunci di berbagai even ilmiah, dalam dan luar kampus.

Mengapa ???.

Karena, kampus butuh dosen sehat dua puluh tahun, bukan hebat dua tahun terus tumbang.
Wsslm.absdbk.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Leo Tolstoy: Jangan Banyak Bicara Denganku Tentang Agama, Tetapi Izinkan Aku Melihat Agama Dalam Perilakumu

    Leo Tolstoy: Jangan Banyak Bicara Denganku Tentang Agama, Tetapi Izinkan Aku Melihat Agama Dalam Perilakumu

    • 0Komentar

    Penulis: Abbas Selong Penasehat LSM MAUNG (Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan) Provinsi Sulawesi Selatan. Sudah menjadi sunnatullah, bahwa pada setiap bulan suci ramadhan, nilai nilai agama diterapkan secara maksimal dalam kehidupan sehari hari dan berhari hari oleh penganutnya. Mereka rame rame bertobat dan berjanji sepenuh hati untuk tidak berperilaku buruk dan tercelah, pokoknya perilakunya […]

  • Talenta Perempuan dan Semangat Pengabdian  dari PONTREN MODERN IMMIM PUTRI: Jejak Prof. Muzdalifah dan Hj. Munjiyah Mayangsari

    Talenta Perempuan dan Semangat Pengabdian  dari PONTREN MODERN IMMIM PUTRI: Jejak Prof. Muzdalifah dan Hj. Munjiyah Mayangsari

    • 0Komentar

    Oleh: Muliadi Saleh, Esais Reflektif dan Arsitek Kesadaran Setiap pesantren sejatinya menanam benih harapan. Namun, hanya sedikit yang mampu membuktikan bahwa benih itu tumbuh menjadi pohon yang menaungi banyak orang. Ukuran keberhasilan sebuah pesantren bukanlah semata jumlah santri yang lulus, melainkan sejauh mana alumninya mampu menghadirkan manfaat, memimpin dengan integritas, dan tetap teguh menjaga nilai-nilai […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Gelar Apel Pagi, Kakanwil Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

    Kanwil Kemenkum Babel Gelar Apel Pagi, Kakanwil Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan apel pagi rutin secara luring di halaman kantor wilayah, Senin (14/9/2026). Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Johan Manurung. Kegiatan diikuti Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Rahmat Feri Pontoh, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kaswo, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum N.A. Triandini Oscar, para […]

  • Soroti Polemik Jet Pribadi Menag ke Takalar, LKBH Citra Bangsa: Itu Bukan Gratifikasi

    Soroti Polemik Jet Pribadi Menag ke Takalar, LKBH Citra Bangsa: Itu Bukan Gratifikasi

    • 0Komentar

    Polemik penggunaan fasilitas jet pribadi dalam kunjungan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, ke Kabupaten Takalar pada Minggu (15/2/2026) masih menjadi perhatian publik.  Namun di balik perdebatan tersebut, sejumlah pihak menekankan bahwa substansi utama dari kehadiran Menag adalah komitmennya dalam melayani umat tanpa membedakan latar belakang maupun fasilitas yang digunakan. Kunjungan itu dilakukan untuk memenuhi undangan […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kakanwil Tekankan Integritas dan Persatuan

    Kanwil Kemenkum Babel Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kakanwil Tekankan Integritas dan Persatuan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Wilayah, Kamis (1/10/2026). Upacara berlangsung tertib dan khidmat serta diikuti oleh jajaran Kanwil Kemenkum Babel. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Penyuluh Hukum Ahli Muda, M. Ariyanto […]

  • Soal Survei 79,9 Persen, Istana: Kinerja Prabowo Tak Kejar Polling

    Soal Survei 79,9 Persen, Istana: Kinerja Prabowo Tak Kejar Polling

    • 0Komentar

    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi merespons hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9%. Prasetyo menegaskan, capaian survei bukanlah tujuan utama pemerintah. Fokus Istana saat ini adalah mempercepat pelaksanaan program-program prioritas Asta Cita yang diyakini mampu mengurangi beban dan persoalan masyarakat. “Setiap ada hasil survei, […]

expand_less