Breaking News
light_mode

Leo Tolstoy: Jangan Banyak Bicara Denganku Tentang Agama, Tetapi Izinkan Aku Melihat Agama Dalam Perilakumu

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

Penulis: Abbas Selong

Penasehat LSM MAUNG (Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan) Provinsi Sulawesi Selatan.

Sudah menjadi sunnatullah, bahwa pada setiap bulan suci ramadhan, nilai nilai agama diterapkan secara maksimal dalam kehidupan sehari hari dan berhari hari oleh penganutnya.

Mereka rame rame bertobat dan berjanji sepenuh hati untuk tidak berperilaku buruk dan tercelah, pokoknya perilakunya dipermirip perilaku malaikat dan diupayakan sempurna menurut pandangan agama.

Bulan suci itu, ramadhan 1447H, baru saja kita berpisah dengannya, berubah kah kita setelahnya, masih adakah cahaya Tuhan tersisa (baca: Nur Ilahi) yang terpancar dari ucapan dan perilaku kita buat mengcahayai lingkungan sekitar.

Ataukah boleh jadi justru kitalah yang kembali menjadi biang kerok datangnya kegelapan dan menjadi pemantik pertengkaran dan rupa rupa perselisihan dalam diam dan sunyi, mungkin kita lupa, kita di bumi nya Allah, bukan bumi kita, bukan bumi ku, bukan pula bumi mu.

Maka, Leo Tolstoy mengingatkan dengan mengatakan bahwa: jangan banyak bicara denganku tentang agama, tetapi izinkan aku melihat agama dalam perilakumu.

Selanjutnya, Leo Tolstoy menegaskan bahwa agama bukan hanya tentang doktrin tetapi juga tentang perilaku (baca: akhlaq), agama mestinya bukan untuk dipakai mengsiasati dan memanipulasi situasi melalui ritualitas dan rutinitas tipu tipu, tendensius.

Kalimat tersebut mencerminkan sudut pandang Leo Tolstoy terkait nilai nilai agama seharusnya terlihat dalam perilaku setiap orang dan menggambarkan apa yang dipercayai dan yakini.

Rasulullah SAW bersabda: buitsu li-utammima makarimal akhlak yang artinya: sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak, untuk mengangkat harkat dan martabat manusia (HR. Al-Baihaqi).

Kata orang tua kita dahulu kala: padecengi ampe ampemu, nasaba’ ampe ampemu mitu namuriaseng tau, artinya: perbaiki perilakumu/akhlakmu, karena hanya dengan itu kau disebut manusia, aja’ mumatempo, aja’ mumatanre akka, dahulukan adab baru ilmu, taroi siri’ alemu, narekko de’gaga siri’mu, inrengko’, simpanlah rasa malu, kalau tidak ada malumu, pinjamko.

Siapa Leo Tolstoy ?.

Leo Tolstoy (1820 – 1910) adalah seorang filsuf/pemikir, penulis dan aktivis sosial asal Rusia, karya ilmiah Leo Tolstoy antara lain: perang dan damai (war and peace), anna karenina dan karya karya ilmiah lainnya yang telah diterjemahkan kedalam banyak bahasa dan memiliki pengaruh besar terhadap sastra dunia.

Soal soal yang di nafasi oleh pandangan kapitalisme dan materialisme, mendapat banyak kritik dari Leo Tolstoy, dia menganggap bahwa kebahagiaan sejati itu dapat ditemukan dalam kehidupan sederhana dan spiritualitas.

Kewajiban spiritualitas dalam bulan suci ramadhan telah ditunaikan seperti berdo’a dan bermeditasi, mengenal diri sendiri terkait kelebihan dan kekurangan yang dimiliki serta mengembangkan kesadaran untuk memaknai hidup, memahami fikiran, perasaan dan tindakan kita.

Kita semua telah berpisah dengan bulan suci ramadhan 1447H, waspadalah !!!, diluar sana ada iblis/syetan menghadang, ada godaan dunia yang gemerlap penuh tipu tipu siap menipu, siap mendorong kita untuk ingkar pada apa yang telah kita perbuat di bulan suci ramadhan dengan baik dan benar.

Waspadalah !!!, boleh jadi iblis/syetan itu ada di sekitar kita yang aktif bersekongkol dan ber kawan palsu dalam kejahatan kongkalikong/menyembelih hak orang lain, atau mungkin saja iblis/syetan itu adalah diri kita sendiri yang menjelma berubah menyerupai makhluk manusia yang siap menggoda untuk menolak perilaku mulia seperti: menolong, tidak nyolong, bersedekah, berlaku jujur, tidak korupsi, tidak merampok hak orang tidak mampu, tidak menggunjing, tidak menggunting dalam lipatan, tidak melukai hati orang, tidak menggibah dan tidak memfitnah.

Jangan remehkan perilaku baik, jangan sederhanakan perilaku buruk, jangan banyak bicara tentang agama jika engkau tidak sanggup memperlihatkan agama dalam perilakumu, karena: kabura maqtan indallahi an takulu ma la taf’ alun (QS. Ash-Shaff ayat 3). Wsslm.absdbk.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Babel Berikan Layanan Konsultasi Hukum, Perkuat Akses Masyarakat Terhadap Keadilan

    Kanwil Kemenkum Babel Berikan Layanan Konsultasi Hukum, Perkuat Akses Masyarakat Terhadap Keadilan

    • 0Komentar

    Dalam rangka meningkatkan akses masyarakat terhadap keadilan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus mengoptimalkan layanan konsultasi hukum sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik di bidang hukum. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi, konsultasi, serta arahan awal terkait permasalahan hukum yang dihadapi. Layanan konsultasi hukum tersebut dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) bertempat […]

  • Kakanwil Kemenkum Sumsel Perkuat Layanan Sentra KI Universitas Kader Bangsa

    Kakanwil Kemenkum Sumsel Perkuat Layanan Sentra KI Universitas Kader Bangsa

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kanwil Kemenkum Sumsel) terus berkomitmen mendorong pertumbuhan kekayaan intelektual (KI) di lingkungan perguruan tinggi. Langkah nyata ini ditandai dengan kunjungan langsung Kakanwil Kemenkum Sumsel, Maju Amintas Siburian dalam agenda Penguatan Sentra Kekayaan Intelektual di Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang, Selasa (14/7). Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenkum Sumsel Maju Amintas Siburian […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Terima Audiensi DLH Kota Pangkalpinang : Bahas Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik dan Ranperda Persetujuan Lingkungan

    Kanwil Kemenkum Babel Terima Audiensi DLH Kota Pangkalpinang : Bahas Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik dan Ranperda Persetujuan Lingkungan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menerima kunjungan audiensi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Kerja Peraturan Perundang-undangan Muhamad Iqbal, Sekretaris Tim Kerja Siti Latifah, serta CPNS […]

  • Presiden RI Resmikan 1.179 SPPG, Gubernur Sulsel Apresiasi Kontribusi Polri Bantu Ketahanan Pangan Rakyat

    Presiden RI Resmikan 1.179 SPPG, Gubernur Sulsel Apresiasi Kontribusi Polri Bantu Ketahanan Pangan Rakyat

    • 0Komentar

    Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas kontribusi besar dalam membantu pemerintah memperkuat ketahanan pangan rakyat. Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat mengikuti virtual Launching dan Ground Breaking 1.179 SPPG serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri se-Indonesia oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang dipusatkan di Palmerah, […]

  • Kemenkum Sumsel Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga Ideologi Bangsa

    Kemenkum Sumsel Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga Ideologi Bangsa

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Kamis (1/10). Upacara berlangsung khidmat sebagai momentum untuk mengenang perjuangan bangsa sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum (PPPH) Kanwil Kemenkum Sumsel, Nur ‘Ainun. Sementara […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Training of Facilitator Implementasi KUHP dan KUHAP Tahun 2026

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Training of Facilitator Implementasi KUHP dan KUHAP Tahun 2026

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Training of Facilitator Implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Angkatan XII dan XIII dengan metode blended learning Tahun Anggaran 2026 pada Senin (06/04/2026) di Ruang Rapat Lantai 2. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur dalam mendukung […]

expand_less