Breaking News
light_mode

Haji-Umrah Tamu Raja dan Saudi Vision 2030: Melayani Tamu Allah, Membangun Kepemimpinan Dunia Islam

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • print Cetak

Abd Rauf Muhammad Amin
Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Program Haji dan Umrah Tamu Penjaga Dua Masjid Suci merupakan salah satu program diplomasi keagamaan paling bergengsi yang diselenggarakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Sejak diluncurkan pada 1997, program yang berada di bawah Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan ini mengundang para ulama, akademisi, imam masjid, tokoh masyarakat, serta pemimpin komunitas Muslim dari berbagai negara untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah dengan seluruh biaya ditanggung oleh Raja Arab Saudi. Lebih dari sekadar perjalanan ibadah, para tamu juga mengikuti agenda ilmiah, dialog keagamaan, dan kunjungan ke berbagai situs bersejarah Islam sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah dan hubungan antarbangsa.

Tahun ini, atas arahan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, program umrah tersebut melibatkan 1.000 jamaah dari berbagai negara yang diberangkatkan secara bertahap. Gelombang pertama diikuti peserta dari negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Indonesia memperoleh kuota 40 peserta yang mengikuti program pada 8–20 Juli 2026. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari ulama, pimpinan pesantren, imam masjid, hingga akademisi. Saya adalah salah seorang akademisi yang mendapatkan kehormatan mewakili kalangan akademisi Indonesia dalam program tersebut. Satu hari sebelum keberangkatan, dubes Arabd Saudi melepas peserta dan saya mewakili rombongan untuk memberi sambutan singkat dan memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan apresiasi kepada Raja Salman, Putera mahkota, dan Duta besar. Sesampai di Madinah kementerian menunjuk lagi mewakili rombongan indonesia untuk untuk wawancara media seputar tanggapan terkait programa ini. Sebuah pengalaman luar biasa.

Keterlibatan tokoh-tokoh akademik menunjukkan bahwa program ini bukan semata-mata memfasilitasi ibadah, melainkan juga menjadi ruang pertukaran pemikiran, penguatan jejaring keilmuan, dan diplomasi keagamaan.

Namun, memahami Program Umrah Tamu Raja hanya sebagai bentuk kemurahan hati Kerajaan tentu belum cukup. Program ini sesungguhnya merupakan bagian dari strategi besar Arab Saudi dalam memperkuat perannya sebagai pelayan umat Islam dunia. Di sinilah hubungan program tersebut dengan Saudi Vision 2030 menjadi sangat penting.

Selama ini, Saudi Vision 2030 sering dipahami sebagai agenda diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada sektor minyak. Pandangan tersebut memang benar, tetapi belum menggambarkan keseluruhan visi yang ingin diwujudkan. Di balik pembangunan kota-kota modern, investasi teknologi, dan reformasi ekonomi, terdapat satu agenda fundamental yang menjadi identitas Arab Saudi, yaitu meningkatkan kualitas pelayanan kepada para tamu Allah. Pelayanan terhadap jamaah haji dan umrah bukan sekadar sektor layanan publik, melainkan bagian dari tanggung jawab historis Kerajaan sebagai Penjaga Dua Masjid Suci (Khadim al-Haramain al-Syarifain).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pilgrim Experience Program, salah satu program utama Saudi Vision 2030 yang bertujuan menghadirkan pengalaman ibadah yang semakin mudah, nyaman, aman, dan berkesan. Berbagai proyek strategis terus dikembangkan, mulai dari perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pembangunan jaringan transportasi modern seperti Haramain High Speed Railway, digitalisasi layanan melalui aplikasi Nusuk, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia yang melayani jamaah dari seluruh dunia. Semua kebijakan tersebut diarahkan untuk memastikan bahwa setiap tamu Allah memperoleh pelayanan terbaik.

Dalam konteks itulah Program Umrah Tamu Raja memiliki posisi yang sangat strategis. Program ini menjadi etalase yang memperlihatkan secara langsung hasil transformasi yang sedang berlangsung di Arab Saudi. Para peserta tidak hanya menjalankan ibadah umrah, tetapi juga menyaksikan bagaimana teknologi, manajemen modern, dan pelayanan profesional dipadukan dengan penghormatan terhadap kesucian dua tanah haram. Pengalaman tersebut kemudian dibawa pulang ke negara masing-masing sebagai kesaksian mengenai perubahan yang tengah berlangsung di Arab Saudi.

Lebih jauh, program ini merupakan instrumen soft power yang sangat efektif. Dalam hubungan internasional, pengaruh tidak selalu dibangun melalui kekuatan politik, ekonomi, atau militer. Pengaruh juga lahir dari kemampuan menghadirkan nilai, pelayanan, dan pengalaman yang membangun kepercayaan. Melalui pelayanan kepada tamu Allah, Arab Saudi memperkuat citranya sebagai pusat pelayanan dunia Islam sekaligus memperkokoh hubungan dengan para ulama, akademisi, dan tokoh masyarakat Muslim dari berbagai negara.

Bagi Indonesia, keikutsertaan para ulama dan akademisi dalam program ini memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar memenuhi undangan kerajaan. Program ini membuka ruang dialog intelektual, memperkuat hubungan kelembagaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menghadirkan kesempatan untuk menyaksikan secara langsung transformasi pelayanan yang menjadi salah satu wajah Saudi Vision 2030.

Program Umrah Tamu Raja menunjukkan bahwa Saudi Vision 2030 bukan semata proyek transformasi ekonomi, tetapi juga proyek peradaban. Modernisasi yang dijalankan Arab Saudi tidak diarahkan untuk menjauh dari identitas keislamannya, melainkan justru memperkuat peran historisnya sebagai pelayan tamu-tamu Allah. Dari sinilah tampak bahwa pelayanan yang unggul dapat menjadi bentuk ibadah, instrumen diplomasi, sekaligus fondasi kepemimpinan Arab Saudi di tengah dunia Islam yang terus berkembang.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Hari Pengayoman Ke-81, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Turnamen Badminton Antarpegawai

    Semarak Hari Pengayoman Ke-81, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Turnamen Badminton Antarpegawai

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menggelar Turnamen Badminton Antarpegawai dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Pengayoman ke-81 Kementerian Hukum. Kegiatan berlangsung di Energy Sport Center Gym & Badminton Pangkal Pinang, Sabtu (1/8/2026). Turnamen dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat […]

  • Momentum Apel Pagi, Kakanwil Tekankan Disiplin dan Berikan Penghargaan bagi Insan Berprestasi

    Momentum Apel Pagi, Kakanwil Tekankan Disiplin dan Berikan Penghargaan bagi Insan Berprestasi

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menggelar apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Maju Amintas Siburian. Dalam pelaksanaan apel tersebut, Kakanwil didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Bulan Mahardika Subekti, Kepala Bagian Pelayanan Administrasi Hukum Umum, Gunawan, serta Kepala Bagian Pelayanan Kekayaan Intelektual, Yenni, bertempat di Lapangan Kanwil setempat, Senin […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Tingkatkan Literasi Kekayaan Intelektual bagi UMKM dan Akademisi

    Kanwil Kemenkum Sumsel Tingkatkan Literasi Kekayaan Intelektual bagi UMKM dan Akademisi

    • 0Komentar

    Melanjutkan kegiatan Penguatan Branding di Wilayah melalui Kekayaan Intelektual, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kanwil Kemenkum Sumsel) menggelar edukasi KI, Kamis (18/6). Jika hari pertama didominasi oleh unsur kepala daerah dan jajaran instansi, kegiatan ini difokuskan pada peserta dari kalangan akademisi serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Selatan. Bertempat […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Gelar Forum Komunikasi Kebijakan, Tingkatkan Kualitas Analisis Kebijakan Publik

    Kanwil Kemenkum Babel Gelar Forum Komunikasi Kebijakan, Tingkatkan Kualitas Analisis Kebijakan Publik

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) menyelenggarakan Forum Komunikasi Kebijakan dengan tema “Penguatan Kapasitas Analis Kebijakan Publik yang Berkualitas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung” pada Senin (13/04/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas perumusan kebijakan publik berbasis data dan analisis komprehensif, serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan kebijakan yang responsif terhadap […]

  • Capaian Layanan Administrasi Hukum Umum Kanwil Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung Semester I Tahun 2026 Meningkat

    Capaian Layanan Administrasi Hukum Umum Kanwil Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung Semester I Tahun 2026 Meningkat

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) mencatat capaian positif pada penyelenggaraan layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) selama Semester I Tahun 2026. Peningkatan jumlah layanan yang diberikan kepada masyarakat turut berdampak pada meningkatnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan hukum yang diselenggarakan Kementerian Hukum. Kepala […]

  • Appi Resmi Berlabuh ke Demokrat, Deputi BPOKK DPP Agustinus Tamo Mbapa Pasangkan Jaket Biru

    Appi Resmi Berlabuh ke Demokrat, Deputi BPOKK DPP Agustinus Tamo Mbapa Pasangkan Jaket Biru

    • 0Komentar

    Deputi BPOKK DPP Demokrat Agustinus Tamo Mbapa Sambut Appi sebagai Kader Baru, Momentum Penguatan Demokrat di Sulsel Peta politik Sulawesi Selatan kembali bergerak. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, resmi bergabung dengan Partai Demokrat setelah sebelumnya menjadi kader Partai Golkar. Momentum bergabungnya Appi ditandai dengan penyerahan kartu tanda anggota (KTA) sekaligus […]

expand_less