Breaking News
light_mode

Menag: Media Harus Jadi Perekat Persatuan dan Penjaga Keseimbangan Informasi

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • print Cetak

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran media massa dalam menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial.

Hal itu disampaikannya dalam bincang-bincang bersama sejumlah media di Makassar yang turut dihadiri Ketua PWI Sulawesi Selatan terpilih, Suwardi Thahir, Ahad (14/6/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Utama Harian Fajar Faisal Palapa, Direktur Harian Rakyat Sulsel Daswar M. Rewa, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan Ilham Husain, TVRI Nasional, serta puluhan perwakilan media daring, media cetak yang ada di makassar.

Menurut Menag, media arus utama atau mainstream saat ini telah menunjukkan tingkat kematangan dan kedewasaan dalam menyajikan informasi kepada publik.

Ia menilai masyarakat dapat membedakan antara pemberitaan yang disajikan media profesional dengan informasi yang beredar di media sosial yang belum tentu melalui proses verifikasi.

“Media kita sudah sangat matang dan dewasa. Karena itu masyarakat bisa membedakan antara pemberitaan yang dibaca di media mainstream dengan yang beredar di media sosial,” ujar Nasaruddin.

Ia menekankan bahwa media, termasuk media sosial, seharusnya berfungsi sebagai perekat dan pemersatu bangsa, bukan sebaliknya menjadi sarana yang memicu perpecahan hanya demi mengejar popularitas atau sensasi.

“Media sosial harus menjadi perekat, pemersatu bangsa dan pemersatu Indonesia. Jangan sampai karena mengejar pemberitaan yang dianggap seksi, justru mengorbankan persatuan dan kesatuan kita. Yang rugi adalah kita semua, termasuk para wartawan,” katanya.

Nasaruddin mengajak insan media untuk tetap berpegang pada idealisme jurnalistik dengan mengedepankan kepentingan bangsa.

Menurutnya, media tidak boleh hanya berisi pujian, tetapi juga harus memberikan kritik yang konstruktif dan berimbang.

“Kalau hanya memberikan pembenaran tanpa kritik, itu juga bukan media yang kritis. Kita perlu asas keseimbangan. Apa yang perlu diperbaiki disampaikan secara wajar dengan bahasa yang baik, tetapi juga harus memberikan apresiasi terhadap hal-hal yang memang sudah berjalan baik,” ujarnya.

Menag menilai media memiliki peran strategis dalam membangun cara pandang masyarakat yang objektif.
Dengan pemberitaan yang berimbang, masyarakat dapat memahami mana kebijakan yang patut diapresiasi dan mana yang masih membutuhkan perbaikan.

Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi Indonesia saat ini yang dinilainya memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

Dari sisi ekonomi, stabilitas nasional, hingga kerukunan masyarakat, Indonesia disebut berada dalam posisi yang sangat baik.

“Indonesia sekarang memiliki potensi yang luar biasa. Dari segi perekonomian, stabilitas nasional, hingga kerukunan masyarakat. Bahkan menurut berbagai data, kita berada pada salah satu puncak kerukunan yang belum pernah terjadi sejak republik ini merdeka,” ungkapnya.

Karena itu, Nasaruddin berharap media mainstream terus memainkan peran sebagai penjaga objektivitas dan penguat optimisme bangsa.

Hal-hal yang sudah baik perlu dipertahankan dan dikembangkan, sementara berbagai kekurangan harus diperbaiki secara bersama-sama.

“Yang baik perlu kita teruskan, yang kurang baik perlu kita perbaiki bersama. Dengan demikian, Indonesia dapat terus melangkah menjadi negara besar yang maju dan tetap menjaga persatuan di tengah keberagamannya,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Babel dan Kemenko Perkuat Sinergi Layanan Posbankum di Babel

    Kanwil Kemenkum Babel dan Kemenko Perkuat Sinergi Layanan Posbankum di Babel

    • 0Komentar

    Kemenko Kumham Imipas bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Koordinasi Kebijakan terkait pemenuhan HAM dalam pelayanan Pos Bantuan Hukum (Posbankum), Selasa (28/04/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara klasikal mulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh Asisten Deputi Koordinasi Kebijakan HAM, Sorta, beserta jajaran, serta Kanwil Kemenkum Bangka Belitung, Johan Manurung yang diwakili […]

  • Di Forum PPMI Kairo, Dr. H. Bunyamin M. Yapid Paparkan Gagasan Strategis Prof. Nasaruddin Umar

    Di Forum PPMI Kairo, Dr. H. Bunyamin M. Yapid Paparkan Gagasan Strategis Prof. Nasaruddin Umar

    • 0Komentar

    Ratusan mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Kairo mengikuti seminar dan forum group discussion (FGD) yang mengangkat pemikiran Prof. Nasaruddin Umar. Kegiatan ini digelar di Baruga KKS, Kairo, dan dihadiri oleh Ketua PPMI, jajaran pengurus, serta para ketua kerukunan daerah dari berbagai provinsi di Indonesia. Forum tersebut dipimpin oleh tenaga […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Keberlanjutan Indikasi Geografis Jeruk Gerga Pagar Alam

    Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Keberlanjutan Indikasi Geografis Jeruk Gerga Pagar Alam

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menerima kunjungan koordinasi dari Dinas Pertanian Kota Pagar Alam bersama Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Jeruk Gerga Pagar Alam terkait tindak lanjut pasca diterbitkannya Sertifikat Indikasi Geografis Jeruk Gerga Pagar Alam. Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Yenni, beserta jajaran melakukan pendampingan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (24/6). […]

  • PSBM XXVI Sukses Digelar, ARN Sebut Momentum Emas Konsolidasi Ekonomi Saudagar

    PSBM XXVI Sukses Digelar, ARN Sebut Momentum Emas Konsolidasi Ekonomi Saudagar

    • 0Komentar

    Perhelatan akbar Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, Kamis (26/3/2026), dinilai sukses besar. Ajang tahunan ini berhasil menghimpun ribuan saudagar yang datang dari berbagai pelosok nusantara hingga mancanegara. Wakil Ketua Bidang Investasi dan Ketenagakerjaan BPP KKSS, Andi Rukman N. Karumpa, yang akrab disapa ARN, memberikan apresiasi tinggi […]

  • Kenali Praktik Hukum Secara Langsung, Mahasiswa FH Unsri Kunjungi Kanwil Kemenkum Sumsel

    Kenali Praktik Hukum Secara Langsung, Mahasiswa FH Unsri Kunjungi Kanwil Kemenkum Sumsel

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya yang tergabung dalam kegiatan Lawcus Goes to External #2 bertajuk “Understanding Law in Action, (25/6). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Hukum serta implementasi hukum dalam praktik penyelenggaraan pelayanan publik. Kegiatan diskusi dan pemaparan materi […]

  • Kemenkum Sumsel Perkuat Budaya Disiplin Tingkatkan Pelayanan

    Kemenkum Sumsel Perkuat Budaya Disiplin Tingkatkan Pelayanan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan kembali melaksanakan apel pagi rutin pegawai di halaman kantor wilayah, Senin (6/7). Apel dipimpin oleh Penyuluh Hukum Ahli Madya, Nurdiana, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai. Nurdiana menekankan bahwa apel pagi merupakan salah satu bentuk disiplin yang harus terus dijaga oleh setiap aparatur sipil negara. Selain sebagai sarana membangun […]

expand_less