Breaking News
light_mode

Perkuat Kepastian Status Hukum Masyarakat, Kanwil Kemenkum Babel Gelar FGD Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat koordinasi, penyamaan persepsi, serta percepatan penyelesaian permasalahan layanan kewarganegaraan di wilayah.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di Hotel Fairfield by Marriott Tanjungpandan, Belitung tersebut dihadiri langsung secara virtual oleh Direktur Tata Negara Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), Dulyono, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung Johan Manurung, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kaswo, Kepala Bidang Pelayanan AHU M. Bang Bang, narasumber dari Ditjen AHU Jauzi, perwakilan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur, serta para pemohon layanan kewarganegaraan dan pewarganegaraan.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Tata Negara Ditjen AHU Dulyono menyampaikan bahwa penegasan status kewarganegaraan merupakan aspek penting dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, khususnya bagi individu yang mengalami keterbatasan maupun ketidakjelasan dokumen kewarganegaraan.

“Penanganan persoalan kewarganegaraan membutuhkan koordinasi dan verifikasi secara komprehensif dengan instansi terkait maupun perwakilan negara asing. Hal ini dilakukan agar status kewarganegaraan seseorang dapat dipastikan sehingga memberikan kepastian hukum dan kejelasan dalam administrasi kependudukan,” ujar Dulyono.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung Johan Manurung dalam sambutannya menegaskan bahwa pelayanan kewarganegaraan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar proses administratif.

“Pelayanan kewarganegaraan menyangkut status hukum seseorang, kepastian atas hak dan kewajiban, serta bentuk pengakuan negara terhadap kedudukan seseorang sebagai warga negara. Oleh karena itu, FGD ini menjadi forum strategis untuk menyamakan pemahaman, membahas berbagai persoalan konkret, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan solusi bersama,” ungkap Johan.

Lebih lanjut, Johan menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam memberikan pelayanan kewarganegaraan yang efektif, transparan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

Dalam pemaparannya, narasumber dari Ditjen AHU Jauzi menjelaskan bahwa layanan kewarganegaraan saat ini telah mengalami transformasi digital melalui Aplikasi AHU Kewarganegaraan. Transformasi tersebut mencakup berbagai layanan seperti permohonan memilih menjadi Warga Negara Indonesia bagi anak berkewarganegaraan ganda (ABG), memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia, tetap menjadi WNI, surat keterangan kehilangan kewarganegaraan, hingga penegasan status kewarganegaraan.

“Digitalisasi layanan ini menjadi langkah strategis Ditjen AHU untuk mempercepat proses pelayanan, meningkatkan kemudahan akses masyarakat, serta memberikan transparansi dalam setiap tahapan permohonan,” jelas Jauzi.

Kegiatan FGD kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi strategis yang membahas berbagai kendala, permasalahan permohonan kewarganegaraan, serta langkah tindak lanjut yang diperlukan. Melalui forum ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan penguatan koordinasi antarinstansi dalam rangka mempercepat penyelesaian layanan kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kaswo menambahkan bahwa pelaksanaan FGD ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara Kementerian Hukum dengan pemerintah daerah, instansi imigrasi, serta masyarakat dalam memastikan setiap persoalan kewarganegaraan dapat ditangani secara tepat.
“Melalui koordinasi yang baik, kita dapat memberikan pelayanan hukum yang lebih responsif dan memastikan masyarakat memperoleh kepastian mengenai status kewarganegaraannya,” ujar Kaswo.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Babel berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan hukum kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kewarganegaraan dan pewarganegaraan, melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sumsel Ikuti Policy Talks Sumut, Bahas Penguatan Analisis Kebijakan dan Penyusunan Policy Brief

    Kemenkum Sumsel Ikuti Policy Talks Sumut, Bahas Penguatan Analisis Kebijakan dan Penyusunan Policy Brief

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Tim Kerja Badan Strategi Kebijakan (BSK) mengikuti kegiatan Policy Talks bertema “Pemahaman Analisis Kebijakan dan Penyusunan Policy Brief Sebagai Instrumen Strategis Kebijakan Sumatera Utara”, secara daring dari Ruang Teleconference Kanwil Kementerian Hukum Sumatera Selatan (25/5). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara tersebut diikuti oleh […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Seminar Nasional Penyusunan RUU Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Seminar Nasional Penyusunan RUU Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Seminar Nasional tentang Partisipasi Publik yang Bermakna dalam Penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid oleh Badan Keahlian DPR RI bekerja sama dengan Universitas Sriwijaya. Dari Kanwil Kemenkum Babel, kegiatan ini diikuti secara daring oleh Kepala Kantor […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Dorong Percepatan Pendaftaran Indikasi Geografis Nanas Tuatunu di Pangkalpinang

    Kanwil Kemenkum Babel Dorong Percepatan Pendaftaran Indikasi Geografis Nanas Tuatunu di Pangkalpinang

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus mendorong percepatan pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) daerah melalui pendaftaran Indikasi Geografis (IG) Nanas Tuatunu. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan koordinasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pangkalpinang yang dilaksanakan pada Rabu (8/4/2026) di Kantor Bapperida Kota Pangkalpinang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang […]

  • Kemenhaj Gelar Rakernas 2026, Dorong Transformasi Penyelenggaraan Haji Inklusif di Tengah Dinamika Global

    Kemenhaj Gelar Rakernas 2026, Dorong Transformasi Penyelenggaraan Haji Inklusif di Tengah Dinamika Global

    • 0Komentar

    TANGERANG, RAKYATSULSEL.CO – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan yang berlangsung pada 8-11 April 2026 di Asrama Haji Kelas 1 Tangerang, Banten ini mengusung tema strategis: “Transformasi Penyelenggaraan Haji Inklusif dalam Tantangan Dinamika Geopolitik Global.” Acara dibuka langsung oleh Menteri […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasikan 1 Ranperda dan 4 Ranperkada Kabupaten Bangka Tengah

    Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasikan 1 Ranperda dan 4 Ranperkada Kabupaten Bangka Tengah

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan rapat Pengharmonisasian, Pembulatan, dan Pemantapan Konsepsi terhadap 1 Rancangan Peraturan Daerah dan 4 Rancangan Peraturan Kepala Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah. Rapat tersebut […]

  • Kemenkum Sumsel Partisipasi dalam Penyusunan Standar Layanan Informasi Publik

    Kemenkum Sumsel Partisipasi dalam Penyusunan Standar Layanan Informasi Publik

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan berkontribusi dalam Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Menteri Hukum tentang Standar Layanan Informasi Publik di Lingkungan Kementerian Hukum. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Bulan Mahardika Subekti, bersama jajaran anggota PPID dari bidang Kehumasan dan Teknologi Informasi (TI) Kanwil Kemenkum Sumsel. Pembahasan yang melibatkan unit kerja […]

expand_less