Breaking News
light_mode

Menkum di Rapim POLRI: KUHP-KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum untuk Pangan dan Energi

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menegaskan bahwa penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru menjadi instrumen strategis dalam mendukung kedaulatan pangan dan energi nasional.

“KUHP dan KUHAP yang baru akan meningkatkan kepastian hukum dalam kedaulatan pangan dan energi, serta ekonomi yang produktif dan inklusif,” ujar Supratman di Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026 di Grand Krakatau Ballroom, Jakarta, Rabu (11/02/2026).

Menurutnya, agenda pembangunan nasional tahun 2026 yang mengusung tema Kedaulatan Pangan dan Energi serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif membutuhkan dukungan regulasi yang efektif. Reformasi hukum, termasuk melalui pembaruan KUHP dan KUHAP, menjadi bagian penting dalam menciptakan kepastian hukum serta iklim usaha yang kondusif.

Ia menyoroti masih adanya persoalan regulasi yang menghambat pertumbuhan investasi dan daya saing nasional, seperti aturan yang tumpang tindih, multitafsir, hingga menimbulkan biaya tinggi. Karena itu, deregulasi dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi hambatan struktural dan memperkuat efektivitas kebijakan pemerintah.

Di bidang pangan, tantangan regulasi masih terlihat dari adanya tumpang tindih kewenangan pusat-daerah, disharmoni regulasi antarkementerian, rumitnya perizinan dan rantai distribusi, dan bantuan serta subsidi yang tidak tepat sasaran.

“Langkah deregulasi yang dibutuhkan dalam sektor pangan meliputi penyederhanaan rantai distribusi pangan, penyederhanaan perizinan usaha pertanian dan industri pangan, pengurangan biaya transaksi, pemajuan investasi di sektor agroindustri dan pangan, dan penguatan kepastian hukum bagi investor,” tuturnya.

Kemudian di bidang energi, lanjut Supratman, arah deregulasi nasional menyasar sektor minyak dan gas bumi, serta ketenagalistrikan. Ia menjelaskan, di sektor minyak dan gas bumi, Indonesia mengalami tantangan menurunnya kapasitas produksi nasional sehingga ketahanan energi nasional berada pada kondisi rentan. Sementara itu di sektor ketenagalistrikan, masih terdapat kerugian negara hingga ketidakpastian hukum kontraktual. Supratman mengatakan, deregulasi menjadi jalan keluar strategis untuk mendukung penguatan kedaulatan energi.

“Deregulasi di bidang energi menyasar beberapa hal, seperti perubahan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, integrasi perizinan, penyusunan kerangka hukum yang mengatur interkoneksi dan supergrid, dan regulasi khusus sistem penyimpanan energi baterai,” jelas Supratman.

Ia menekankan, kepastian hukum yang diperkuat melalui implementasi KUHP dan KUHAP baru akan memberikan landasan yang lebih jelas bagi aparat penegak hukum dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah, termasuk di bidang pangan dan energi.

Di samping itu, Supratman juga merangkul Polri dalam mendukung deregulasi dan memastikan penegakan hukum berjalan sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

“Setidaknya terdapat empat peran Polri yang mencakup penegakan hukum yang responsif, pengawalan proyek strategis nasional, pengawalan objek vital nasional, pula digitalisasi layanan publik,” sebutnya.

Pemerintah optimistis sinergi antara reformasi regulasi dan pembaruan hukum pidana akan memperkuat daya saing Indonesia sekaligus memastikan pembangunan berjalan produktif dan inklusif.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, siap mendukung kesiapan implementasi, sosialisasi, dan pemahaman substansi KUHP & KUHAP baru sebagai bagian dari upaya memperkuat kepastian hukum secara umum di daerah, termasuk penguatan aparat penegak hukum dan koordinasi lintas pemangku kepentingan.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sumsel dan PT Pusri Perkuat Sinergi Perluas Sinergi Hukum

    Kemenkum Sumsel dan PT Pusri Perkuat Sinergi Perluas Sinergi Hukum

    • 0Komentar

    Upaya memperkuat ekosistem usaha yang berdaya saing terus dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya diwujudkan melalui audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, ke PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Selasa (4/8). Kunjungan Kakanwil beserta rombongan diterima langsung oleh Direktur Manajemen Risiko […]

  • Kemenhaj Integrasikan Siskohat dengan Dukcapil, Antrean Haji Kini Berbasis Data Akurat

    Kemenhaj Integrasikan Siskohat dengan Dukcapil, Antrean Haji Kini Berbasis Data Akurat

    • 0Komentar

    Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan pembenahan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji dengan mengintegrasikan Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) langsung ke basis data kependudukan Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah bersama Menteri Dalam Negeri di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Melalui integrasi […]

  • Terima Audiensi BRIDA, Kemenkum Sumsel Siap Kawal Perda dan Sentra Kekayaan Intelektual

    Terima Audiensi BRIDA, Kemenkum Sumsel Siap Kawal Perda dan Sentra Kekayaan Intelektual

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menerima kunjungan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sumatera Selatan, Regina Ariyanti, beserta jajaran. Kunjungan tersebut dalam rangka memperkuat sinergi pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) di wilayah, Senin (31/8). Agenda utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah rencana pembaruan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait […]

  • Malam Penuh Cahaya

    Malam Penuh Cahaya

    • 0Komentar

    Oleh: Dr. KH. Masrur Makmur La Tanro (Ketua MUI Provinsi Bali, Presidium IAPIM, dan Ketua ISMI Bali) Semoga umat Muslim mendapatkan Lailatul Qodar dan diangkat derajatnya sepanjang usia. Malam pertemuan dua berkas cahaya; cahaya langit yang dihantarkan oleh malaikat Allah dan cahaya bumi yang terpantul dari qalbu shoimin. Laelatul Qadri juga bermakna Malam Penentuan terhadap […]

  • Di Forum PPMI Kairo, Dr. H. Bunyamin M. Yapid Paparkan Gagasan Strategis Prof. Nasaruddin Umar

    Di Forum PPMI Kairo, Dr. H. Bunyamin M. Yapid Paparkan Gagasan Strategis Prof. Nasaruddin Umar

    • 0Komentar

    Ratusan mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Kairo mengikuti seminar dan forum group discussion (FGD) yang mengangkat pemikiran Prof. Nasaruddin Umar. Kegiatan ini digelar di Baruga KKS, Kairo, dan dihadiri oleh Ketua PPMI, jajaran pengurus, serta para ketua kerukunan daerah dari berbagai provinsi di Indonesia. Forum tersebut dipimpin oleh tenaga […]

  • Ini Pesan Mendalam Menag Nasaruddin Umar tentang Sosok KH Abdul Mannan

    Ini Pesan Mendalam Menag Nasaruddin Umar tentang Sosok KH Abdul Mannan

    • 0Komentar

    Menteri Agama Nasaruddin Umar menghadiri kegiatan dzikro haul Simbah KH. Abdul Mannan, pendiri Pondok Tremas Pacitan. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para santri, tokoh agama, serta masyarakat yang memadati lokasi acara (16/04). Dalam sambutannya, Menteri Agama mengajak seluruh hadirin untuk meneladani perjuangan para ulama sekaligus senantiasa mendoakan mereka yang telah wafat. Ia menegaskan bahwa […]

expand_less