Breaking News
light_mode

Menag Tekankan Kerukunan sebagai Kunci Kemajuan Ekonomi Syariah Indonesia

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • print Cetak

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya kerukunan dan kondusifitas sebuah bangsa adalah prasyarat utama pertumbuhan ekonomi, termasuk pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Hal itu disampaikan dalam program Indonesia Business Forum (IBF) di tvOne bertema “Negara dan Masa Depan Ekonomi Syariah”, di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

‎“Kita ciptakan model kerukunan yang sejati di Indonesia ini. Karena tidak ada perekonomian yang bagus yang bisa tumbuh di atas masyarakat yang berkonflik,” ujar Menag.

‎Menurut Menag, stabilitas sosial dan harmoni antarumat beragama menjadi faktor fundamental bagi iklim investasi dan pertumbuhan usaha. Tanpa kondisi masyarakat yang kondusif, sektor ekonomi termasuk keuangan dan industri syariah, akan menghadapi hambatan serius.

‎Dalam konteks tantangan global dan dinamika ekonomi nasional, Menag mengajak masyarakat untuk melihat peluang di tengah kesulitan. Ia menekankan pentingnya sikap adaptif dan kreatif sebagaimana diajarkan dalam nilai-nilai agama.

‎“Bagaimana memanfaatkan situasi seperti ini untuk kita bisa menghitung peluang. Jangan meratapi sebuah persoalan, tetapi kita harus berpikir cerdas di tengah tantangan yang ada,” katanya.

‎Ketua Umum Ikatan Alumni Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) itu juga menyoroti masih rendahnya tingkat literasi keuangan syariah Indonesia jika dibandingkan dengan negara lain. Meski demikian, ia optimistis tren tersebut akan membaik dalam waktu dekat seiring pertumbuhan populasi dan meningkatnya kapasitas pendidikan tinggi di bidang ekonomi syariah.

‎“Literasi keuangan syariah kita itu masih sangat rendah kalau kita pakai angka-angka global. Tapi dalam tempo singkat ini kita sangat yakin bahwa Indonesia itu akan jauh melejit,” ujarnya.

‎Ia menyebut saat ini terdapat sekitar seribu program studi ekonomi syariah di berbagai perguruan tinggi yang mulai menghasilkan para sarjana. Menurutnya, ketersediaan sumber daya manusia menjadi modal penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.

‎Selain itu, Menag menekankan pentingnya pemberdayaan pondok pesantren melalui kolaborasi dengan lembaga keuangan dan sektor industri. Ia mencontohkan kerja sama pesantren dengan Bank Indonesia serta lembaga keuangan syariah untuk memperkuat kapasitas ekonomi dan literasi keuangan di lingkungan pesantren.

‎“Investasi untuk pondok pesantren seperti kerja sama dengan Bank Indonesia dan lembaga-lembaga keuangan syariah, kerja sama dengan sektor industri untuk memberikan penguatan-penguatan wawasan terhadap pondok pesantren,” katanya.

‎Lebih lanjut, Menag menilai pengembangan ekonomi syariah di Indonesia senafas dengan nilai-nilai Pancasila yaitu bauran dari spirit ketuhanan sampai keadilan sosial.

‎“Indahnya Indonesia, kita mengembangkan perekonomian syariah ini betul-betul sangat paralel dengan falsafah negara Pancasila kita,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, dengan fondasi nilai-nilai yang sejalan, pengembangan ekonomi syariah dinilai memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh berkelanjutan dan diterima luas oleh masyarakat.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi Regulasi Majelis Kehormatan Notaris, Kanwil Kemenkum Sumsel Gelar Diskusi Strategi Kebijakan

    Evaluasi Regulasi Majelis Kehormatan Notaris, Kanwil Kemenkum Sumsel Gelar Diskusi Strategi Kebijakan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Diskusi Strategi Kebijakan bertajuk “Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 17 Tahun 2021 tentang Tugas dan Fungsi, Syarat dan Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian, Struktur Organisasi, Tata Kerja dan Anggaran Majelis Kehormatan Notaris”, Rabu (16/09). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Musi Kantor Wilayah […]

  • DEMOKRASI DI PERSIMPANGAN: Antara Bayang-Bayang Kekuasaan dan Harapan Rakyat

    DEMOKRASI DI PERSIMPANGAN: Antara Bayang-Bayang Kekuasaan dan Harapan Rakyat

    • 0Komentar

    (Bagian III: Jika Kepercayaan Mati, Masihkah Demokrasi Bernyawa?) Oleh: Munawir Kamaluddin Jika hukum adalah tiang penyangga, dan demokrasi adalah rumah besar yang kita tempati bersama, maka kepercayaan adalah tanah tempat semuanya berpijak. Ia tidak selalu terlihat, tetapi tanpanya, segalanya mudah runtuh. Ketika kepercayaan mulai retak, hukum kehilangan wibawanya. Demokrasi pun berubah menjadi sekadar rutinitas, ada […]

  • IKA Unhas Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Pangan Lewat Buka Puasa Bersama

    IKA Unhas Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Pangan Lewat Buka Puasa Bersama

    • 0Komentar

    Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) menggelar buka puasa bersama yang berlangsung hangat di AAS Building, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar pada Sabtu, 28 Februari 2026. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antar alumni dari berbagai angkatan serta latar belakang, sekaligus menegaskan peran strategis IKA Unhas dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ketum IKA […]

  • Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Pangkep Salurkan Air Bersih untuk Warga

    Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Pangkep Salurkan Air Bersih untuk Warga

    • 0Komentar

    Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangkep menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Bantilang, Kelurahan Tekolabbua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Adnan Leppang, S.H., M.H., bersama sejumlah personel Sat Lantas Polres Pangkep sebagai bentuk kepedulian […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Harmonisasikan Raperbup OKU Timur tentang Tambahan Penghasilan ASN

    Kanwil Kemenkum Sumsel Harmonisasikan Raperbup OKU Timur tentang Tambahan Penghasilan ASN

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan kembali melaksanakan rapat harmonisasi terhadap Rancangan Peraturan Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Rapat bertempat di di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (9/7). Rapat dihadiri oleh Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat […]

  • Dukung Potensi Daerah, Kemenkum Babel Pantau dan Dokumentasikan Jamur Pelawan Namang untuk Sertifikasi Indikasi Geografis

    Dukung Potensi Daerah, Kemenkum Babel Pantau dan Dokumentasikan Jamur Pelawan Namang untuk Sertifikasi Indikasi Geografis

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus berkomitmen mendorong pelindungan kekayaan intelektual komunal di wilayahnya. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui kegiatan pemantauan dan pendokumentasian Jamur Pelawan Namang sebagai produk Indikasi Geografis (IG) yang berlangsung di Hutan Pelawan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Selasa (02/06/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Babel, […]

expand_less