Breaking News
light_mode

LALUBI: Rumah Besar Karya Anak Berkebutuhan Khusus Indonesia

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • print Cetak

Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), tengah mengembangkan Lapak Luar Biasa (LALUBI) sebagai rumah besar bagi karya peserta didik berkebutuhan khusus di seluruh Indonesia. Platform digital ini dirancang untuk membuka akses yang lebih luas bagi hasil karya peserta didik agar dapat dikenal, diapresiasi, dan dipasarkan kepada masyarakat.

Kehadiran LALUBI menjadi bagian dari upaya Kemendikdasmen dalam memperkuat pendidikan keterampilan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi peserta didik berkebutuhan khusus. Selama ini, berbagai produk yang dihasilkan melalui proses pembelajaran di sekolah memiliki kualitas yang baik, namun belum sepenuhnya memperoleh akses ke pasar yang lebih luas.

Melalui LALUBI, berbagai karya dan produk hasil kreativitas peserta didik, mulai dari bidang pertanian, kuliner, tata rias, kerajinan tangan, fesyen, desain grafis, hingga beragam produk kreatif lainnya, akan terhubung dalam satu portal nasional yang dapat diakses masyarakat dari berbagai daerah.

Untuk memastikan platform ini sesuai dengan kebutuhan pengguna, Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus menyelenggarakan Uji Coba Sistem Portal LALUBI pada 24–26 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan secara bauran (hybrid) dengan melibatkan guru-guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dari seluruh Indonesia, baik secara luring di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi DKI Jakarta maupun secara daring dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua.

Keterlibatan para guru menjadi bagian penting dalam penyempurnaan sistem. Melalui proses uji coba, peserta memberikan berbagai masukan terkait kemudahan penggunaan, aksesibilitas, keamanan data, serta pengembangan fitur yang diperlukan untuk mendukung implementasi platform di sekolah.

Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Arif Jamali, menjelaskan bahwa LALUBI merupakan inovasi yang dikembangkan untuk menjawab tantangan sekaligus peluang di era ekonomi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuka kesempatan yang semakin luas bagi siapa pun untuk memasarkan produk dan karya tanpa dibatasi oleh jarak maupun lokasi geografis.

Karena itu, peserta didik berkebutuhan khusus juga perlu memperoleh ruang yang sama untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan produktivitasnya kepada masyarakat. LALUBI dihadirkan sebagai jembatan yang menghubungkan hasil pembelajaran keterampilan di sekolah dengan peluang ekonomi yang nyata.

Ke depan, LALUBI tidak hanya diperuntukkan bagi Sekolah Luar Biasa (SLB), tetapi juga akan menjangkau satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif di seluruh Indonesia. Dengan demikian, platform ini diharapkan menjadi wadah bersama yang menghimpun dan mempromosikan karya peserta didik berkebutuhan khusus tanpa membedakan latar belakang maupun tempat mereka belajar.

Lebih dari sekadar platform pemasaran, LALUBI diharapkan menjadi ekosistem pemberdayaan yang mampu mempertemukan sekolah, peserta didik, masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri. Dalam rangka memperkuat ekosistem tersebut, Kemendikdasmen membuka peluang kolaborasi melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), seperti pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, bantuan peralatan produksi, program magang, pendampingan usaha, hingga kemitraan pemasaran.

Setiap produk yang dipasarkan melalui LALUBI bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mencerminkan semangat, kreativitas, ketekunan, dan kemampuan peserta didik berkebutuhan khusus dalam menghasilkan karya terbaiknya. Karena itu, dukungan berbagai pihak akan menjadi bagian penting dalam membangun Indonesia yang semakin inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap warga negara untuk berkembang.

Sebagai langkah lanjutan, pada Juli 2026 Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus akan memperkenalkan LALUBI kepada guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) SLB di seluruh Indonesia. Para guru TIK diharapkan menjadi penggerak utama dalam implementasi dan pengembangan pemanfaatan platform di sekolah masing-masing.

Melalui LALUBI, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang yang lebih luas bagi karya anak-anak berkebutuhan khusus Indonesia. Sebuah rumah besar yang tidak hanya menampilkan hasil karya, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian, pemberdayaan, dan masa depan yang lebih inklusif bagi seluruh peserta didik berkebutuhan khusus di Indonesia.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Ruang Ketiga dan Isu Ekonomi Global: Bertahan dengan Prinsip, Tinggalkan Doktrin Elit Global

    Fenomena Ruang Ketiga dan Isu Ekonomi Global: Bertahan dengan Prinsip, Tinggalkan Doktrin Elit Global

    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Benny Nurdin Yusuf, MH. Di tengah gonjang-ganjing fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, spekulasi liar mendadak menjamur di ruang publik, terutama di media arus utama ( mainstream ). Jika berbicara tentang manuver ekonomi elit global, ingatan kolektif kita secara otomatis akan membawa trauma pada krisis moneter 1998. Namun sejarah mencatat, bangsa ini […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Lakukan Pengawasan dan Sinkronisasi Data Fidusia di Belitung

    Kanwil Kemenkum Babel Lakukan Pengawasan dan Sinkronisasi Data Fidusia di Belitung

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan pengawasan dan sinkronisasi data jaminan fidusia pada sejumlah kantor notaris di Kabupaten Belitung, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan akurasi, kesesuaian, dan validitas data layanan fidusia antara pelaporan di daerah dan data yang tercatat dalam sistem pusat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Matangkan Persiapan SKD Seleksi Sekdin POLTEKPIN 2026

    Kanwil Kemenkum Sumsel Matangkan Persiapan SKD Seleksi Sekdin POLTEKPIN 2026

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti Rapat Persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Seleksi Penerimaan Mahasiswa Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia (POLTEKPIN) Tahun Akademik 2026. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat PP Kanwil Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Senin (21/9/2026). Rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan SKD yang akan berlangsung secara serentak pada 23–30 September […]

  • Tingkatkan Kompetensi Petugas Loket, Kakanwil Kemenkum Sumsel Tekankan Pelayanan Berkualitas

    Tingkatkan Kompetensi Petugas Loket, Kakanwil Kemenkum Sumsel Tekankan Pelayanan Berkualitas

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menghadiri secara virtual pembukaan Pelatihan Teknis Pelayanan Publik bagi Petugas Loket Layanan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Metode Pembelajaran Jarak Jauh Tahun Anggaran 2026, Senin (13/7). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Hukum Batam tersebut diikuti oleh peserta dari wilayah kerja Balai Pelatihan Hukum Batam […]

  • Persiapkan Tenaga Kerja Lokal, Pemdes di Luwu Timur Utus Pemuda Ikuti Pelatihan Security

    Persiapkan Tenaga Kerja Lokal, Pemdes di Luwu Timur Utus Pemuda Ikuti Pelatihan Security

    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memfasilitasi pelatihan pengamanan (Security) bagi pemuda desa guna menyambut kehadiran investasi besar di Bumi Batara Guru. ​Kepala Dinas PMD Luwu Timur, Awaluddin, menyatakan bahwa program ini […]

  • Wujudkan Perlindungan Sosial, Wali Kota Parepare dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian bagi Pekerja Rentan

    Wujudkan Perlindungan Sosial, Wali Kota Parepare dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian bagi Pekerja Rentan

    • 0Komentar

    Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, merealisasikan komitmen perlindungan jaminan sosial melalui penyerahan santunan kematian kepada ahli waris pekerja rentan. Penyerahan simbolis ini merupakan bagian dari implementasi program perlindungan sosial yang dibiayai melalui anggaran tahun 2025. Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Parepare, Sahid Wahid. Kehadiran pihak BPJS […]

expand_less