Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Community of Practice, Jadikan Pancasila Kompas Moral Pengembangan Kompetensi ASN

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Community of Practice bertajuk “Pancasila sebagai Kompas Moral dan Etika Pengembangan Kompetensi ASN di Bidang Hukum”, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung; Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Feri Pontoh; Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, N.A. Triandini Oscar; serta seluruh pegawai Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, sebagai keynote speech. Dalam paparannya, Gusti Ayu menyampaikan materi bertajuk “Pancasila sebagai Kompas Moral dan Etika dalam Pengembangan Kompetensi ASN di Bidang Hukum”.

Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman moral, etika, dan perilaku bagi setiap Aparatur Sipil Negara dalam menjalankan tugas. Menurutnya, penguatan nilai-nilai Pancasila merupakan fondasi penting dalam membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Gusti Ayu menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis. Pengembangan kompetensi juga harus diimbangi dengan pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.

Setiap ASN di bidang hukum, lanjutnya, dituntut untuk menjunjung tinggi integritas, objektivitas, kejujuran, dan tanggung jawab. ASN juga harus mampu menghindari segala bentuk konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugas, sehingga kompetensi yang dimiliki tidak hanya menghasilkan kinerja yang baik, tetapi juga mencerminkan etika profesi yang kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Gusti Ayu juga memperkenalkan konsep Kampus Pengayoman Pancasila sebagai bagian dari transformasi BPSDM Hukum. Konsep tersebut diarahkan untuk menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh ASN di lingkungan Kementerian Hukum.

Melalui Kampus Pengayoman Pancasila, BPSDM Hukum mendorong pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan zaman. Pendekatan pembelajaran berkelanjutan diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai budaya kerja yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas ASN.

Di akhir sesi, narasumber mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan pelayanan publik. ASN di bidang hukum diharapkan mampu menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan dalam kehidupan kerja sehari-hari.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan kompetensi, pembentukan karakter ASN, serta penerapannya dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter ASN Kementerian Hukum yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga kokoh secara moral dan etika.

“Pancasila harus menjadi kompas moral bagi ASN dalam bekerja, mengambil keputusan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengembangan kompetensi harus berjalan seiring dengan penguatan integritas, tanggung jawab, dan nilai-nilai pengayoman,” ujar Johan.

Johan menambahkan, Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen untuk terus mendorong internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam budaya kerja organisasi. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan bagi masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemenag 2027 Rp41,8 Triliun untuk Pendidikan dan Guru

    DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemenag 2027 Rp41,8 Triliun untuk Pendidikan dan Guru

    • 0Komentar

    Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui penyesuaian usulan tambahan anggaran 2027 yang diajukan Kementerian Agama sebesar Rp41,8 triliun. Jumlah dukungan fiskal ini naik dari usulan semula sebesar Rp27,9 triliun.  Penambahan anggaran ini disepakati untuk difokuskan pada tiga program strategis umat, yaitu percepatan revitalisasi madrasah, penguatan kelembagaan Direktorat Jenderal Pesantren, serta afirmasi peningkatan insentif guru […]

  • “Dicari” Lailatul Qadr

    “Dicari” Lailatul Qadr

    • 0Komentar

    Oleh: Muhaemin Latif (Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Alauddin Makassar) 10 malam terakhir bulan Ramadhan adalah momentum yang paling ditunggu bagi umat Islam, khususnya bagi orang-orang yang berpuasa ramadhan. Momen ini sebagaimana diverbalisasi dalam pesan-pesan profetik Nabi Muhammad saw sebagai masa turunnya lailatul qadr. Misalnya, hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad saw mengatakan […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Forum PASTI ADA SOLUSI Episode 15 Edisi Kuala Lumpur, Perkuat Perlindungan dan Kepastian Hukum bagi WNI di Malaysia

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Forum PASTI ADA SOLUSI Episode 15 Edisi Kuala Lumpur, Perkuat Perlindungan dan Kepastian Hukum bagi WNI di Malaysia

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 15 Edisi Kuala Lumpur yang menjadi wadah dialog dan penyelesaian pengaduan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia, Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas; Menteri […]

  • BELLIGERENT ATTITUDE: Perilaku Gemar Bertengkar dan Menyerang

    BELLIGERENT ATTITUDE: Perilaku Gemar Bertengkar dan Menyerang

    • 0Komentar

    Oleh: Munawir Kamaluddin Ada manusia yang merasa dirinya kuat ketika suaranya meninggi, seolah-olah kebenaran hanya lahir dari nada yang keras. Ia merasa benar ketika orang lain tak diberi ruang untuk berbicara, dan merasa menang ketika lawannya terdiam atau tumbang. Namun, tanpa ia sadari, di saat yang sama ia sedang mengalami kekalahan paling sunyi, kalah oleh […]

  • MTQ VIII Korpri Nasional 2026 Resmi Ditutup, Menag Nasaruddin Umar: Al-Qur’an Harus Hadir Dalam Birokrasi

    MTQ VIII Korpri Nasional 2026 Resmi Ditutup, Menag Nasaruddin Umar: Al-Qur’an Harus Hadir Dalam Birokrasi

    • 0Komentar

    Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korpri Tingkat Nasional 2026 resmi berakhir. Menteri Agama RI Prof. KH. Nasaruddin Umar yang menutup langsung kegiatan ini menegaskan, MTQ Korpri tidak boleh berhenti sebagai ajang perlombaan, tetapi harus menjadi momentum menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan birokrasi dan pelayanan publik. Penutupan MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional 2026 berlangsung di Alun-Alun […]

  • Lulusannya Tembus Kedokteran Unhas hingga Mesir, Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Ilmul Yaqin Maros Wisuda 147 Santri

    Lulusannya Tembus Kedokteran Unhas hingga Mesir, Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Ilmul Yaqin Maros Wisuda 147 Santri

    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Ilmul Yaqin Tompobulu, Kabupaten Maros, kembali mencetak generasi Qurani melalui pelaksanaan Haflah At Takharruj Wa Khatmil Qur’an ke-V Tahun 2026 M/1448 H yang digelar di Onyx Ballroom Hotel Myko Makassar, Rabu (24/6/2026). Sebanyak 147 santri resmi diwisuda, termasuk delapan santri penghafal Al-Qur’an 30 juz.Prosesi wisuda berlangsung khidmat diawali kirab santriwan dan […]

expand_less