Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel Fasilitasi Perencanaan Produk Hukum Daerah Sektor Pertanian Bangka Tengah

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi kegiatan Perencanaan Pembentukan Produk Hukum Daerah bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Teleconference Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Babel, Rahmat Feri Pontoh; Ketua Tim Kerja Peraturan Perundang-undangan, Muhamad Iqbal; serta JFT Perancang Peraturan Perundang-undangan. Dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dian Akbarini; Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Mukhti Rahayu Ningsih; serta staf pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan konsultasi tindak lanjut hasil harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati tentang Tata Cara Pemberian Bantuan Sektor Pertanian Tahun 2026. Melalui fasilitasi ini, Kanwil Kemenkum Babel bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah membahas kesesuaian substansi, teknik penyusunan, serta sinkronisasi perencanaan produk hukum daerah dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Divisi P3H Kanwil Kemenkum Babel, Rahmat Feri Pontoh, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah. Menurutnya, konsultasi dan koordinasi seperti ini menjadi langkah penting untuk memastikan setiap produk hukum daerah disusun secara tertib, tepat, dan memiliki landasan hukum yang kuat.

“Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen memberikan fasilitasi, pendampingan, serta penguatan dalam proses pembentukan produk hukum daerah. Setiap rancangan regulasi perlu dikaji secara cermat, baik dari sisi kewenangan, substansi, maupun teknik penyusunan, agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar implementatif dan tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Rahmat Feri Pontoh.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah, Dian Akbarini, menyampaikan terima kasih atas fasilitasi dan pendampingan yang diberikan oleh Kanwil Kemenkum Babel. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperoleh arahan lebih lanjut terkait pengaturan bantuan sektor pertanian dalam kerangka perencanaan regulasi daerah ke depan.

Dalam pembahasan tersebut, disampaikan bahwa program bantuan sektor pertanian pada dasarnya telah memiliki dasar hukum karena telah tercantum dalam Peraturan Daerah tentang RPJMD Tahun 2025–2029, dianggarkan melalui APBD, serta didukung oleh regulasi teknis melalui Peraturan Kepala Daerah. Dengan demikian, secara normatif tidak terdapat kekosongan hukum yang mendesak untuk segera dibentuk dalam bentuk Peraturan Daerah baru.

Meski demikian, Pemerintah Daerah tetap memiliki ruang kewenangan untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada petani melalui regulasi yang lebih komprehensif dan berorientasi jangka panjang. Oleh karena itu, perencanaan pembentukan produk hukum daerah perlu dilakukan secara matang, selektif, dan berdasarkan kebutuhan hukum masyarakat serta arah pembangunan daerah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa fasilitasi yang dilakukan Kanwil Kemenkum Babel merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas regulasi daerah, khususnya dalam sektor strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Produk hukum daerah harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan program pembangunan. Dalam sektor pertanian, regulasi yang baik diharapkan dapat mendukung perlindungan, pemberdayaan, dan peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan,” ujar Johan Manurung.

Johan juga menegaskan bahwa Kanwil Kemenkum Babel siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam seluruh tahapan pembentukan produk hukum daerah, mulai dari perencanaan, penyusunan, harmonisasi, hingga evaluasi. Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan Kanwil Kemenkum Babel akan menghasilkan regulasi yang lebih berkualitas, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman antara Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung dalam penataan serta perencanaan produk hukum daerah. Hasil koordinasi dan konsultasi tersebut diharapkan menjadi dasar bagi perumusan kebijakan hukum daerah yang lebih efektif, terukur, dan selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi antara Kanwil Kemenkum Babel dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam rangka mendukung pembentukan produk hukum daerah yang berkualitas, harmonis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sumsel Meriahkan Hari Pengayoman ke-81 dengan Lomba Masak, 9 Tim Adu Kreativitas

    Kemenkum Sumsel Meriahkan Hari Pengayoman ke-81 dengan Lomba Masak, 9 Tim Adu Kreativitas

    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-81 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menggelar lomba memasak di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Kamis (13/8). Kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti sembilan tim yang berasal dari masing-masing subkoordinator tim kerja di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Parepare Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp60 Miliar Lebih Sepanjang Semester I Tahun 2026

    BPJS Ketenagakerjaan Parepare Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp60 Miliar Lebih Sepanjang Semester I Tahun 2026

    • 0Komentar

    BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada para peserta. Sepanjang periode 1 Januari hingga 2 Juli 2026, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare telah membayarkan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar Rp60.010.297.059 kepada 3.912 kasus klaim. Pembayaran manfaat tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan […]

  • Serahkan 18 SK Pendirian Perseroan Perorangan, Kemenkum Sumsel Jemput Bola ke Pelaku UMK

    Serahkan 18 SK Pendirian Perseroan Perorangan, Kemenkum Sumsel Jemput Bola ke Pelaku UMK

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus mendorong peningkatan legalitas usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan menengah (UMKM) melalui layanan jemput bola percepatan pendaftaran Perseroan Perorangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Pelatihan Kewirausahaan bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Muara Enim, bertempat di Hotel Griya […]

  • Masuk 114 Nasional, Universitas Muslim Indonesia Jadi PTS Nomor 1 di Makassar

    Masuk 114 Nasional, Universitas Muslim Indonesia Jadi PTS Nomor 1 di Makassar

    • 0Komentar

    Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mencatatkan capaian dalam pemeringkatan EduRank sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar. UMI berada di posisi 114 nasional, peringkat 2.999 di Asia, serta menempati urutan keempat di tingkat kota. Di Makassar, tiga besar masih ditempati perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, dan UIN Alauddin Makassar. UMI […]

  • Kakanwil Kemenkum Sumsel Beri Arahan kepada Peserta Program Magang Nasional

    Kakanwil Kemenkum Sumsel Beri Arahan kepada Peserta Program Magang Nasional

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, memberikan arahan kepada peserta Program Magang Nasional Angkatan II Batch I Tahun 2026, bertempat di Ruang Teleconference Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Senin (10/6). Dalam kegiatan tersebut, Maju didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Bulan Mahardika Subekti, Koordinator Tim Kerja Kepegawaian, Tommy, bersama […]

  • Kemenkum Sumsel Edukasi Warga Kuto Batu tentang Sengketa Tanah dan Ketertiban Umum

    Kemenkum Sumsel Edukasi Warga Kuto Batu tentang Sengketa Tanah dan Ketertiban Umum

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus memperkuat kesadaran dan budaya hukum masyarakat melalui kegiatan Penyuluhan Hukum. Kali ini, edukasi hukum menyasar masyarakat Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur Tiga, Kota Palembang, dengan mengangkat tema “Sengketa Tanah dan Gangguan terhadap Ketertiban Umum.” Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan Monitoring Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dan pembuatan video […]

expand_less