Breaking News
light_mode

Jelang Ramadan, Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Sapi Hidup

  • account_circle Jim Geovedi
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan harga sapi hidup menyusul temuan penjualan di atas acuan maksimal pemerintah di tingkat rumah potong hewan (RPH).

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda mengatakan langkah tersebut merupakan arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman untuk menjaga stabilitas harga daging sapi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Keamanan Pangan melakukan inspeksi mendadak di RPH Jatimulya Bekasi dan RPH Dharma Jaya Cakung pada 8 Februari 2026. Dalam inspeksi itu ditemukan indikasi overfaktur penjualan sapi hidup dengan harga Rp 56.500 per kilogram bobot hidup di tingkat RPH.

“Penjualan dengan harga Rp 56.500 per kilogram bukan dilakukan oleh pengusaha penggemukan, melainkan terjadi dalam transaksi lanjutan di tingkat distributor,” ujar Agung di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (11/2/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran, pengusaha penggemukan menjual sapi sesuai ketentuan yakni Rp 55.000–Rp 55.500 per kilogram bobot hidup.

Pemerintah menetapkan batas maksimal harga sapi hidup di tingkat RPH sebesar Rp 56.000 per kilogram bobot hidup agar harga daging di tingkat konsumen tetap sesuai acuan.

Kementerian Pertanian menindaklanjuti temuan tersebut dengan mengundang perusahaan penggemukan sapi dan pengelola RPH guna memastikan kepatuhan terhadap kebijakan harga.

Selain itu, pengawasan distribusi, pengendalian pasokan, serta koordinasi dengan produsen dan distributor terus diperkuat untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan daging sapi menjelang hari besar keagamaan.

Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) Djoni Liano menyatakan pihaknya berkomitmen mengikuti ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah.

“Kami atas nama asosiasi seluruh anggota sampai saat ini masih komit dan mengikuti surat Dirjen dengan harga tersebut,” kata Djoni.

Sementara itu, Direktur Bisnis Perumda Dharma Jaya Irwan Nusyirwan menyatakan pihaknya siap menjaga kepatuhan terhadap harga acuan dan akan berkoordinasi dengan asosiasi serta aparat penegak hukum apabila ditemukan pelanggaran.

“Kami meminta pendampingan kepolisian apabila harus memutus hubungan dengan pemotong yang menjual di atas harga yang ditetapkan,” ujarnya.

  • Penulis: Jim Geovedi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sulsel Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak, Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

    Polda Sulsel Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak, Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

    • 0Komentar

    Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) mengimbau para orang tua untuk meningkatkan perhatian, pengawasan, serta komunikasi dengan anak-anak, khususnya agar tidak berada di lokasi kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi menimbulkan situasi tidak kondusif. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya kepolisian bersama keluarga dan masyarakat dalam memastikan keselamatan anak sekaligus menjaga agar kegiatan penyampaian pendapat […]

  • Harmonisasi 11 Raperwali, Kanwil Kemenkum Sumsel dan Pemkot Lubuk Linggau Sinergi Pembentukan Regulasi

    Harmonisasi 11 Raperwali, Kanwil Kemenkum Sumsel dan Pemkot Lubuk Linggau Sinergi Pembentukan Regulasi

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melaksanakan Rapat Harmonisasi terhadap 11 Rancangan Peraturan Wali Kota (Raperwali) Lubuk Linggau, Rabu (22/07). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap rancangan regulasi daerah memiliki kesesuaian substansi, kewenangan, dan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan. Sebelas Raperwali yang diharmonisasi meliputi Sistem […]

  • Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Sumsel Ikuti Rakor Pembinaan Posbankum Desa/Kelurahan

    Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Sumsel Ikuti Rakor Pembinaan Posbankum Desa/Kelurahan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pembinaan Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan dan Penyelenggaraan Bantuan Hukum Triwulan III Tahun 2026 secara virtual, Senin (24/8). Rapat nasional ini digelar sebagai langkah strategis memperkuat kinerja pembinaan hukum hingga tingkat desa. Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Pembudayaan dan Bantuan Hukum Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), […]

  • Menag Nasaruddin Umar Gagas Ekoteologi di Forum Global untuk Hadapi Krisis Lingkungan

    Menag Nasaruddin Umar Gagas Ekoteologi di Forum Global untuk Hadapi Krisis Lingkungan

    • 0Komentar

    Krisis lingkungan yang semakin kompleks dinilai tidak bisa lagi dipahami semata sebagai persoalan alam. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa akar persoalan tersebut juga menyentuh dimensi moral dan perilaku manusia. Pandangan itu disampaikannya saat mengikuti konferensi internasional yang digelar Kementerian Agama Arab Saudi, Kamis (2/4/2026). Forum yang mempertemukan delapan negara Islam ini semula direncanakan […]

  • Kanwil Kementerian Hukum Babel Konsultasikan Pembentukan Produk Hukum Daerah KI ke Ditjen Kekayaan Intelektual

    Kanwil Kementerian Hukum Babel Konsultasikan Pembentukan Produk Hukum Daerah KI ke Ditjen Kekayaan Intelektual

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan koordinasi dan konsultasi teknis ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dalam rangka pembahasan pembentukan Produk Hukum Daerah tentang Kekayaan Intelektual (KI), Selasa (10/03/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, bersama Analis Kekayaan Intelektual. Dalam pertemuan dengan Direktur […]

  • Milad ke-22 RS Ibnu Sina Makassar, Gelar Donor Darah dan Sunatan Massal Gratis untuk Masyarakat

    Milad ke-22 RS Ibnu Sina Makassar, Gelar Donor Darah dan Sunatan Massal Gratis untuk Masyarakat

    • 0Komentar

    Memeriahkan Milad ke-22, Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf (YW) UMI Makassar menggelar kegiatan sosial berupa donor darah dan sunatan massal gratis, Senin (4/5/2026). Mengusung tema “Melayani Anda adalah Ibadah bagi Kami,” kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta donor darah dan 56 anak yang mengikuti sunatan massal. Ketua panitia, dr. Muhammad Alim Jaya, menjelaskan bahwa […]

expand_less