Breaking News
light_mode

DJKI Respon Cepat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Penggunaan Kedua atas Paten

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • print Cetak

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum merespon cepat Putusan Mahkamah Konstitusi menghidupkan kembali Pasal 4 huruf f Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 65 Tahun 2024. Respon tersebut dilakukan dengan memperkuat kualitas dan kepastian hukum sistem paten melalui penyesuaian tata laksana pemeriksaan dan banding paten, penguatan koordinasi lintas sektor, serta persiapan penyempurnaan regulasi paten.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten Pasal 4 huruf f: “Invensi tidak mencakup: temuan (discovery) berupa: 1. pengguna baru untuk produk yang sudah dan/atau dikenal; dan/atau 2; bentuk baru dari senyawa yang sudah ada yang tidak menghasilkan peningkatan khasiat bermakna dan terdapat perbedaan struktur kimia terkait yang sudah diketahui dari senyawa.”

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar menyampaikan, pasal tersebut mengatur pengecualian terhadap invensi, termasuk penggunaan kedua dan selanjutnya serta bentuk baru dari senyawa yang telah dikenal yang tidak menghasilkan peningkatan khasiat bermakna. Langkah cepat DJKI ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan sistem paten tetap sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi sekaligus memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi inovasi dan kepastian hukum bagi para pemangku kepentingan.

“Kementerian Hukum menghormati putusan Mahkamah Konstitusi dan akan melaksanakan putusan tersebut. DJKI akan memastikan pelaksanaannya diterjemahkan secara tepat dalam proses pemeriksaan dan banding paten, sehingga memberikan kepastian hukum bagi para pemohon dan pemegang paten,” ujar Hermansyah dalam wawancara di Gedung DJKI, Jakarta pada Selasa, 15 September 2026.

Menurut Hermansyah, keberlakuan kembali norma tersebut memberikan konsekuensi langsung terhadap pelaksanaan pemeriksaan paten. Karena itu, DJKI akan melakukan penyesuaian terhadap standar operasional prosedur (SOP) pemeriksaan dan banding paten, terutama pada sektor farmasi, agar proses pemeriksaan tetap konsisten dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Penyesuaian SOP merupakan bagian dari upaya kami memastikan proses pemeriksaan dan banding paten dapat berjalan sesuai dengan norma yang telah ditegaskan kembali oleh Mahkamah Konstitusi. Hal ini penting untuk menjaga kualitas pemeriksaan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan,” jelas Hermansyah.

Hermansyah menambahkan, penguatan sistem paten tidak hanya dilakukan melalui aspek teknis pemeriksaan, tetapi juga melalui koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. DJKI akan memperkuat koordinasi kelembagaan antara otoritas kekayaan intelektual, sektor kesehatan, perlindungan konsumen, serta elemen masyarakat sipil untuk membangun pemahaman dan pelaksanaan kebijakan yang selaras.

“Sistem paten perlu ditempatkan dalam ekosistem yang lebih luas. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi penting agar kebijakan paten dapat memberikan kepastian hukum sekaligus mempertimbangkan kepentingan inovasi, industri, dan masyarakat,” kata Hermansyah.

Lebih lanjut, Kementerian Hukum juga akan menindaklanjuti putusan tersebut melalui penyempurnaan kerangka regulasi paten. DJKI akan menyiapkan Naskah Akademik dan rancangan perubahan Undang-Undang Paten untuk selanjutnya diusulkan dalam evaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2027.

Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan pengaturan dalam Undang-Undang Paten tetap konsisten dengan perkembangan hukum dan putusan Mahkamah Konstitusi. Dengan demikian, tindak lanjut putusan tidak hanya dilakukan pada tingkat teknis melalui penyesuaian prosedur pemeriksaan, tetapi juga melalui penyempurnaan kerangka hukum paten secara menyeluruh.

Hermansyah menegaskan bahwa sistem paten harus mampu memberikan pelindungan yang kuat terhadap invensi sekaligus memastikan hal tersebut diberikan berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Menurutnya, kepastian hukum dan kualitas pemeriksaan merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem kekayaan intelektual yang dapat mendorong inovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami akan memastikan pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi berjalan secara konsisten, baik melalui penguatan proses pemeriksaan maupun penyempurnaan regulasi. Dengan demikian, sistem paten Indonesia dapat terus memberikan pelindungan yang berkualitas dan kepastian hukum bagi para pemangku kepentingan,” pungkas Hermansyah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, siap mendorong para inventor, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung untuk memahami pentingnya perlindungan paten sebagai bagian dari ekosistem inovasi dan pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan.

“Kanwil Kemenkum Babel berkomitmen menghadirkan layanan kekayaan intelektual yang profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pemohon paten,” pungkas Johan.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raphinha Cetak Hattrick, Barcelona Pesta Tujuh Gol ke Gawang Racing Santander

    Raphinha Cetak Hattrick, Barcelona Pesta Tujuh Gol ke Gawang Racing Santander

    • 0Komentar

    Barcelona tampil perkasa saat menghadapi Racing Santander dalam lanjutan kompetisi La Liga Spanyol. Bermain di Stadion Camp Nou, Rabu (16/9/2026), Blaugrana meraih kemenangan telak dengan skor 7-2. Kapten Barcelona, Raphinha, menjadi bintang pertandingan setelah mencetak hattrick. Pemain asal Brasil tersebut membobol gawang Racing Santander pada menit ke-25, 42, dan 67. Barcelona membuka pesta gol melalui […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti “PASTI ADA SOLUSI” Episode 10 Bersama Menteri Hukum dan Perhimpunan INTI

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti “PASTI ADA SOLUSI” Episode 10 Bersama Menteri Hukum dan Perhimpunan INTI

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 10 Bersama Menteri Hukum yang digelar secara hibrida melalui kolaborasi Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Jumat (7/8/2026). Kegiatan diikuti Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, bersama Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan […]

  • Lawan Real Madrid di Bernabeu, Emil Audero Berpeluang Debut Bersama Rayo Vallecano

    Lawan Real Madrid di Bernabeu, Emil Audero Berpeluang Debut Bersama Rayo Vallecano

    • 0Komentar

    Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, berpeluang debut di La Liga saat Rayo Vallecano melawat ke Santiago Bernabeu menghadapi Real Madrid, Minggu (13/9/2026). Kesempatan ini terbuka lebar menyusul cedera serius yang dialami kiper utama Rayo Vallecano, Augusto Batalla, yang dipastikan absen cukup lama. Batalla mengalami benturan keras di bagian tulang kering kanan saat berduel dengan penyerang […]

  • Menteri Hukum Tinjau Booth Indikasi Geografis di Kanwil Kemenkum Babel

    Menteri Hukum Tinjau Booth Indikasi Geografis di Kanwil Kemenkum Babel

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, mendampingi Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, meninjau Booth Indikasi Geografis pada kegiatan kunjungan kerja di Balai Pengayoman Kanwil Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (21/05/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Min Usihen, Staf Khusus Menteri Hukum, Carman Ansari, para […]

  • Ikuti Apel Bersama Kemenko Kumham Imipas, Kemenkum Sumsel Perkuat Sinergi dan Komitmen Pelayanan

    Ikuti Apel Bersama Kemenko Kumham Imipas, Kemenkum Sumsel Perkuat Sinergi dan Komitmen Pelayanan

    • 0Komentar

    LKepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, bersama seluruh jajaran mengikuti Apel Pagi Bersama di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (27/7). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan disiplin, serta menyatukan komitmen dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin profesional […]

  • Fakultas Psikologi UNM Gelar Bimtek Persiapan Evaluasi Lapangan Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi

    Fakultas Psikologi UNM Gelar Bimtek Persiapan Evaluasi Lapangan Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi

    • 0Komentar

    Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persiapan Evaluasi Lapangan Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi pada Sabtu–Ahad, 6–7 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, tim kerja pembukaan program studi profesi, serta dosen yang terlibat dalam persiapan penyelenggaraan pendidikan profesi psikologi. Kegiatan BIMTEK ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Psikologi […]

expand_less