Breaking News
light_mode

Kemenkum Sumsel Gelar Seleksi Masuk Poltekpin 2026, Skor Tertinggi Peserta 493

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kanwil Kemenkum Sumsel) menggelar Seleksi Penerimaan Calon Mahasiswa Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) Tahun Anggaran 2026 di Kantor Regional VII BKN Palembang, Minggu (27/9).

Pelaksanaan ujian ini dipantau langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan pusat. Hadir meninjau jalannya seleksi antara lain Kepala Kantor Wilayah Maju Amintas Siburian, Kepala Divisi PPPH Nur ‘Ainun, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Bulan Mahardika Subekti, Koordinator SDM Tommy, jajaran panitia Kanwil, Tim Pengawasan Inspektorat Jenderal, Tim Pendamping Biro SDM Sekretariat Jenderal, serta panitia dari BKN.

Seleksi kali ini terbagi ke dalam dua sesi, yakni Sesi 2 dan Sesi 3, dengan total keseluruhan peserta terdaftar sebanyak 299 orang. Dari total 190 peserta yang terjadwal di Sesi 2, sebanyak 188 peserta hadir mengikuti ujian, sementara 2 orang peserta tercatat tidak hadir. Pada sesi ini, perolehan nilai tertinggi diraih oleh Muhammad Irvan Khadafi dengan skor 480, Nicolas Simanungkalit dengan skor 477, dan Nadya Putri Ramadhani dengan skor 470.

Tingkat kehadiran penuh tercapai pada pelaksanaan Sesi 3, di mana seluruh 109 peserta yang terdaftar hadir mengikuti tes. Persaingan ketat di sesi penutup ini menghasilkan perolehan nilai impresif dengan skor puncak mencapai 493. Tiga peserta dengan nilai teratas pada Sesi 3 yaitu Regina Aulia Kuswara dengan skor 493, Andreyas Valentino dengan skor 486, dan Rio Okta Ramadhan dengan skor 457.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sumsel, Maju Amintas Siburian, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat serta memotivasi para peserta seleksi.

“Kami sangat bersyukur seluruh rangkaian seleksi hari ini berjalan tertib, aman, dan tanpa kendala. Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada tim BKN, Inspektorat Jenderal, Biro SDM Sekretariat Jenderal, serta seluruh panitia daerah yang telah mengawal proses ini dengan penuh integritas,” ujar Kakanwil.

Ia juga menambahkan pesan bagi para peserta yang telah berjuang. “Seleksi ini adalah pintu awal pengabdian kepada bangsa dan negara melalui Kementerian Hukum. Bagi peserta yang telah meraih hasil terbaik, jadikan ini modal awal untuk terus berprestasi. Kami berharap lahir calon-calon mahasiswa Poltekpin yang tidak hanya unggul secara akademis dan kompetensi, tetapi juga memiliki integritas serta loyalitas tinggi dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sumsel Berikan Penyuluhan Hukum kepada Guru SD di Palembang

    Kemenkum Sumsel Berikan Penyuluhan Hukum kepada Guru SD di Palembang

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Pejabat Fungsional Tertentu Penyuluh Hukum melaksanakan kegiatan Penyuluhan Hukum ke Sekolah di SD Islam AZ-ZAHRAH Palembang (30/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman hukum sekaligus membangun kesadaran hukum di lingkungan pendidikan. Penyuluhan hukum dilaksanakan berdasarkan permohonan dari SD Islam AZ-ZAHRAH Palembang dan ditindaklanjuti oleh Kepala Divisi […]

  • Kemenkum Sumsel Sambut Hangat Peserta Mudik Bersama Kementerian Hukum 2026

    Kemenkum Sumsel Sambut Hangat Peserta Mudik Bersama Kementerian Hukum 2026

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menyambut kedatangan peserta Mudik Bersama Kementerian Hukum Tahun 2026. Kegiatan penyambutan tersebut dilaksanakan di Kantor Wilayah Kemenkum Sumsel, sebagai bagian dari rangkaian program mudik bersama yang difasilitasi oleh Kementerian Hukum dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Peserta mudik yang tiba di Palembang disambut langsung oleh Kepala […]

  • Puasa dan Kepemimpinan dalam Islam

    Puasa dan Kepemimpinan dalam Islam

    • 0Komentar

    Oleh: DR KH Masrur Makmur La Tanro, Ketua MUI Provinsi Bali/Presidium IAPIM/ Ketua ISMI Bali. Puasa dalam Islam bukan sekadar ibadah personal yang bersifat ritual, melainkan proses pembinaan karakter yang berdampak sosial. Ia membentuk manusia yang bertakwa, dan dari ketakwaan itulah lahir kepemimpinan yang adil dan berintegritas. Karena itu, relasi antara puasa dan kepemimpinan dalam […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Perkuat Pembinaan Posbankum dan Penyelenggaraan Bantuan Hukum Triwulan III Tahun 2026

    Kanwil Kemenkum Babel Perkuat Pembinaan Posbankum dan Penyelenggaraan Bantuan Hukum Triwulan III Tahun 2026

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka pelaksanaan pembinaan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan serta penyelenggaraan Bantuan Hukum Triwulan III Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (24/8/2026). Kegiatan diikuti Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, melalui Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat […]

  • Buku “Imaji NU Masa Depan” Tawarkan Konvergensi Kemitraan dan Kekritisan Menuju Muktamar NU ke-35

    Buku “Imaji NU Masa Depan” Tawarkan Konvergensi Kemitraan dan Kekritisan Menuju Muktamar NU ke-35

    • 0Komentar

    Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Jombang, sebuah buku berjudul Imaji NU Masa Depan: Konvergensi Kemitraan dan Kekritisan hadir menawarkan gagasan baru mengenai arah khidmah dan masa depan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Buku ini hadir di tengah berbagai publikasi yang turut menyemarakkan Muktamar NU ke-35. Namun, Imaji NU Masa Depan menawarkan perspektif yang berbeda, yakni […]

  • Dian Ekowati, Guru Besar Bidang Ilmu Studi Keorganisasian Universitas Airlangga, dan Ketua Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas Airlangga

    Ilusi Koordinasi dan Fragmentasi Pengetahuan dalam Reformasi Birokrasi

    • 0Komentar

    Dalam satu dekade terakhir, Indonesia menunjukkan kemajuan yang nyata dalam tata kelola formal. Akuntabilitas kinerja kementerian dan lembaga meningkat; perencanaan semakin tertata; penganggaran lebih sistematis; dan pelaporan kinerja kian rapi. Secara administratif, organisasi publik terlihat semakin matang dan terkelola. Namun, di balik kemajuan tersebut, muncul pertanyaan besar: mengapa capaian pembangunan lintas sektor justru semakin bergerak […]

expand_less