Breaking News
light_mode

Ketua Umum Gerbang Tani Raih Doktor Pangan di UB

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • print Cetak

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani), Idham Arsyad, resmi meraih gelar Doktor pada Program Studi Ilmu Ketahanan Nasional, Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya (UB), setelah mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka yang digelar di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (14/7).

Dalam sidang promosi doktor tersebut, Idham mengangkat disertasi berjudul “Resiliensi Sistem Pangan dalam Menunjang Ketahanan Nasional Melalui Strategi Contract Farming (Studi Kasus PT Food Station Tjipinang Jaya DKI Jakarta).” Penelitian ini menawarkan model konseptual baru, Behavioral-Institutional Resilience Contract Farming (BIRCF), yang menekankan bahwa penguatan kelembagaan petani merupakan fondasi utama dalam membangun sistem pangan nasional yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan kuantitatif terhadap petani mitra di sejumlah sentra produksi pangan, penelitian tersebut menunjukkan bahwa kelembagaan petani menjadi faktor paling dominan dalam keberhasilan implementasi contract farming, bahkan lebih menentukan dibanding karakteristik individu petani. Model yang dikembangkan juga mengintegrasikan perspektif perilaku, kelembagaan, dan ketahanan pangan sebagai sebuah kerangka kebijakan yang relevan menghadapi tantangan perubahan iklim, dinamika geopolitik, hingga ketidakpastian rantai pasok pangan.

Idham Arsyad yang juga menjabat sebagai Koordinator Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menegaskan bahwa disertasinya tidak berhenti pada tataran akademik, tetapi diarahkan sebagai rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan untuk memperkuat ekosistem pangan nasional.

“Ketahanan pangan tidak cukup dibangun melalui peningkatan produksi semata. Yang jauh lebih penting adalah membangun kelembagaan petani yang kuat, kemitraan yang adil, akses pasar yang berkelanjutan, serta tata kelola yang mampu meningkatkan resiliensi seluruh sistem pangan. Saya berharap hasil penelitian ini dapat menjadi referensi ilmiah sekaligus masukan kebijakan dalam memperkuat ketahanan nasional melalui sektor pangan,” ujar Dr. Idham Arsyad.

Disertasi tersebut juga menyoroti pentingnya transformasi pola contract farming dari sekadar hubungan transaksi jual beli menjadi instrumen pembangunan kapasitas petani. Dengan demikian, kemitraan antara petani, BUMD pangan, pemerintah, dan pelaku usaha dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Sebagai Ketua Umum Gerbang Tani, capaian akademik Idham dipandang semakin memperkuat legitimasi organisasi dalam mendorong agenda pemberdayaan petani dan nelayan berbasis riset. Perpaduan antara pengalaman organisasi, praktik kebijakan publik, dan penguasaan akademik diharapkan melahirkan berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan pangan Indonesia secara lebih komprehensif.

Raihan gelar doktor ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan pertanian modern membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya berpengalaman di lapangan, tetapi juga ditopang oleh landasan ilmiah yang kuat. Di tengah meningkatnya tantangan ketahanan pangan global, hasil penelitian Dr. Idham Arsyad menawarkan perspektif progresif bahwa investasi pada kelembagaan petani, tata kelola kemitraan, dan penguatan resiliensi sistem pangan merupakan strategi penting untuk memperkokoh ketahanan nasional sekaligus mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadan, Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Sapi Hidup

    Jelang Ramadan, Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Sapi Hidup

    • 0Komentar

    Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan harga sapi hidup menyusul temuan penjualan di atas acuan maksimal pemerintah di tingkat rumah potong hewan (RPH). Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda mengatakan langkah tersebut merupakan arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman untuk menjaga stabilitas harga daging sapi menjelang Ramadan […]

  • Kemenag Usulkan 630 Ribu Formasi PPPK untuk Guru Madrasah Swasta

    Kemenag Usulkan 630 Ribu Formasi PPPK untuk Guru Madrasah Swasta

    • 0Komentar

    Kementerian Agama menindaklanjuti aspirasi guru madrasah swasta dengan mengusulkan 630 ribu formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kemenag juga memastikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang sempat terlambat pencairannya, akan dibayarkan. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno dalam pertemuan dengan para guru madrasah bersama para anggota DPR RI di komplek parlemen, Senayan, […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Tingkatkan Akurasi Data Fidusia Melalui Sinkronisasi dengan Notaris Kabupaten Bangka

    Kanwil Kemenkum Babel Tingkatkan Akurasi Data Fidusia Melalui Sinkronisasi dengan Notaris Kabupaten Bangka

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) melaksanakan kegiatan sinkronisasi data fidusia pada Notaris di wilayah Kabupaten Bangka pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di Kantor Notaris Bangka. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Johan Manurung yang diwakili oleh Kepala Bidang Administrasi Hukum Umum dan jajaran, dengan tujuan untuk meningkatkan akurasi […]

  • Perkuat Evaluasi Produk Hukum Daerah, Kemenkum Sumsel Terima Koordinasi Pemkot Palembang

    Perkuat Evaluasi Produk Hukum Daerah, Kemenkum Sumsel Terima Koordinasi Pemkot Palembang

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menerima kunjungan Pemerintah Kota Palembang dalam rangka koordinasi terkait perkembangan pelaksanaan Analisis dan Evaluasi (ANEV) produk hukum daerah, bertempat di Ruang Rapat Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rabu (2/9/2026). Analis Hukum Ahli Muda Pemerintah Kota Palembang, Ferry Rama Yulius dan Moch Arridea Viri P, diterima langsung oleh […]

  • Perang Dalam Hukum Internasional

    Perang Dalam Hukum Internasional

    • 0Komentar

    Oleh: Fadli Andi Natsif (Dosen Pasca-sarjana Prodi Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar) Hukum internasional sering menjadi sorotan ketika perang tidak kunjung dapat diselesaikan secara damai. Ekspektasi terhadap fungsi Hukum Internasional sangat dinanti dalam menyelesaikan konflik yang terjadi antar-negara. Ketidakoptimalan Hukum Internasional dalam mengatasi konflik yang terjadi, sehingga ada yang meragukan eksistensi Hukum Internasional sebagai sebuah […]

  • Dukung Mobilitas Tenaga Kerja Global, Kanwil Kemenkum Sumsel Layani Apostille Dokumen Notaris Tujuan Jepang

    Dukung Mobilitas Tenaga Kerja Global, Kanwil Kemenkum Sumsel Layani Apostille Dokumen Notaris Tujuan Jepang

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan akuntabel bagi masyarakat yang memiliki urusan administrasi di luar negeri. Pada Senin (16/3), tim layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) memfasilitasi kebutuhan legalisasi internasional melalui layanan Apostille. Layanan ini menjadi solusi efisien bagi warga Sumatera Selatan dalam mengesahkan dokumen publik agar diakui secara […]

expand_less