Breaking News
light_mode

Usai Dilantik Jadi Dirjen Pesantren, Basnang Said Perkuat Perencanaan Program dan Penganggaran

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • print Cetak

Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI, Basnang Said, langsung bergerak memperkuat perencanaan program dan penganggaran setelah resmi dilantik oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, pada 15 September 2026.

Pelantikan Basnang Said sekaligus menandai mulai beroperasinya Direktorat Jenderal Pesantren sebagai satuan kerja baru setingkat Eselon I dalam struktur organisasi Kementerian Agama.

Basnang menegaskan, Ditjen Pesantren harus mampu memperlihatkan capaian yang nyata dan bermakna bagi pesantren dalam 100 hari pertama masa kerjanya.

“Dalam 100 hari pertama, Direktorat Jenderal Pesantren harus mampu menunjukkan capaian yang bermakna bagi pesantren. Sebelum tahun 2027, capaian itu harus bisa kita tunjukkan kepada Menteri Agama,” ujar Basnang Said.

Menurutnya, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran. Penguatan Ditjen Pesantren harus bertumpu pada tiga fungsi utama pesantren, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Penataan organisasi dan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam membangun fondasi kelembagaan Ditjen Pesantren sebagai unit baru di lingkungan Kementerian Agama.

“Ditjen Pesantren sudah resmi terbentuk. Tanggung jawab pelaksanaannya sekarang kita emban bersama,” kata Basnang yang juga menjabat Ketua Komisi Pesantren Majelis Ulama Indonesia.

Sejumlah program strategis menjadi perhatian, di antaranya digitalisasi pesantren, peningkatan sanitasi, penguatan pemberdayaan masyarakat serta pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pesantren.

Basnang juga mengingatkan agar penyerapan anggaran tidak hanya berorientasi pada kegiatan administratif. Setiap anggaran yang digunakan harus menghasilkan manfaat serta capaian yang jelas dan dapat diukur.

Alumni Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang

Basnang Said merupakan putra Sulawesi Selatan yang pernah menempuh pendidikan selama enam tahun di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo.

Pengalaman sebagai santri serta rekam jejak panjangnya dalam mengurus pendidikan pesantren menjadi modal penting dalam menjalankan amanah sebagai Dirjen Pesantren pertama Kementerian Agama RI.

Sebelum dilantik menjadi Dirjen Pesantren, Basnang Said dipercaya menjabat Direktur Pesantren pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Berbagai program nasional telah dilaksanakan saat dirinya menjabat Direktur Pesantren. Salah satunya Musabaqah Qira’atil Kutub Internasional (MQKI) yang dipusatkan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Pelaksanaan MQKI tersebut berlangsung sukses dan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Wajo serta Pondok Pesantren As’adiyah sebagai salah satu pusat pendidikan dan pengembangan tradisi keilmuan Islam di Indonesia.

Keberhasilan kegiatan tersebut juga memperlihatkan kemampuan Basnang dalam membangun kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pesantren, ulama, santri, dan masyarakat.

Kehadiran Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren membawa harapan besar, khususnya bagi kalangan pesantren di Sulawesi Selatan. Kebijakan Ditjen Pesantren diharapkan semakin memperkuat pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan santri dan tenaga pendidik pesantren.

Keterangan foto:
Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI, Basnang Said, memperkuat perencanaan program dan penganggaran setelah resmi dilantik sebagai Dirjen Pesantren.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Pemkot dan Muhammadiyah Diperkuat, Munafri Targetkan Program Nyata untuk Warga

    Sinergi Pemkot dan Muhammadiyah Diperkuat, Munafri Targetkan Program Nyata untuk Warga

    • 0Komentar

    Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan organisasi Muhammadiyah di Kota Makassar. Fokusnya, dalam berbagai sektor strategis seperti pembangunan, pengelolaan sampah, hingga pengembangan urban farming. Hal tersebut disampaikan Munafri, yang akrab disapa Appi saat memberikan sambutan pada kegiatan Syawalan 1447 H Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar, yang digelar di […]

  • Akademisi UIII & Unusia Luncurkan Buku Istiqlal untuk Dunia

    Akademisi UIII & Unusia Luncurkan Buku Istiqlal untuk Dunia

    • 0Komentar

    Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) sekaligus Intelektual Muda Nahdlatul Ulama, Dr. Muhammad Aras Prabowo, resmi meluncurkan buku Istiqlal untuk Dunia pada rangkaian Rukun Festival 2026, Sabtu (12/7/2026). Buku yang ditulis bersama Farid F. Saenong Akademisi Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan dieditori Mas’ud Halimin tersebut menawarkan perspektif baru mengenai peran Masjid Istiqlal sebagai pusat […]

  • Menag: Media Harus Jadi Perekat Persatuan dan Penjaga Keseimbangan Informasi

    Menag: Media Harus Jadi Perekat Persatuan dan Penjaga Keseimbangan Informasi

    • 0Komentar

    Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran media massa dalam menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial. Hal itu disampaikannya dalam bincang-bincang bersama sejumlah media di Makassar yang turut dihadiri Ketua PWI Sulawesi Selatan terpilih, Suwardi Thahir, Ahad (14/6/2026). Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Utama Harian Fajar Faisal Palapa, […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Munggahan dan Silaturahmi Pegawai Sambut Ramadan 1447 H

    Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Munggahan dan Silaturahmi Pegawai Sambut Ramadan 1447 H

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) mengikuti kegiatan Munggahan dan Silaturahmi Pegawai dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M yang diselenggarakan terpusat di Graha Pengayoman dan diikuti secara daring oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Hukum, Kamis (12/2). Hadir di Aula Musi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Alkana Yudha, Kepala Divisi […]

  • ASN Kemenag Gowa Galang Sedekah Pohon, Gerakan Sejuta Matoa untuk Selamatkan Sumber Air Sulsel

    ASN Kemenag Gowa Galang Sedekah Pohon, Gerakan Sejuta Matoa untuk Selamatkan Sumber Air Sulsel

    • 0Komentar

    Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Gowa menggagas gerakan sedekah pohon matoa sebagai bagian dari program penghijauan dan pelestarian lingkungan. Melalui aksi kolektif ini, ribuan bibit dibeli, didistribusikan lintas daerah, hingga diwajibkan untuk ditanam oleh seluruh ASN dan P3K. Gerakan tersebut resmi diluncurkan dalam agenda Launching Penanaman Sejuta Pohon Matoa pada 10 Maret […]

  • Nuzulul Quran, Literasi Digital, dan Bahaya Informasi Palsu Kesehatan

    Nuzulul Quran, Literasi Digital, dan Bahaya Informasi Palsu Kesehatan

    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Fadlhy Azhar (ASN pada Direktorat Pesantren Kementerian Agama) Ramadhan adalah periode waktu yang penting bagi umat Islam, hal tersebut menandai momen ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang disebut Nuzulul Quran. Peristiwa ini bukan hanya tentang agama dan sejarah; Ini adalah masalah besar dari dimulainya literasi di dunia Islam. […]

expand_less