Breaking News
light_mode

Nasaruddin Umar Akan Kumpulkan Imam Seluruh Dunia di IGIC 2026

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • print Cetak

Indonesia bersiap menjadi titik temu para imam dan pemimpin keagamaan dunia melalui penyelenggaraan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026, sebuah forum internasional yang mengusung tema “Mosque Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace.” Agenda yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September 2026 ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai episentrum dialog Islam moderat, diplomasi keagamaan, dan perdamaian global.

Konferensi yang diinisiasi melalui jejaring Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) tersebut dirancang menghadirkan imam-imam berpengaruh dari berbagai negara dan tokoh keagamaan dunia untuk membahas peran masjid sebagai pusat harmoni sosial dan peradaban.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa imam masjid memegang posisi yang sangat strategis dalam membangun arah peradaban umat. Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian kegiatan konsolidasi dan penguatan jaringan imam yang digelar IPIM di Makassar.

Menurut Nasaruddin Umar, masjid tidak hanya berfungsi sebagai ruang ibadah, tetapi juga ruang transformasi nilai dan pembentukan peradaban.

“Imam adalah moderator atau perantara manusia dengan Tuhannya, sementara masjid adalah meeting point pertemuan manusia dengan Tuhannya. Karena itu imam memiliki tanggung jawab besar menjaga nilai-nilai Islam yang damai, moderat, dan menghadirkan kasih sayang bagi seluruh umat manusia,” ujar Nasaruddin Umar.

Ia menambahkan bahwa konsolidasi imam yang telah dilakukan di berbagai wilayah Indonesia merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi sosial-keagamaan dari tingkat akar rumput hingga panggung internasional.

“Kita ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menghadirkan wajah Islam yang ramah, inklusif, dan penuh kasih sayang. Indonesia akan tampil sebagai pusat peradaban dunia Islam modern. Kita hadir untuk membawa pencerahan dan menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang menghadirkan kedamaian, bukan ketegangan,” lanjutnya.

Melalui IGIC 2026, pemerintah dan jejaring imam berharap lahir kolaborasi lintas negara yang memperkuat diplomasi keagamaan dan membangun narasi global tentang Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Sementara itu, Ketua Steering Committee IGIC 2026 sekaligus Dewan Pengurus Pusat IPIM, M. Sabilul Alif, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan menuju konferensi internasional tersebut telah dimulai melalui program “Bridging Road to IGIC 2026” yang digelar di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, Sulawesi Selatan menjadi salah satu titik penting dalam menyatukan visi para imam sebelum forum internasional digelar.

“Road to IGIC 2026 bukan sekadar sosialisasi kegiatan, tetapi gerakan menyatukan visi para imam bahwa mereka memiliki misi besar untuk menyebarkan toleransi dan perdamaian. Masjid harus menjadi pusat harmoni dan penguatan persatuan masyarakat,” kata Sabilul Alif.

Ia menegaskan bahwa imam saat ini tidak lagi hanya dipandang sebagai pemimpin ibadah, tetapi juga agen pembangunan sosial, penguat moderasi beragama, serta penjaga ketahanan masyarakat menghadapi tantangan zaman.

“Kami ingin konferensi ini menjadi momentum dunia melihat bahwa Indonesia memiliki model keberagamaan yang inklusif dan berorientasi pada kemanusiaan. Imam harus hadir membimbing generasi muda menghadapi tantangan radikalisme, intoleransi, krisis nilai, hingga disrupsi teknologi. Dari masjid, kita membangun masa depan,” ujarnya.

Selain penguatan kapasitas imam, IGIC 2026 juga diharapkan mendorong perhatian yang lebih besar terhadap kesejahteraan imam dan keluarganya agar mereka dapat menjalankan peran pembinaan umat secara lebih optimal.

Dengan mempertemukan para imam dari berbagai belahan dunia, IGIC 2026 diproyeksikan menjadi salah satu forum keagamaan internasional terbesar yang menegaskan peran Indonesia sebagai simpul dialog, harmoni, dan perdamaian global berbasis nilai-nilai Islam moderat.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sumsel Perkuat Responsivitas Layanan Lewat Forum Pengaduan

    Kemenkum Sumsel Perkuat Responsivitas Layanan Lewat Forum Pengaduan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan pengaduan masyarakat yang cepat, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 7 yang diselenggarakan Kementerian Hukum Republik Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Teleconference Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Jumat […]

  • Capaian Kinerja Triwulan III, Kemenkum Babel telah Harmonisasikan 13 Ranperda dan 46 Ranperkada

    Capaian Kinerja Triwulan III, Kemenkum Babel telah Harmonisasikan 13 Ranperda dan 46 Ranperkada

    • 0Komentar

    Selama Triwulan III Tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan harmonisasi terhadap 13 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), 46 Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada). Secara keseluruhan, dari Januari sampai dengan September Kanwil Kemenkum Babel telah melakukan pengharmonisasian sebanyak 166 Ranperda dan Ranperkada. Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, […]

  • Kemenkum Sumsel Gencarkan Sosialisasi Perseroan Perorangan di Prabumulih

    Kemenkum Sumsel Gencarkan Sosialisasi Perseroan Perorangan di Prabumulih

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Divisi Pelayanan Hukum mendorong penguatan legalitas pelaku usaha mikro dan kecil melalui kegiatan koordinasi dan sosialisasi layanan Perseroan Perorangan di Kota Prabumulih. Kegiatan yang dilaksanakan Tim Pelayanan AHU pada Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan jajaran perangkat daerah, di antaranya Kepala Bidang UMK Dinas Koperasi […]

  • Kemenkum Sumsel Dukung Penguatan Zona Integritas dan Kolaborasi Pengawasan Pelayanan Publik Ombudsman

    Kemenkum Sumsel Dukung Penguatan Zona Integritas dan Kolaborasi Pengawasan Pelayanan Publik Ombudsman

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kakanwil Kemenkum Sumsel), Maju Amintas Siburian, menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Pencanangan Zona Integritas yang diselenggarakan oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan (20/5). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra, Sekretaris Jenderal Ombudsman RI, Suganda Pandapotan Pasaribu, Pengampu Wilayah Ombudsman RI Sumatera Selatan, […]

  • Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

    Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

    • 0Komentar

    Banyak hoaks terkait kasus kekerasan seksual yang dibuat menjadi konten disinformasi di media sosial dan secara sengaja diframing untuk menyerang Menteri Agama Nasaruddin Umar. Menteri Agama Nasaruddin Umar kembali menegaskan sikapnya bahwa tidak ada toleransi untuk tindak kekesaran dan pelecehan, baik fisik, verbal, maupun seksual. “Sikap saya terkait tindak kakerasan seksual itu jelas dan tegas. […]

  • Promosi Jadi Wadansatbrimob Polda Metro Jaya, AKBP Supriadi Rahman Tinggalkan Kesan Mendalam di Takalar

    Promosi Jadi Wadansatbrimob Polda Metro Jaya, AKBP Supriadi Rahman Tinggalkan Kesan Mendalam di Takalar

    • 0Komentar

    Kepemimpinan di Polres Takalar resmi berganti. Jabatan Kapolres Takalar kini diemban AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K., menggantikan AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M., yang mendapat promosi jabatan sebagai Wadansatbrimob Polda Metro Jaya Pergantian tersebut menandai berakhirnya masa tugas AKBP Supriadi di Kabupaten Takalar setelah menjalankan berbagai program kepolisian yang mendapat apresiasi dari masyarakat dan sejumlah elemen […]

expand_less