Breaking News
light_mode

RS UIN Alauddin Makassar Resmi Layani Peserta BPJS Kesehatan, Wujud Komitmen 17 Program Prioritas Presiden

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

Mulai Jumat, 22 Mei 2026, Rumah Sakit (RS) UIN Alauddin Makassar resmi melayani peserta BPJS Kesehatan setelah menjalin kerja sama pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sekaligus peresmian kerja sama yang berlangsung di Kampus I UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) dr. Prihati Pujowaskito, bersama Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, yang dirangkaikan dengan agenda kuliah umum bagi civitas akademika.

Dalam keterangannya, Direktur Utama BPJS Kesehatan, dr. Prihati Pujowaskito, menyampaikan bahwa perluasan kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam mengeksekusi instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Sesuai dengan perintah Bapak Presiden, Prabowo Subianto, bahwa di dalam 17 program prioritas, yang nomor tujuh adalah peningkatan medis kesehatan. Kita akan selalu melakukan perbaikan-perbaikan dalam hal akses, kualitas, dan perlindungan finansial kepada peserta JKN,” ujar dr. Prihati.

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, RS UIN Alauddin dinyatakan sangat layak untuk dikerjasamakan karena telah memenuhi standar pelayanan kesehatan yang berlaku. Dr. Prihati berharap kehadiran layanan JKN di RS ini dapat mempermudah masyarakat sekitar dalam mengakses pengobatan tanpa perlu mengkhawatirkan faktor biaya.

“Jangan sampai ada rakyat yang jatuh miskin karena biaya berobat,” tegasnya.

Usai melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas rumah sakit, dr. Prihati memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan infrastruktur RS UIN Alauddin yang dinilai sudah setara dengan standar regulasi terbaru Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Beberapa poin keunggulan fasilitas RS UIN Alauddin Makassar antara lain; Kamar Rawat Inap Standar (KRIS): Kamar kelas 3 (Kelas C) di RS ini didesain lebih lega. Jika aturan Kemenkes menetapkan minimal empat tempat tidur per kamar, RS UIN Alauddin justru hanya mengisi tiga tempat tidur demi kenyamanan pasien.

Keunggulan lainnya ruangan yang lebih luas dan memenuhi standar KRIS, yang berguna untuk menurunkan angka infeksi nosokomial (infeksi yang didapat di RS) serta mempercepat proses kesembuhan pasien.

Kapasitas Memadai. Jumlah tempat tidur pasien, ruang ICU, instalasi UGD, hingga Kamar Operasi (OK) dinyatakan sangat mumpuni untuk kapasitas rumah sakit kelas C.

Merespons kerja sama ini, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Momentum ini dinilai sebagai pencapaian bersejarah yang mengharukan, terlebih perjuangan ini telah dirintis bersama rektor sebelumnya, Prof. Sabir.

“Tinggal sekarang bagaimana seluruh civitas akademika UIN Alauddin sepenuhnya membackup kerja sama ini. Kita berharap kolaborasi ini bisa menghasilkan kualitas kesehatan yang merata, pertama untuk internal kampus yang jumlahnya sangat besar, dan tentunya untuk masyarakat sekitar,” tutur Prof. Hamdan.

Pihak BPJS Kesehatan juga menyoroti potensi besar perlindungan kesehatan bagi sektor pendidikan di kampus tersebut. Dengan total sekitar 31.000 mahasiswa, RS UIN Alauddin didorong untuk mengoptimalkan sistem Universal Health Coverage (UHC).

Bagi mahasiswa yang berasal dari luar daerah, BPJS Kesehatan menyarankan agar dilakukan pemindahan sistem kapitasi aktif mereka ke Klinik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang ada di bawah naungan UIN Alauddin.

Langkah ini tidak hanya memberikan ketenangan bagi para orang tua mahasiswa di kampung halaman, tetapi juga menjadi jaminan keselamatan kerja bagi para mahasiswa keperawatan atau kedokteran yang sedang melakukan praktik lapangan di rumah sakit.

Jika sewaktu-waktu mereka mengalami kecelakaan kerja seperti tertusuk jarum atau jatuh sakit, mereka dapat langsung ditangani di rumah sakit ini dengan menggunakan BPJS Kesehatan. (*)

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag Nasaruddin Umar Gagas Ekoteologi di Forum Global untuk Hadapi Krisis Lingkungan

    Menag Nasaruddin Umar Gagas Ekoteologi di Forum Global untuk Hadapi Krisis Lingkungan

    • 0Komentar

    Krisis lingkungan yang semakin kompleks dinilai tidak bisa lagi dipahami semata sebagai persoalan alam. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa akar persoalan tersebut juga menyentuh dimensi moral dan perilaku manusia. Pandangan itu disampaikannya saat mengikuti konferensi internasional yang digelar Kementerian Agama Arab Saudi, Kamis (2/4/2026). Forum yang mempertemukan delapan negara Islam ini semula direncanakan […]

  • Dr. H. Munawir Sadzali Razak Raih Gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik di UNM

    Dr. H. Munawir Sadzali Razak Raih Gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik di UNM

    • 0Komentar

    Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Dr. H. Munawir Sadzali Razak, S.IP., M.A., sukses meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Administrasi Publik setelah mengikuti promosi doktor di Ballroom D Menara Pinisi, Universitas Negeri Makassar (UNM), Jumat (14/8/2026). Raihan gelar doktor tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan akademik dan pengabdian Dr. H. Munawir Sadzali […]

  • Kemenkum Sumsel Ikuti DSK Penguatan Perlindungan Indikasi Geografis untuk Daya Saing Produk Daerah

    Kemenkum Sumsel Ikuti DSK Penguatan Perlindungan Indikasi Geografis untuk Daya Saing Produk Daerah

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Nur ’Ainun, bersama Tim Kerja Badan Strategi Kebijakan (BSK) mengikuti Diskusi Strategi Kebijakan (DSK) Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (8/10). Mengangkat tema “Penguatan Layanan Perlindungan Indikasi Geografis untuk Meningkatkan Daya […]

  • MTQ VIII Korpri Nasional 2026 Resmi Ditutup, Menag Nasaruddin Umar: Al-Qur’an Harus Hadir Dalam Birokrasi

    MTQ VIII Korpri Nasional 2026 Resmi Ditutup, Menag Nasaruddin Umar: Al-Qur’an Harus Hadir Dalam Birokrasi

    • 0Komentar

    Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korpri Tingkat Nasional 2026 resmi berakhir. Menteri Agama RI Prof. KH. Nasaruddin Umar yang menutup langsung kegiatan ini menegaskan, MTQ Korpri tidak boleh berhenti sebagai ajang perlombaan, tetapi harus menjadi momentum menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan birokrasi dan pelayanan publik. Penutupan MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional 2026 berlangsung di Alun-Alun […]

  • DJKI Tutup 1.004 Situs Bajakan, Perkuat Pelindungan Hak Cipta di Ruang Digital

    DJKI Tutup 1.004 Situs Bajakan, Perkuat Pelindungan Hak Cipta di Ruang Digital

    • 0Komentar

    Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) melalui Direktorat Penegakan Hukum terus memperkuat upaya pelindungan hak cipta di ranah digital melalui penanganan situs pelanggaran kekayaan intelektual (KI). Sepanjang periode 1 Januari 2025 hingga 11 Mei 2026, sebanyak 1.004 situs yang melakukan pelanggaran hak cipta di ranah digital berhasil ditutup. Pada tahun 2025, tercatat pelanggaran yang paling banyak […]

  • Spanyol Kembali Taklukkan Prancis, Final Ideal Dengan Argentina Kian Dinantikan

    Spanyol Kembali Taklukkan Prancis, Final Ideal Dengan Argentina Kian Dinantikan

    • 0Komentar

    Spanyol kembali menunjukkan dominasinya atas Prancis di level sepak bola internasional. Kemenangan 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, mengantarkan La Roja melaju ke partai final sekaligus memperpanjang tren positif atas Les Bleus dalam tiga tahun terakhir. Pada laga semifinal tersebut, Spanyol tampil disiplin sejak menit awal dan mampu mengendalikan jalannya […]

expand_less