Meta Perkenalkan Teknologi Pengenalan Wajah di Eropa, Inggris, dan Korea Selatan
- account_circle Jim Geovedi
- calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
- print Cetak

Meta Perkenalkan Teknologi Pengenalan Wajah di Eropa, Inggris, dan Korea Selatan
Meta perusahaan induk dari Facebook dan Instagram, telah memperluas penerapan teknologi pengenalan wajah (Face Recognition) di Eropa, Inggris, dan Korea Selatan.
Tujuan ini bertujuan untuk menanggulangi akun-akun yang meniru identitas tokoh publik di platform mereka.
Teknologi pengenalan wajah ini digunakan untuk membandingkan foto profil akun mencurigakan dengan foto profil resmi tokoh publik di Facebook dan Instagram.
Jika terdapat kecocokan, akun peniru akan dihapus. Selain itu, teknologi ini juga membantu pemulihan akun yang diretas di wilayah tersebut sejak Maret 2025. Ketat juga ya!
Setelah sebelumnya diuji di Amerika Serikat, fitur keamanan terbaru ini kini sudah tersedia di Facebook di wilayah Eropa, Inggris, dan Korea Selatan. Meta berencana untuk segera memperluas penerapan teknologi ini ke Instagram dalam beberapa bulan mendatang.
“We’ll now use facial recognition technology to compare the profile picture on the suspicious account to the real public figure’s Facebook and Instagram profile pictures. If there’s a match, we will remove the impostor account.” Kata juru bicara Meta Inc.
Sejak penerapan teknologi ini, Meta mengklaim bahwa laporan pengguna mengenai iklan yang menggunakan wajah selebritas secara ilegal telah turun sebesar 22 persen secara global pada paruh pertama 2025.
Hal ini menunjukkan efektivitas teknologi dalam mengurangi penyalahgunaan identitas tokoh publik di platform mereka.
Meskipun teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan, penerapannya tetap menuai pro dan kontra. Beberapa pihak mengkhawatirkan potensi pelanggaran privasi dan penyalahgunaan data pribadi.
“In addition to the US rollout, the company’s facial recognition technology has been used to aid account recovery in the UK, EU and South Korea since March. This came three years after Facebook decided to shut down its facial recognition system on Facebook, due in large part to public backlash against the technology.” Dilansir dari Endgadget
Oleh karena itu, Meta memastikan bahwa teknologi ini hanya diterapkan pada figur publik yang memilih untuk ikut serta dan dengan perlindungan tambahan terhadap upaya peniruan.
Dengan penerapan teknologi pengenalan wajah ini, diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna dalam menggunakan platform Meta. Langkah ini juga sejalan dengan upaya Meta untuk menjaga integritas dan kepercayaan pengguna terhadap layanan mereka.
- Penulis: Jim Geovedi

