Breaking News
light_mode

Menuju Tradisi Tahunan, Bai Nian Gabungan Perkuat Harmoni Tionghoa Makassar

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

Perayaan Bai Nian Imlek bersama seluruh warga Tionghoa Makassar bertajuk “Harmoni Imlek Nusantara” mencatatkan sejarah baru.
Kegiatan ini untuk pertama kalinya digelar secara kolaboratif lintas organisasi Tionghoa di  Kota Makassar, Rabu (18/2/2026).

Ketua Panitia Bai Nian Imlek Bersama, A Piu Darmanto, menjelaskan bahwa acara yang dipusatkan di Balai Prajurit M. Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar ini merupakan hasil penggabungan puluhan organisasi Tionghoa, termasuk klenteng dan vihara.

“Ini acara Bai Nian bersama. Kita gabungkan semua organisasi Tionghoa yang ada di Makassar, lebih dari 23 organisasi, termasuk klenteng dan vihara,” ujarnya.

Menurutnya, Bai Nian yang diselenggarakan oleh satu organisasi memang sudah sering dilakukan. Namun, konsep gabungan seperti tahun ini merupakan yang pertama.

“Kegiatan seperti ini baru pertama kali, gabungan. Kalau Bai Nian satu organisasi itu sering. Tapi kalau gabungan seperti ini, ini baru terjadi,” tegasnya.

A Piu juga menegaskan kepanitiaan dibentuk secara kolektif, di mana seluruh organisasi turut mengirim perwakilan.

“Semua organisasi Tionghoa menjadi panitia. Jadi bukan panitia milik saya seorang, ini tim bersama. Kita berusaha mengakomodir semua keinginan sehingga tercipta keharmonisan,” katanya.

Ia berharap momentum ini mampu memperkuat persatuan warga Tionghoa di Makassar.

“Saya harapkan kita semua Tionghoa bisa bersatu, harmonis, dan itu bisa terwujud hari ini,” tambahnya.

A Piu mengaku sangat bersyukur atas antusiasme warga yang melampaui target panitia. Ia menyebut target kehadiran sekitar 3.000 orang, namun jumlah yang datang diperkirakan lebih banyak.

“Target kita 3.000 orang lebih, ini mungkin lebih dari 3.000 karena sampai di atas penuh. Mereka keluar masuk. Saya datang jam 8 saja sudah ada yang menunggu,” ungkapnya.

Kedepan, A Piu berharap format Bai Nian gabungan bisa menjadi tradisi tahunan yang berkelanjutan.

“Kita tidak usah lagi bikin Bai Nian sendiri-sendiri, tapi gabung. Tahun ini panitinya saya, tahun depan bisa diserahkan ke organisasi lain,” katanya.

A Piu juga menegaskan kegiatan ini bersifat inklusif dan bukan milik satu organisasi tertentu.

“Ini bukan acara organisasi tertentu. Saya bahkan melepas semua atribut organisasi di badan saya karena ingin merangkul semua,” jelasnya.

Ia menambahkan, sekitar 23 organisasi turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Di akhir pernyataannya, A Piu mengajak seluruh warga Tionghoa untuk terus harmonis dan berkolaborasi dengan masyarakat luas.

“Warga Tionghoa harus harmonis dan berkolaborasi dengan warga Kota Makassar. Kita semua harus memajukan Makassar dan Sulawesi Selatan. Tidak bisa berdiri sendiri-sendiri, harus gabung semua,” tandasnya.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bona Fide (22): Selesai dengan Dirinya

    Bona Fide (22): Selesai dengan Dirinya

    • 0Komentar

    Oleh: Hamdan JuhannisRektor UIN Alauddin Saya suka senyum sendiri saat mengingat cerita teman tentang seorang tokoh masyarakat yang mengumpulkan mahasiswa KKN di suatu desa. Tokoh desa itu bertanya, apakah kalian tahu siapa paling jagoan di kampung ini? Anak-anak bertanya, siapa tuan? Tokoh itu mengatakan, ada dua tapi yang satu itu sudah meninggal. Anak-anak bertanya dengan […]

  • Polres Gowa Bagikan 150 Helm, Edukasi Warga Tertib Lalu Lintas

    Polres Gowa Bagikan 150 Helm, Edukasi Warga Tertib Lalu Lintas

    • 0Komentar

    Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman turun langsung ke jalan membagikan helm kepada sejumlah pengendara motor, sekaligus mengedukasi warga agar taat dalam berkendara. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi simpatik  yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Gowa dengan membagikan helm gratis kepada pengendara motor di dua titik, yakni di Jalan Beringin dan perempatan Jalan Usman […]

  • Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum Tinjau Layanan Posbankum Sinar Bulan dalam Desk Evaluasi ZI WBBM

    Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum Tinjau Layanan Posbankum Sinar Bulan dalam Desk Evaluasi ZI WBBM

    • 0Komentar

    Dalam rangka pelaksanaan Desk Evaluasi Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM), Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum melaksanakan kunjungan langsung ke Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Kelurahan Sinar Bulan, Kecamatan Bukit Intan, pada Rabu (22/4). Kegiatan ini dipimpin oleh Auditor Madya, Titut Sulistyaningsih, bersama tim auditor lainnya, serta didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah […]

  • BRI Peduli Salurkan Bantuan Renovasi Masjid Nurul Mu’jizat di Kompleks Kejaksaan Makassar

    BRI Peduli Salurkan Bantuan Renovasi Masjid Nurul Mu’jizat di Kompleks Kejaksaan Makassar

    • 0Komentar

    Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan untuk renovasi Masjid Nurul Mu’jizat yang berada di Kompleks Kejaksaan Makassar. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan pada Rabu, 11 Maret 2026. Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan BRI dan disaksikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi […]

  • Momentum Hari Bhayangkara ke-80, Kapolsek Mamajang Emban Amanah Sebagai Komandan Upacara

    Momentum Hari Bhayangkara ke-80, Kapolsek Mamajang Emban Amanah Sebagai Komandan Upacara

    • 0Komentar

    Jajaran Polsek Mamajang turut mengambil peran penting dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Upacara Polrestabes Makassar, Rabu (1/7/2026). Kapolsek Mamajang, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, S.T., mendapat kepercayaan untuk memimpin jalannya upacara sebagai Komandan Upacara pada peringatan yang mengusung tema “80 Tahun Polri untuk Masyarakat”. Upacara berlangsung khidmat di bawah […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Hadiri Audiensi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual untuk Pemetaan Merek Kolektif Koperasi Desa Merah Putih secara Daring

    Kanwil Kemenkum Babel Hadiri Audiensi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual untuk Pemetaan Merek Kolektif Koperasi Desa Merah Putih secara Daring

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan rapat audiensi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dalam rangka pemenuhan rencana aksi pemetaan potensi merek kolektif yang berasal dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mendorong perlindungan kekayaan intelektual berbasis komunitas, khususnya pada sektor koperasi di tingkat […]

expand_less