Breaking News
light_mode

Kolaborasi Lima Kementerian, Pemerintah Indonesia Berikan Penegasan Status Kewarganegaraan Bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • print Cetak

Pemerintah Indonesia memberikan penegasan status kewarganegaraan Republik Indonesia bagi 1.500 anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Malaysia. Program ini merupakan upaya kolaborasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Hukum (Kemenkum), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Luar Negeri.

Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, menjelaskan pemberian status kewarganegaraan RI dilakukan di empat titik, yaitu Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Tawau, serta Johor Bahru. Dengan pemberian penegasan status kewarganegaraan, anak-anak dari PMI bisa mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum.

“Pemerintah Indonesia prihatin karena ada anak-anak kita, saudara-saudara kita, yang tidak bisa mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara dengan utuh. Tidak memiliki kepastian hukum. Karena itu, kami dari Kemenkum bersama empat kementerian lainnya hadir di sini untuk memberikan kepastian hukum itu bagi mereka,” ujar Supratman di Malaysia, Kamis (03/09/2026).

Ia mengatakan, ketiadaan status kewarganegaraan bukan hanya merupakan persoalan administratif. Lebih dari itu, status kewarganegaraan adalah dasar bagi anak-anak tersebut untuk mengakses hak-hak mereka seperti pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, bantuan sosial, hingga perlindungan ketika mereka berhadapan dengan persoalan hukum.

“Berawal dari penegasan status kewarganegaraan, ini akan menjadi pintu bagi anak-anak kita untuk bersekolah, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Juga memungkinkan mereka mendapatkan bantuan dan perlindungan hukum ketika mereka berada di luar wilayah Indonesia,” jelas Supratman.

Selain penegasan status kewarganegaraan, Supratman juga hadir berdialog langsung dengan sekitar 300 PMI dalam program Pasti Ada Solusi yang dilaksanakan di Kantor KBRI di Kuala Lumpur, pada Jumat (04/09/2026). Hadir langsung dalam Dialog Pasti Ada Solusi, selain Menteri Hukum, Menteri P2MI Mukhtarudin dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Sementara dari Kementerian Dalam Negeri diwakili Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Teguh Setyabudi dan Kementerian Luar Negeri hadir lewat virtual diwakilkan oleh Diruktur Perlindungan WNI dan Direktur Urusan Diaspora.

Lewat program ini, masyarakat bisa menyampaikan persoalan, pengaduan, dan pertanyaan kepada lima kementerian sekaligus. Masyarakat yang tidak bisa hadir secara langsung di lokasi, dapat bergabung dalam dialog secara daring melalui platform yang sudah disediakan oleh Kemenkum.

Supratman mengatakan pemerintah membuka ruang dialog yang seluas-luasnya bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus berkolaborasi untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, dan memberikan dampak nyata melalui solusi-solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Komitmen kami, khususnya lima kementerian yang sudah hadir di sini, adalah untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi masyarakat Indonesia, di mana pun mereka berada. Kita bersinergi memberikan solusi, berpikir bersama tentang apa solusi terbaik bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan pelayanan kita, kami juga akan melakukan sinkronisasi semua peraturan terkait pekerja migran” tutup Supratman.

Sementara itu Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyampaikan komitmen yang kuat dalam menangani pekerja migran “kehadiran kita di sini berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan persoalan warga kita di luar negeri supaya negara hadir untuk masyarakat”

Menteri P2MI, Mukhtarudin menegaskan, “P2MI akan melakukan perlindungan maksimal sebagaimana arahan Bapak Presiden dengan adanya pemulihan dokumen mereka akan mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial, dan ini terobosan penting untun menyelesaikan masalah”

Di akhir acara ada pembacaan inisiatif Malaysia oleh Duta Besar Malaysia; Imam Hascarya Kusumo yang menegaskan; Pelindungan WNI dan PMI membutuhkan sinergi seluruh pihak. Dalam kaitan ini, lima kementerian dan Perwakilan Kementerian terkait telah menyepakati langkah bersama dalam pelindungan WNI/PMI khususnya di Malaysia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa penegasan status kewarganegaraan bagi 1.512 anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak-hak setiap anak Indonesia.

“Kolaborasi lintas kementerian ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh identitas hukum yang jelas. Status kewarganegaraan bukan hanya persoalan administrasi, tetapi menjadi pintu bagi mereka untuk mendapatkan hak atas pendidikan, kesehatan, layanan publik, serta perlindungan hukum sebagai warga negara Indonesia,” ujar Johan.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP IMMIM dan Pemkot Makassar Perkuat Dakwah Ramah Anak, Dorong Masjid Menjadi Rumah Tumbuh Generasi Qur’ani

    DPP IMMIM dan Pemkot Makassar Perkuat Dakwah Ramah Anak, Dorong Masjid Menjadi Rumah Tumbuh Generasi Qur’ani

    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Masjid Mubaligh Indonesia Muttahidah (DPP IMMIM) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar menggelar Diskusi Bulanan bertema “Masjid sebagai Rumah Tumbuh Generasi Qur’ani: Strategi Dakwah Ramah Anak di Era Digital”, Kamis (23/7/2026), di Gedung Islamic Centre H. Fadeli Luran, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Ketua Umum DPP IMMIM Dr.KH.Muhammad Ishaq Samad, MA dalam […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Forum PASTI ADA SOLUSI Episode 15 Edisi Kuala Lumpur, Perkuat Perlindungan dan Kepastian Hukum bagi WNI di Malaysia

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Forum PASTI ADA SOLUSI Episode 15 Edisi Kuala Lumpur, Perkuat Perlindungan dan Kepastian Hukum bagi WNI di Malaysia

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 15 Edisi Kuala Lumpur yang menjadi wadah dialog dan penyelesaian pengaduan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia, Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas; Menteri […]

  • Akademisi UIII & Unusia Luncurkan Buku Istiqlal untuk Dunia

    Akademisi UIII & Unusia Luncurkan Buku Istiqlal untuk Dunia

    • 0Komentar

    Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) sekaligus Intelektual Muda Nahdlatul Ulama, Dr. Muhammad Aras Prabowo, resmi meluncurkan buku Istiqlal untuk Dunia pada rangkaian Rukun Festival 2026, Sabtu (12/7/2026). Buku yang ditulis bersama Farid F. Saenong Akademisi Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan dieditori Mas’ud Halimin tersebut menawarkan perspektif baru mengenai peran Masjid Istiqlal sebagai pusat […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Penguatan Kepatuhan Hak Cipta Musik dan Royalti di Sektor Usaha

    Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Penguatan Kepatuhan Hak Cipta Musik dan Royalti di Sektor Usaha

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menggelar kegiatan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual di Wilayah tentang Sosialisasi Pencegahan Pelanggaran Hak Cipta, bertempat di Hotel The Zuri Palembang, Senin (18/5). Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Pemahaman Dan Kesadaran Hukum Hak Cipta terkait Royalti Lagu dan/atau Musik” ini dihadiri oleh 150 orang peserta yang berasal dari kalangan pengusaha kafe, […]

  • Selamat Iduladha, Menag: Semangat Berkurban Energi Kebersamaan

    Selamat Iduladha, Menag: Semangat Berkurban Energi Kebersamaan

    • 0Komentar

    Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Iduladha 1447 H/2026 M. Menurut Menag, Iduladha mengajak umat untuk terus meneguhkan semangat keikhlasan dan kepedulian. “Di tengah dinamika kehidupan yang kita hadapi bersama, Iduladha mengajak kita untuk kembali meneguhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/5/2026). Sidang isbat yang digelar Kementerian Agama pada […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Gencarkan Sosialisasi Perseroan Perorangan bagi UMKM Binaan Disperindag ESDM Muara Enim

    Kanwil Kemenkum Sumsel Gencarkan Sosialisasi Perseroan Perorangan bagi UMKM Binaan Disperindag ESDM Muara Enim

    • 0Komentar

    Dalam rangka mendukung target nasional pendirian Perseroan Perorangan Tahun 2026, Divisi Pelayanan Hukum Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melaksanakan koordinasi dan sosialisasi layanan Perseroan Perorangan di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Muara Enim, Rabu (10/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kepala Dinas […]

expand_less