Breaking News
light_mode

Evaluasi Permenkumham Nomor 15 Tahun 2020, Tim AIEK Dorong Penguatan Sistem Pengawasan Notaris

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • print Cetak

Tim Kerja Analisis Implementasi dan Evaluasi Kebijakan (AIEK) Badan Strategi Kebijakan (BSK) Kantor Wilayah Kementerian Hukum menggelar rapat pembahasan Kertas Kerja AIEK terkait implementasi Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 15 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemeriksaan Majelis Pengawas terhadap Notaris. Rapat yang dipimpin Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) ini bertujuan menyempurnakan hasil evaluasi kebijakan sebelum disampaikan kepada Badan Strategi Kebijakan dan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU).

Pembahasan mengungkapkan bahwa draf awal Kertas Kerja AIEK telah dikirimkan pada 24 Juli 2026. Hasil evaluasi menunjukkan implementasi Permenkumham Nomor 15 Tahun 2020 memiliki tingkat acceptability yang baik karena mampu memberikan kepastian hukum dalam pemeriksaan Notaris serta memperkuat mekanisme pengawasan berjenjang oleh Majelis Pengawas Daerah, Wilayah, dan Pusat.

Di sisi lain, tim masih menemukan sejumlah isu yang memerlukan perhatian, antara lain belum diaturnya batas waktu registrasi laporan pengaduan, terbatasnya kewenangan MPD dalam menjatuhkan sanksi, kendala pengelolaan protokol Notaris, belum optimalnya pelaksanaan laporan bulanan Notaris, serta belum tersedianya sistem pengawasan berbasis digital yang terintegrasi. Tim juga menyoroti perlunya penguatan monitoring dan evaluasi, penyusunan petunjuk teknis yang lebih operasional, percepatan proses administratif pemberhentian Notaris, serta dukungan anggaran dan sumber daya yang memadai untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Tim Kerja AIEK menyusun rekomendasi regulasi dan nonregulasi yang akan disampaikan kepada Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Direktorat Jenderal AHU sebagai bahan penyempurnaan kebijakan pengawasan Notaris. Hasil rapat juga menjadi dasar penyempurnaan Kertas Kerja AIEK melalui sinkronisasi temuan dan rekomendasi agar menghasilkan analisis yang lebih komprehensif dan implementatif.

Selain itu, tim turut membahas penyusunan Policy Brief sebagai salah satu keluaran AIEK Tahun 2026. Dokumen ini akan merangkum permasalahan utama, temuan strategis, serta rekomendasi kebijakan secara ringkas dan berbasis bukti sehingga dapat menjadi referensi bagi para pengambil keputusan dalam memperkuat tata kelola pengawasan Notaris di Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan Evaluasi terhadap pelaksanaan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 15 Tahun 2020 merupakan langkah strategis untuk memastikan sistem pengawasan notaris tetap relevan, efektif, dan mampu menjawab dinamika pelayanan hukum di masyarakat.

Ia juga menambahkan melalui Tim Kerja AIEK, Kanwil Kemenkum Babel mendorong penyempurnaan regulasi, penguatan koordinasi antarunsur pengawasan, serta penerapan mekanisme pembinaan dan pemeriksaan yang lebih objektif, transparan, dan akuntabel.

“Pengawasan yang kuat tidak hanya menjamin kepatuhan notaris terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dan kode etik, tetapi juga memberikan kepastian serta perlindungan hukum kepada masyarakat,” ujar Kakanwil.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Fitri, Kembali ke Fitrah, Menguatkan Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

    Idul Fitri, Kembali ke Fitrah, Menguatkan Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

    • 0Komentar

    Oleh: Dr. KH. Masrur Makmur La Tanro (Ketua MUI Provinsi Bali, Presidium IAPIM, dan Ketua ISMI Bali) Idul Fitri merupakan salah satu hari besar dalam Islam yang dirayakan setiap tanggal 1 Syawal, setelah umat Muslim menunaikan ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Hari ini bukan sekadar perayaan, melainkan momentum spiritual yang sarat makna—kembali kepada kesucian (fitrah), […]

  • Bukan Mutasi, 3.528 ASN Kemenag Dialihkan ke Kemenhaj

    Bukan Mutasi, 3.528 ASN Kemenag Dialihkan ke Kemenhaj

    • 0Komentar

    Kementerian Agama telah mengalihkan 3.528 pegawai sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin, mengatakan bahwa proses ini sebagai bentuk dukungan Kemenag bagi sukses penyelenggaraan haji 2026. “Data kami, sampai hari ini sudah ada 3.528 ASN Kemenag yang pindah ke Kementerian Haji dan Umrah. Ini bagian upaya kami mewujudkan […]

  • Hari Kedua Festival ERPEKA, Kanwil Kemenkum Babel Hadirkan Layanan Hukum bagi Masyarakat dan Pelaku UMKM

    Hari Kedua Festival ERPEKA, Kanwil Kemenkum Babel Hadirkan Layanan Hukum bagi Masyarakat dan Pelaku UMKM

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung kembali menghadirkan layanan hukum kepada masyarakat pada hari kedua Festival ERPEKA yang berlangsung di Taman Wilhelmina, Pangkal Pinang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival ERPEKA yang diinisiasi oleh UPTD Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Rumah Promosi dan Kemasan (RPK), sekaligus menjadi […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Koordinasikan Peningkatan Layanan AHU dengan Sesditjen AHU

    Kanwil Kemenkum Babel Koordinasikan Peningkatan Layanan AHU dengan Sesditjen AHU

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat kualitas layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) di wilayah melalui koordinasi dengan Sekretariat Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Rabu (2/9/2026). Koordinasi yang berlangsung di Sekretariat Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum tersebut dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, […]

  • Kemenkum Sumsel dan PT Pusri Perkuat Sinergi Perluas Sinergi Hukum

    Kemenkum Sumsel dan PT Pusri Perkuat Sinergi Perluas Sinergi Hukum

    • 0Komentar

    Upaya memperkuat ekosistem usaha yang berdaya saing terus dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya diwujudkan melalui audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, ke PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Selasa (4/8). Kunjungan Kakanwil beserta rombongan diterima langsung oleh Direktur Manajemen Risiko […]

  • Geliat Kuliner Lokal Menuju Pasar Modern, Kemenkum Sumsel Rangkul Aspenku Dorong UMKM Naik Kelas

    Geliat Kuliner Lokal Menuju Pasar Modern, Kemenkum Sumsel Rangkul Aspenku Dorong UMKM Naik Kelas

    • 0Komentar

    Sektor kuliner khas Sumatera Selatan yang kaya akan cita rasa kini dibidik untuk bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang berkekuatan hukum. Menyadari besarnya potensi tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Selatan mengambil langkah taktis dengan merangkul Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner (ASPENKU) Sumatera Selatan guna memayungi para pelaku usaha kreatif lewat legalitas dan pelindungan Kekayaan […]

expand_less