Breaking News
light_mode

BPJS Ketenagakerjaan Morowali dan Dinas Pertanian Bahas Penguatan Perlindungan Pekerja Rentan Sektor Pertanian

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • print Cetak

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali bersama Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Morowali menggelar rapat pembahasan perlindungan pekerja rentan sektor pertanian sebagai upaya memperkuat sinergi dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (25/6) tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Morowali, Abdul Muttaqin Sonary, dan dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali, Makmur, beserta jajaran.

Rapat membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya evaluasi pelaksanaan kepesertaan pekerja rentan sektor pertanian yang telah berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para petani di Kabupaten Morowali.

Selain melakukan evaluasi, kedua belah pihak juga membahas rencana penganggaran pada Tahun Anggaran 2027 oleh Pemerintah Kabupaten Morowali sebagai bentuk dukungan terhadap perluasan perlindungan pekerja rentan di sektor pertanian. Berdasarkan data yang dibahas dalam pertemuan tersebut, terdapat peserta sekitar 12.700 pekerja rentan sektor pertanian yang diharapkan terus memperoleh perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali, Makmur, mengatakan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan kepastian perlindungan atas risiko kerja.

“Melalui koordinasi dan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Morowali, kami berharap cakupan kepesertaan pekerja rentan, khususnya di sektor pertanian, dapat terus meningkat. Dukungan penganggaran dari pemerintah daerah akan menjadi langkah strategis dalam memberikan perlindungan kepada lebih banyak petani yang selama ini bekerja dengan tingkat risiko yang cukup tinggi,” ujar Makmur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Morowali, Abdul Muttaqin Sonary, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung upaya perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan di sektor pertanian. Menurutnya, perlindungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memberikan rasa aman dalam menjalankan aktivitas kerja.

Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Morowali diharapkan mampu memperluas akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja rentan yang memperoleh manfaat dan terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial ekonomi lainnya.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • DEMOKRASI DI PERSIMPANGAN: Antara Bayang-Bayang Kekuasaan dan Harapan Rakyat

    DEMOKRASI DI PERSIMPANGAN: Antara Bayang-Bayang Kekuasaan dan Harapan Rakyat

    • 0Komentar

    (Bagian I: Ketika Hukum Mulai Kehilangan Wibawa) Oleh: Munawir Kamaluddin Ada masa ketika hukum berdiri setegak mercusuar, memberi arah di tengah gelap, menenangkan yang lemah, sekaligus mengingatkan yang kuat agar tidak melampaui batas. Ia bukan sekadar aturan, tetapi harapan, bukan hanya teks, melainkan rasa keadilan yang hidup dalam kesadaran bersama. Namun hari ini, tanpa banyak […]

  • Persiapkan Tenaga Kerja Lokal, Pemdes di Luwu Timur Utus Pemuda Ikuti Pelatihan Security

    Persiapkan Tenaga Kerja Lokal, Pemdes di Luwu Timur Utus Pemuda Ikuti Pelatihan Security

    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memfasilitasi pelatihan pengamanan (Security) bagi pemuda desa guna menyambut kehadiran investasi besar di Bumi Batara Guru. ​Kepala Dinas PMD Luwu Timur, Awaluddin, menyatakan bahwa program ini […]

  • Kunjungan Regional CEO BTN Sulawesi Maluku Papua ke Fajar Group, Bahas Kerjasama Hingga Nonton Bareng Piala Dunia

    Kunjungan Regional CEO BTN Sulawesi Maluku Papua ke Fajar Group, Bahas Kerjasama Hingga Nonton Bareng Piala Dunia

    • 0Komentar

    Regional CEO Bank BTN wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, Romeo Daniel MVE, melakukan kunjungan kerja resmi ke kantor pusat Fajar Group, Graha Pena, pada pertemuan yang berlangsung di Lantai 19, belum lama ini. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang audiensi perkenalan pimpinan baru di lingkungan kantor wilayah Bank BTN tersebut. Rombongan Bank BTN disambut langsung oleh […]

  • Jelajah GI Tourism Dieng: Mengenal Olahan Carica Dieng dari Hulu ke Hilir

    Jelajah GI Tourism Dieng: Mengenal Olahan Carica Dieng dari Hulu ke Hilir

    • 0Komentar

    Kawasan Dataran Tinggi Dieng kini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan pengalaman edukasi pariwisata berbasis produk lokal terlindungi melalui program Geographical Indication (GI) Tourism. Salah satu komoditas utama yang menjadi magnet wisatawan adalah Carica Dieng, buah khas kerabat pepaya (Vasconcellea pubescens) yang memiliki karakteristik unik dan hanya tumbuh optimal di lingkungan pegunungan tertentu. […]

  • KADIN: Perkuat Kolaborasi Antar Saudagar untuk Pertumbuhan Ekonomi

    KADIN: Perkuat Kolaborasi Antar Saudagar untuk Pertumbuhan Ekonomi

    • 0Komentar

    KKSS kembali menggelar PSBM ke 26 dengan tema “saudagar tangguh, ekonomi tumbuh” tentu bukan pertemuan dan silaturahmi biasa yang hanya hadir untuk saling tegur sapa. KKSS dibawah kepemimpinan DR H Andi Amran Sulaiman yang memiliki kemapuan serta prestasi luar bisa dalam bidang pangan menjadi modal yang sangat besar bagi kemajuan KKSS ujar Satriya Madjid wakil […]

  • ”HORMUZ & PERANG: Jalur Sempit yang Bisa Menjatuhkan Kekuatan Besar Dunia,….Lalu Bagaimana dengan Indonesia?”

    ”HORMUZ & PERANG: Jalur Sempit yang Bisa Menjatuhkan Kekuatan Besar Dunia,….Lalu Bagaimana dengan Indonesia?”

    • 0Komentar

    Oleh: Munawir Kamaluddin Coba bayangkan sebuah tempat yang sempit, jauh dari kita, namun diam-diam menentukan hidup banyak orang di seluruh dunia. Ia bukan kota besar, bukan pusat teknologi, dan bukan pula ibu kota negara adidaya. Ia hanyalah sebuah jalur laut. Namun dari sanalah, arah ekonomi global bisa berubah seketika. Itulah Selat Hormuzhari ini, kecil secara […]

expand_less