Breaking News
light_mode

Satu-satunya dari Sulsel, Munafri Diganjar Penghargaan Inovasi Pemimpin Daerah Award 2026

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • print Cetak

Kiprah Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendapat pengakuan di panggung nasional, kembali berkibar.

Konsistensinya mendorong transformasi pelayanan publik, menghadirkan inovasi pemerintahan, serta memperkuat pemanfaatan teknologi digital untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan, mengantarkan Pemerintah Kota Makassar meraih apresiasi bergengsi tingkat nasional.

Munafri, yang akrab disapa Appi, menjadi satu-satunya kepala daerah dari Sulawesi Selatan yang menerima penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026, dengan kategori Pemimpin Daerah Peduli Pembangunan dan Inovasi, pelayanan Publik Berbasis Digital.

Penghargaan tingkat nasional tersebut diterima Munafri dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman.

“Penghargaan ini adalah kinerja keras jajaran SKPD untuk pelanan publik memudahkan masyarakat,” kata Appi, usai menerima penghargaan.

Penghargaan tersebut menjadi penegasan atas komitmen Munafri dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Berbagai inovasi yang dikembangkan di Kota Makassar, salah satu aplikasi Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (Lontara Plus). Mampu memperkuat kualitas pelayanan publik yang semakin efektif, cepat, dan mudah diakses warga.

Pengakuan ini sekaligus menjadi apresiasi terhadap langkah Pemkot Makassar dalam menghadirkan layanan publik yang semakin terintegrasi dengan teknologi.

Menurut Appi, digitalisasi tidak sekadar ditempatkan sebagai inovasi, tetapi diarahkan menjadi instrumen untuk memangkas kinerja birokrasi, mempercepat layanan, dan memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat di Kota Makassar.

“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan menjadi dorongan untuk terus menghadirkan layanan terbaik yang berdampak langsung pada pelayanan publik semakin inklusif dan responsif,” tuturnya.

Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 yang diterima Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menegaksan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap Pemerintah Kota Makassar atas berbagai upaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dan dekat dengan masyarakat.

“Penghargaan ini adalah apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar. Kami akan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Munafri

Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Munafri dalam mendorong pembangunan dan inovasi di Pemkot Makassar, khususnya melalui penguatan pelayanan publik berbasis digital.

Menurutnya, jajaran Pemerintah Kota tidak boleh menutup diri melayani masyarakat dalam hal pelayanan prima.

Sebaliknya, pemerintah harus terus membuka ruang komunikasi dan mendekatkan pelayanan agar berbagai persoalan, harapan, kritik, masukan hingga aduan masyarakat dapat direspons dengan baik.

“Oleh karena itu, kita berusaha memberikan yang terbaik, tidak menutup diri, dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat,” tuturnya.

“Sehingga apa yang menjadi persoalan masyarakat, apa yang menjadi harapan masyarakat, apa yang menjadi kritik dan masukan masyarakat, serta aduan-aduan masyarakat bisa direspons dengan baik,” sambung Appi.

Munafri menjelaskan, transformasi pelayanan publik di Makassar salah satunya dilakukan melalui penyederhanaan dan integrasi berbagai layanan digital pemerintahan.

Sebelum dilakukan integrasi, terdapat sekitar 358 aplikasi yang digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan.

Banyaknya aplikasi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam membangun sistem pelayanan yang lebih sederhana, terintegrasi, dan mudah digunakan masyarakat.

Karena itu, Pemkot Makassar mendorong integrasi layanan digital agar masyarakat tidak harus berhadapan dengan berbagai platform yang terpisah ketika membutuhkan pelayanan pemerintah.

“Inilah yang kami maksud sebagai sebuah esensi yang insyaallah mewujudkan tujuan masyarakat, untuk memaksimalkan segala layanan publik karena ini menjadi sarana mendekatkan pemerintah, khususnya yang ada di Kota Makassar, kepada masyarakat,” jelasnya.

Appi juga menegaskan, digitalisasi pelayanan publik tidak berhenti pada pembangunan sistem dan aplikasi semata.

Yang lebih penting, kata dia, adalah memastikan teknologi tersebut memberikan manfaat nyata dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses sosialisasi berbagai program pemerintah.

Menurut Munafri, partisipasi warga, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), cukup tinggi dalam berbagai kegiatan penyuluhan dan sosialisasi program kerja pemerintah.

“Partisipasi masyarakat cukup tinggi. Banyak warga, khususnya pelaku UMKM, yang antusias dan hadir dalam kegiatan,” terangnya.

Munafri berharap masyarakat dapat memahami berbagai program yang dijalankan pemerintah sekaligus turut mengambil bagian dalam menyukseskannya.

“Kami juga mengajak warga untuk ikut serta menyukseskan program kerja ini agar dapat berjalan lancar,” ajakanya.

Munafri hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, Kepala Bidang Humas dan Informasi Komunikasi Publik (IKP) Abdullah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kota Makassar, Andi Ardhy Rahadian Sulham, serta Kepala Subbagian Protokol, Ari Pahlawan Sofyan.

Pada kesempatan ini, Appi menambahkan, secara umum pelaksanaan berbagai kegiatan sosialisasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi yang terbangun antara pemerintah dan masyarakat.

“Semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses berkat kerja sama yang baik dari masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, sejumlah pejabat negara yang hadir dan diganjar penghargaan tingkat nasional tersebut di antaranya Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) RI Aris Marsudiyanto.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria, serta Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPANRB) Purwadi Arianto. (*)

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Legalitas UMKM melalui Perseroan Perorangan

    Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Legalitas UMKM melalui Perseroan Perorangan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melaksanakan koordinasi layanan AHU bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palembang, Rabu (22/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Kota Palembang ini menjadi langkah strategis dalam memperluas informasi dan akses layanan hukum bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kepala Bidang […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Perlindungan Merek UMKM Lahat Melalui Koordinasi dan Konsultasi Pendaftaran Merek

    Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Perlindungan Merek UMKM Lahat Melalui Koordinasi dan Konsultasi Pendaftaran Merek

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menerima koordinasi dan konsultasi terkait pendaftaran merek dari Balitbang Kabupaten Lahat, Rabu (13/05/2026), bertempat di Ruang Teleconference Kanwil Kemenkum Sumsel. Tim Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sumsel yang terdiri dari Yulkhaidir selaku Analis Kekayaan Intelektual Ahli Muda dan tim berkoordinasi dengan perwakilan Balitbang Kabupaten Lahat, Jasjuli. Pihak Balitbang menyampaikan […]

  • Sempat Bebas Berkeliaran Meski Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Skincare Bermerkuri, Mira Hayati Akhirnya Dijemput Jaksa

    Sempat Bebas Berkeliaran Meski Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Skincare Bermerkuri, Mira Hayati Akhirnya Dijemput Jaksa

    • 0Komentar

    Setelah bebas berkeliaran di luar, “Si Ratu Emas” Mira Hayati akhirnya dieksekusi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) sekaligus Jaksa Eksekutor Bidang Pidana Umum, bersama Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, didukung penuh oleh Tim Intelijen Kejati Sulsel. Eksekusi penahanan terhadap terpidana kasus kosmetik berbahaya alias skincare mengandung merkuri […]

  • Peringati HUT ke-51, IWAPI Sulsel Gelar Talkshow Edukasi Kanker

    Peringati HUT ke-51, IWAPI Sulsel Gelar Talkshow Edukasi Kanker

    • 0Komentar

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulawesi Selatan sukses menggelar talkshow edukatif terkait kanker di Grha Prodia Makassar, Jalan Jend. Sudirman, Kamis (12/2/2026).  Perhelatan ini menjadi bagian dari rangkaian semarak HUT IWAPI ke-51 sekaligus memperingati momentum Hari Kanker Sedunia. Berkolaborasi dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Sulsel dan Prodia, kegiatan ini menarik […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasikan Ranperda Perlindungan dan Pelestarian Batu Satam

    Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasikan Ranperda Perlindungan dan Pelestarian Batu Satam

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan rapat Pengharmonisasian, Pembulatan, dan Pemantapan Konsepsi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD Kabupaten Belitung tentang Perlindungan dan Pelestarian Batu Satam, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II dipimpin oleh Ketua Tim Kerja Peraturan Perundang-undangan, Muhamad Iqbal, mewakili Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, […]

  • Sinergi Lintas Instansi Diperkuat, Karantina Sulsel Dukung Implementasi Program MBG

    Sinergi Lintas Instansi Diperkuat, Karantina Sulsel Dukung Implementasi Program MBG

    • 0Komentar

    Karantina Sulawesi Selatan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan bersama ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar guna mendorong penguatan aspek perizinan, pengawasan, serta […]

expand_less