Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasikan Ranperda Perlindungan dan Pelestarian Batu Satam

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan rapat Pengharmonisasian, Pembulatan, dan Pemantapan Konsepsi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD Kabupaten Belitung tentang Perlindungan dan Pelestarian Batu Satam, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II dipimpin oleh Ketua Tim Kerja Peraturan Perundang-undangan, Muhamad Iqbal, mewakili Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Feri Pontoh.

Rapat dilaksanakan untuk memastikan materi muatan Ranperda sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah, tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, serta memenuhi ketentuan teknik penyusunan sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa Batu Satam merupakan kekayaan khas daerah yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan identitas bagi masyarakat Belitung. Oleh karena itu, pengaturan mengenai perlindungan dan pelestariannya perlu disusun dengan landasan hukum yang kuat dan dapat diterapkan secara efektif.

“Regulasi ini diharapkan tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap upaya perlindungan dan pelestarian Batu Satam, tetapi juga menjaga nilai sejarah dan identitas daerah agar tetap diwariskan kepada generasi mendatang. Setiap norma yang dirumuskan harus jelas, harmonis, dan sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah,” ujar Johan Manurung.

Johan juga mengapresiasi sinergi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Belitung yang telah melibatkan Kanwil Kemenkum Babel sejak tahap penyusunan Naskah Akademik dan rancangan peraturan daerah hingga proses pengharmonisasian.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menghasilkan produk hukum daerah yang berkualitas, berintegritas, tidak tumpang tindih, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Pada kesematan yang sama, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Feri Pontoh, mengatakan bahwa proses harmonisasi dilakukan melalui pencermatan secara menyeluruh terhadap aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis, termasuk kesesuaian antara konsiderans, dasar hukum, materi muatan, serta teknik perumusan norma.

“Pembahasan pasal demi pasal diperlukan untuk memastikan tidak terdapat norma yang multitafsir, bertentangan, atau sulit dilaksanakan. Ranperda ini harus memiliki rumusan yang operasional sehingga dapat menjadi instrumen hukum yang efektif dalam melindungi dan melestarikan Batu Satam,” kata Rahmat Feri Pontoh.

Rahmat menambahkan bahwa Ranperda tentang Perlindungan dan Pelestarian Batu Satam disusun dengan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya serta ketentuan peraturan perundang-undangan terkait lainnya.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Belitung, Muhammad Hafrian Fajar, menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenkum Babel yang telah memfasilitasi proses penyusunan Naskah Akademik dan Ranperda hingga tahap pengharmonisasian.

Ia berharap hasil harmonisasi dapat menyempurnakan substansi rancangan agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan dan karakteristik Kabupaten Belitung.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Belitung Muhammad Hafrian Fajar; Wakil Ketua Bapemperda Budy Prastiyo; Anggota Bapemperda Yola Juniata dan Ibagusdiarsa; Kepala Dinas Pariwisata Sastra Yuni Ardi; Sekretaris DPRD Imam Fadli; Kepala Bagian Hukum Wigman Wudie Setiawan; serta Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Andi Faturachman.

Dari Kanwil Kemenkum Babel, kegiatan diikuti JFT Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Madya, Ahli Muda, dan Ahli Pertama, serta mahasiswi magang Universitas Bangka Belitung.

Melalui kegiatan pengharmonisasian ini, Kanwil Kemenkum Babel berkomitmen terus mendukung DPRD dan pemerintah daerah dalam membentuk produk hukum daerah yang berkualitas, memberikan kepastian hukum, serta mampu melindungi kekayaan budaya dan identitas lokal masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkat Peran Startegis KI dalam Dunia Olahraga, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Edukasi Kekayaan Intelektual

    Angkat Peran Startegis KI dalam Dunia Olahraga, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Edukasi Kekayaan Intelektual

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Edukasi Kekayaan Intelektual dalam rangka Hari Kekayaan Intelektual Sedunia pada Senin (27/04/2026) di Ruang Rapat Lantai II Kanwil Kemenkum Babel.Kegiatan ini mengusung tema “ IP and Sport : Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga” dan diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unsur. Hadir dalam kegiatan tersebut […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Perketat Pengawasan, Temukan Dugaan Pelanggaran KI di Bangka Tengah

    Kanwil Kemenkum Babel Perketat Pengawasan, Temukan Dugaan Pelanggaran KI di Bangka Tengah

    • 0Komentar

    Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan pengawasan terhadap potensi pelanggaran Kekayaan Intelektual (KI) melalui kegiatan pemantauan dan pengawasan di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (24/4/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu pusat perbelanjaan di Bangka Tengah ini melibatkan jajaran Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual yang juga berperan sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), serta diikuti […]

  • Lapas Pawai Bakti Pertiwi, Menag Nasaruddin Umar Gaungkan Pendidikan Berbasis Ekoteologi

    Lapas Pawai Bakti Pertiwi, Menag Nasaruddin Umar Gaungkan Pendidikan Berbasis Ekoteologi

    • 0Komentar

    Semangat pendidikan berbasis nilai dan keberlanjutan digaungkan dalam Pawai Bakti Pertiwi Widyalaya yang secara resmi dilepas Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi syukur sekaligus ruang kreativitas bagi para siswa dalam menampilkan nilai-nilai pendidikan keagamaan Hindu yang kontekstual dan […]

  • Metode Tahfidz As’adiyah Jadi Rujukan TV Nasional

    Metode Tahfidz As’adiyah Jadi Rujukan TV Nasional

    • 0Komentar

    Metode tahfidz yang dikembangkan di lingkungan Pondok Pesantren As’adiyah kembali mendapat sorotan publik nasional. Dalam sebuah program TV nasional yang tayang baru-baru ini, pendekatan khas As’adiyah dalam menghafal Al-Qur’an disebut sebagai salah satu metode yang konsisten melahirkan para hafidz berkualitas, dengan kekuatan pada tradisi, disiplin, dan kesinambungan sanad keilmuan. Metode Tahfidz As’adiyah bertumpu pada empat […]

  • Kemenkum Sumsel Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Diskusi Evaluasi Kebijakan

    Kemenkum Sumsel Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Diskusi Evaluasi Kebijakan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus mendorong penguatan pembinaan dan pengawasan Notaris. Hal tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Nur ’Ainun, bersama Tim Kerja Badan Strategi Kebijakan (BSK) Kemenkum Sumsel dalam Diskusi Strategi Kebijakan (DSK) yang diselenggarakan secara daring oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (3/9/2026). […]

  • Kemenkum Sumsel Sasar SMKN 3 Sekayu: Kenalkan Apostille dan Perseroan Perorangan untuk Generasi Muda

    Kemenkum Sumsel Sasar SMKN 3 Sekayu: Kenalkan Apostille dan Perseroan Perorangan untuk Generasi Muda

    • 0Komentar

    ​Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Selatan terus memperluas jangkauan informasi layanan hukum bagi generasi muda. Kali ini, Kemenkum Sumsel menggelar sosialisasi mengenai Layanan Apostille dan Perseroan Perorangan di SMK Negeri 3 Sekayu, Rabu (5/5). Pihak SMK Negeri 3 Sekayu menyambut baik inisiatif ini. Dalam sambutannya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rahmawati, menyatakan bahwa pihak […]

expand_less