Breaking News
light_mode

Wujudkan Kepastian Hukum dalam Layanan Bantuan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu, Kanwil Kemenkum Kep. Babel Laksanakan Monitoring dan Evaluasi OBH Terakreditasi

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berkomitmen meningkatkan akses terhadap keadilan bagi masyarakat melalui penyelenggaraan Program Bantuan Hukum Tahun 2026. Program ini dilaksanakan bersama 10 Organisasi Pemberi Bantuan Hukum (PBH) Terakreditasi periode 2025–2027, yaitu:

  1. Perkumpulan Lembaga Pusat Dukungan Kebijakan Publik Bangka Belitung (PDKP Babel);
  2. Hatami Koniah;
  3. Lembaga Bantuan Hukum Al Hakim;
  4. Lembaga Perlindungan Hukum dan HAM Pancasila;
  5. Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Untuk Bangsa Indonesia (KUBI);
  6. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Lentera Serumpun Sebalai;
  7. Milenial Bangka Tengah Keadilan;
  8. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Belitung;
  9. Lembaga Bantuan Hukum Legal Justice Bangka Belitung; dan
  10. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Rusti Justicia Bangka Belitung.

Hingga Juni 2026, pelaksanaan Program Bantuan Hukum menunjukkan capaian yang positif. Sebanyak 156 permohonan layanan litigasi telah ditangani oleh Organisasi Pemberi Bantuan Hukum, sementara 36 permohonan layanan nonlitigasi juga telah diberikan kepada masyarakat.

Layanan litigasi meliputi pendampingan dan pembelaan hukum bagi masyarakat dalam proses peradilan, sedangkan layanan nonlitigasi mencakup penyuluhan hukum, konsultasi hukum, mediasi, investigasi perkara, pemberdayaan masyarakat, penyusunan dokumen hukum, serta bentuk layanan hukum lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa Organisasi Pemberi Bantuan Hukum di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus aktif memberikan layanan hukum kepada masyarakat pencari keadilan.

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melaksanakan penandatanganan kontrak Bantuan Hukum yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak addendum.

Selain itu, monitoring dan evaluasi terus dilakukan, baik terhadap Organisasi Pemberi Bantuan Hukum maupun penerima Bantuan Hukum, sebagai upaya menjaga kualitas layanan serta memastikan pelaksanaan bantuan hukum berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Monitoring terhadap Organisasi Pemberi Bantuan Hukum telah dilaksanakan kepada sejumlah Organisasi Pemberi Bantuan Hukum terakreditasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sementara itu, monitoring kepada penerima Bantuan Hukum juga dilakukan pada sejumlah Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Disampaikan Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Ferry Pontoh, bahwa Bantuan Hukum merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan akses terhadap keadilan bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang kurang mampu.

“Meskipun pada tahun 2026 terdapat penyesuaian dalam pelaksanaan program, kami tetap berkomitmen memastikan layanan Bantuan Hukum berjalan secara optimal, tepat sasaran, dan berkualitas. Melalui monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, kami ingin memastikan setiap masyarakat yang berhak memperoleh pendampingan hukum mendapatkan layanan sesuai standar yang telah ditetapkan. Sinergi dengan seluruh Organisasi Pemberi Bantuan Hukum juga akan terus diperkuat agar akses terhadap keadilan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” kata Rahmat Ferry Pontoh dalam keterangan, sabtu (27/06/26).

Melalui pelaksanaan program Bantuan Hukum yang akuntabel dan berkelanjutan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh perlindungan hukum serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan Bantuan Hukum yang diselenggarakan oleh negara.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menegaskan bahwa Program Bantuan Hukum merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak konstitusional setiap warga negara untuk memperoleh akses terhadap keadilan tanpa memandang kondisi ekonomi.

“Bantuan hukum bukan sekadar program pemerintah, tetapi merupakan amanat konstitusi yang harus diwujudkan secara nyata. Oleh karena itu, kami terus mendorong agar seluruh Organisasi Pemberi Bantuan Hukum yang telah terakreditasi memberikan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Meskipun terdapat penyesuaian dalam pelaksanaan program pada tahun 2026, kami optimistis kualitas layanan tetap dapat dipertahankan melalui pengelolaan yang efektif, pengawasan yang berkelanjutan, serta sinergi yang kuat antara Kantor Wilayah, Organisasi Pemberi Bantuan Hukum, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Johan Manurung.

Lebih lanjut, Johan Manurung mengajak seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan sebagai penerima Bantuan Hukum agar tidak ragu memanfaatkan layanan Bantuan Hukum gratis yang disediakan negara melalui Organisasi Pemberi Bantuan Hukum terakreditasi. Menurutnya, semakin luas akses masyarakat terhadap Bantuan Hukum, semakin besar pula kontribusi dalam mewujudkan kepastian hukum dan keadilan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yasir Machmud Resmi Pimpin DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI Periode 2026–2031

    Yasir Machmud Resmi Pimpin DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI Periode 2026–2031

    • 0Komentar

    Yasir Machmud resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) Pengusaha Tani Indonesia Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2026–2031. Pelantikan kepengurusan baru dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026). Mengusung tema “Membangun Kemandirian Pangan Nasional melalui Penguatan Kelembagaan dan Kewirausahaan Petani Modern” dengan […]

  • Mahasiswa Akuntansi Semester Dua Terbitkan Jurnal Bereputasi Nasional

    Mahasiswa Akuntansi Semester Dua Terbitkan Jurnal Bereputasi Nasional

    • 0Komentar

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA). Mahasiswa semester dua, Egalita Nahdiazwa Delaserna, berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) Volume 14 Nomor 2 Tahun 2026 dengan judul “Familism, Guanxi, dan Ambivalensi Moral dalam Etika Akuntansi: Studi Kritis dari Riau, Indonesia.” Jurnal tersebut […]

  • Nasaruddin Umar Akan Kumpulkan Imam Seluruh Dunia di IGIC 2026

    Nasaruddin Umar Akan Kumpulkan Imam Seluruh Dunia di IGIC 2026

    • 0Komentar

    Indonesia bersiap menjadi titik temu para imam dan pemimpin keagamaan dunia melalui penyelenggaraan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026, sebuah forum internasional yang mengusung tema “Mosque Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace.” Agenda yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September 2026 ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai episentrum dialog Islam moderat, diplomasi keagamaan, […]

  • PCINU Mesir Gelar Tabligh Akbar Dalam Rangka Halalbihalal 1447 H

    PCINU Mesir Gelar Tabligh Akbar Dalam Rangka Halalbihalal 1447 H

    • 0Komentar

    Pada Jumat, 27 Maret 2026, PCINU Mesir menyelenggarakan Halalbihalal Idulfitri 1447H di Aula Masjid Al Salam, Nasr City, Kairo. Kegiatan dihadiri oleh Duta Besar RI, Kuncoro Waseso beserta sejumlah pejabat KBRI Kairo dan diikuti oleh lebih dari 500 peserta. Rangkaian kegiatan dibuka dengan penampilan grup shalawat An Nahdhah PCINU Mesir, serta diisi dengan Tabligh Akbar […]

  • Feedback Penilaian Kompetensi Jadi Dasar Pengembangan dan Potensi Pegawai Kemenkum Sumsel

    Feedback Penilaian Kompetensi Jadi Dasar Pengembangan dan Potensi Pegawai Kemenkum Sumsel

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti Pembukaan Kegiatan Feedback Penilaian Kompetensi di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum secara virtual, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian penilaian kompetensi yang dilaksanakan oleh Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM Hukum. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasi Ranperkada Kota Pangkalpinang tentang Renstra Perangkat Daerah 2025–2029

    Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasi Ranperkada Kota Pangkalpinang tentang Renstra Perangkat Daerah 2025–2029

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Pengharmonisasian, Pembulatan, dan Pemantapan Konsepsi terhadap Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada) Kota Pangkalpinang tentang Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029, Selasa (12/5/2026), bertempat di Ruang Rapat Perancang Kanwil Kemenkum Babel. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Kanwil Kemenkum Babel, […]

expand_less