BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Universitas Tadulako, Dorong Literasi Jaminan Sosial di Kalangan Mahasiswa
- account_circle Maryam Chalisa
- calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
- print Cetak

BPJS Ketenagakerjaan kembali memperkuat kolaborasi strategis dengan institusi pendidikan tinggi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Universitas Tadulako, Kamis (11/6/2026). MoU dalam rangka penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Nota Kesepahaman ditandatangani Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto, bersama Rektor Universitas Tadulako, Amar, di Gedung Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.
“Kami menyambut baik semakin kuatnya sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan dunia pendidikan. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sejak dini.
Melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan institusi pendidikan, kami berharap literasi jaminan sosial dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa, tenaga pendidik, serta seluruh ekosistem kampus. Pemahaman yang baik mengenai program jaminan sosial ketenagakerjaan akan menciptakan budaya kerja yang lebih aman, terlindungi, dan sejahtera di masa mendatang.
BPJS Ketenagakerjaan Parepare siap mendukung berbagai program edukasi, sosialisasi, dan kerja sama yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan bagi setiap pekerja serta sudah dilakukan kegiatan Customer Relationship Management (CRM) bersama Universitas Muhammadiyah Parepare. Dengan semangat kolaborasi, kami optimistis dapat mewujudkan cakupan perlindungan yang lebih luas dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja Indonesia.” Ujar Sahid Wahid selaku kepala kantor cabang Parepare.
Dikatakan Harjono Siswanto, kerja sama tersebut menjadi landasan bagi kedua pihak untuk memperkuat sinergi antara program jaminan sosial ketenagakerjaan dan dunia pendidikan tinggi, sekaligus mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Menurutnya, kerja sama tersebut juga menjadi tindak lanjut dari Grand Launching Kurikulum Jaminan Sosial (Kurjamsos) yang diselenggarakan pada Agustus 2025 oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Dalam program nasional tersebut, Universitas Tadulako menjadi salah satu perguruan tinggi yang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung implementasi Kurjamsos sebagai upaya membangun kesadaran dan pemahaman mengenai jaminan sosial sejak di bangku pendidikan tinggi.
“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap memasuki dunia kerja.” “Karena itu, kami memandang kampus sebagai mitra strategis untuk menanamkan pemahaman mengenai hak dan perlindungan pekerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Harjono. Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berfokus pada penguatan perlindungan bagi pekerja di lingkungan kampus.
- Penulis: Maryam Chalisa

