Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel Hadiri Tradisi Ngiluk Durin di Desa Namang, Dorong Pelestarian Kekayaan Intelektual Komunal

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menghadiri kegiatan Tradisi Ngiluk Durin di Saung Sawah Pelangi Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (16/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian Kekayaan Intelektual Komunal, khususnya tradisi dan makanan khas masyarakat Desa Namang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Kekayaan Intelektual, Adi Riyanto, bersama jajaran Bidang Kekayaan Intelektual. Kegiatan turut dihadiri oleh Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol. Murry Mirranda, Kepala Desa Namang Zaiwan, perangkat Desa Namang, JFT Analis Kekayaan Intelektual, helpdesk, serta masyarakat setempat.

Ngiluk Durin merupakan tradisi masyarakat Desa Namang yang diwariskan secara turun-temurun oleh Suku Mengkanau. Tradisi ini berupa proses pembuatan makanan tradisional Kilok Durin yang berbahan dasar durian, ubi kayu atau singkong, santan, dan gula aren. Dalam Bahasa Bangka, kata “ngiluk” berarti mencampur atau mengaduk, sesuai dengan proses pembuatan makanan tersebut.

Tradisi Ngiluk Durin lahir dari kearifan lokal masyarakat Suku Mengkanau yang memanfaatkan hasil alam sebagai sumber pangan. Pada masa lalu, Kilok Durin menjadi salah satu bentuk cadangan pangan masyarakat ketika beras hanya dapat dipanen sekali dalam setahun. Nilai sejarah, sosial, dan budaya yang melekat pada tradisi tersebut menjadikan Kilok Durin sebagai salah satu warisan budaya yang penting untuk terus dijaga.

Kepala Bidang Kekayaan Intelektual, Adi Riyanto, menyampaikan bahwa Kilok Durin telah tercatat pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum sebagai Indikasi Asal pada tahun 2024. Pencatatan tersebut merupakan salah satu bentuk perlindungan terhadap Kekayaan Intelektual Komunal yang dimiliki oleh masyarakat Desa Namang.

“Pencatatan Kilok Durin sebagai Indikasi Asal menjadi bentuk pengakuan atas kekhasan, sejarah, dan keterkaitan tradisi ini dengan masyarakat Desa Namang. Hal ini penting untuk menjaga agar potensi budaya daerah tidak hanya lestari, tetapi juga memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Adi Riyanto.

Kehadiran Kanwil Kemenkum Babel dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen dalam mendorong pelestarian budaya lokal sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan hukum terhadap potensi daerah. Melalui perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal, tradisi lokal diharapkan dapat terus berkembang tanpa kehilangan identitas dan nilai aslinya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa pelestarian tradisi seperti Ngiluk Durin memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, tokoh adat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kanwil Kemenkum Babel terus mendorong perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah. Tradisi Ngiluk Durin dan Kilok Durin bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga aset budaya yang memiliki potensi ekonomi dan daya saing bagi masyarakat Desa Namang,” ujar Johan Manurung.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Babel, Kaswo menambahkan bahwa pencatatan dan pelestarian Kilok Durin dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Kepulauan Bangka Belitung untuk terus menggali, menjaga, dan melindungi potensi kekayaan intelektual komunal yang dimiliki.

“Semoga tradisi ini terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga nilai budaya, kearifan lokal, dan identitas masyarakat Bangka Belitung tetap terjaga serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Potensi Daerah, Kemenkum Babel Pantau dan Dokumentasikan Jamur Pelawan Namang untuk Sertifikasi Indikasi Geografis

    Dukung Potensi Daerah, Kemenkum Babel Pantau dan Dokumentasikan Jamur Pelawan Namang untuk Sertifikasi Indikasi Geografis

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus berkomitmen mendorong pelindungan kekayaan intelektual komunal di wilayahnya. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui kegiatan pemantauan dan pendokumentasian Jamur Pelawan Namang sebagai produk Indikasi Geografis (IG) yang berlangsung di Hutan Pelawan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Selasa (02/06/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Babel, […]

  • Soroti Polemik Jet Pribadi Menag ke Takalar, LKBH Citra Bangsa: Itu Bukan Gratifikasi

    Soroti Polemik Jet Pribadi Menag ke Takalar, LKBH Citra Bangsa: Itu Bukan Gratifikasi

    • 0Komentar

    Polemik penggunaan fasilitas jet pribadi dalam kunjungan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, ke Kabupaten Takalar pada Minggu (15/2/2026) masih menjadi perhatian publik.  Namun di balik perdebatan tersebut, sejumlah pihak menekankan bahwa substansi utama dari kehadiran Menag adalah komitmennya dalam melayani umat tanpa membedakan latar belakang maupun fasilitas yang digunakan. Kunjungan itu dilakukan untuk memenuhi undangan […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Dalami Fenomena Distribusi II dalam Pembentukan Peraturan Perundang-undangan

    Kanwil Kemenkum Babel Dalami Fenomena Distribusi II dalam Pembentukan Peraturan Perundang-undangan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) mengikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan Episode ke-16 dengan tema “Fenomena Distribusi II dalam Pembentukan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia” yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, bersama Kepala […]

  • Bona Fide (10): Hibernasi Ide

    Bona Fide (10): Hibernasi Ide

    • 0Komentar

    Oleh: Hamdan JuhannisRektor UIN Alauddin Hibernasi adalah istilah yang banyak dipakai untuk menunjuk perilaku hewan. Hibernasi adalah strategi bertahan hidup yang dilakukan hewan untuk menghemat energi dalam situasi sulit, misalnya saat cuaca ekstrim atau pada masa paceklik. Banyak hewan yang melakukan hibernasi dengan cara tidur panjang. Yang paling sering dicontohkan adalah beruang. Beruang menghafal betul […]

  • Perkuat Sinergi, Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Apel Ikrar Bersih Narkoba

    Perkuat Sinergi, Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Apel Ikrar Bersih Narkoba

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti Apel dan Ikrar Bersama sebagai bentuk komitmen nyata dalam memberantas peredaran narkoba, handphone ilegal, serta praktik penipuan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Kantor Wilayah Direktorat Pemasyarakatan Sumatera Selatan. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumsel yang diwakili oleh Asnedi, Penyuluh Hukum Madya, hadir bersama […]

  • Sulsel Turunkan 35% Korban Jiwa di Operasi Ketupat Pallawa‎2026

    Sulsel Turunkan 35% Korban Jiwa di Operasi Ketupat Pallawa‎2026

    • 0Komentar

    ‎Operasi Ketupat Pallawa 2026 yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Selatan (Ditlantas Polda Sulsel) selama 13 hari (13-25 Maret 2026) berhasil menekan angka korban meninggal dunia hingga 35 persen, meskipun jumlah kejadian lalu lintas naik 9 persen.‎‎Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi penegakan hukum dan pencegahan di tengah arus mudik Lebaran yang masif.‎‎Kamis (25/3), Direktur […]

expand_less