Breaking News
light_mode

Dukung Pemasaran Digital Produk IG Indonesia, Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Workshop Onboarding ke Tokopedia dan TikTok Shop

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Workshop Onboarding Produk Indikasi Geografis Indonesia ke Tokopedia dan TikTok Shop hari pertama, Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Babel, Johan Manurung, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Adi Riyanto, beserta jajaran JFT Analis Kekayaan Intelektual. Hadir pula Direktur Merek dan Indikasi Geografis DJKI, Fajar Sulaeman Taman, Tim Edukasi Tokopedia dan TikTok Shop, Surya Sastriando, serta Masyarakat Pelindung Indikasi Geografis (MPIG) dari seluruh Indonesia.

Workshop tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 9 sampai dengan 11 Juni 2026, sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku Produk Indikasi Geografis dalam memanfaatkan platform digital. Melalui kegiatan ini, Produk Indikasi Geografis Indonesia diharapkan dapat semakin dikenal luas, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu menjangkau pasar yang lebih besar melalui ekosistem marketplace dan social commerce.

Dalam sambutan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, yang disampaikan oleh Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Fajar Sulaeman Taman, dijelaskan bahwa Indonesia memiliki 269 Indikasi Geografis terdaftar yang tersebar di berbagai wilayah. Produk tersebut memiliki nilai hukum, ekonomi, dan identitas daerah yang perlu terus dikembangkan. DJKI bersama Tokopedia dan TikTok Shop juga mendorong hadirnya etalase khusus Produk Indikasi Geografis sebagai sarana promosi dan pemasaran digital bagi MPIG.

Fajar Sulaeman Taman dalam materinya menekankan pentingnya logo Indikasi Geografis sebagai identitas resmi, jaminan keaslian, dan penanda kualitas produk. Menurutnya, penggunaan logo IG secara konsisten dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat branding produk daerah, serta memberikan nilai tambah dalam pemasaran digital.

Sementara itu, Tim Edukasi Tokopedia dan TikTok Shop, Surya Sastriando, menjelaskan bahwa kolaborasi Tokopedia dan TikTok Shop membuka peluang luas bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk melalui ekosistem digital. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai fitur pendukung, seperti Seller Center terpadu, program afiliasi kreator, TikTok Shop Partner, Multi Channel Network, hingga kampanye Beli Lokal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung menyampaikan bahwa keikutsertaan Kanwil Kemenkum Babel dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual di daerah. Menurutnya, Indikasi Geografis tidak hanya memberikan perlindungan hukum terhadap produk khas daerah, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

“Produk Indikasi Geografis perlu terus didorong agar tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga mampu berkembang secara ekonomi. Pemanfaatan platform digital menjadi langkah penting agar produk khas daerah dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Johan.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kaswo, menambahkan bahwa workshop ini menjadi momentum penting bagi MPIG untuk memahami strategi pemasaran digital secara lebih baik. Ia menilai bahwa marketplace dan social commerce dapat membantu meningkatkan visibilitas produk, memperkuat branding, serta membangun kepercayaan konsumen terhadap produk asli daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Produk Indikasi Geografis dari Kepulauan Bangka Belitung dapat terus dikembangkan sebagai komoditas unggulan yang memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Kaswo.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Dalam sesi tersebut, peserta membahas strategi pemasaran Produk Indikasi Geografis melalui Tokopedia dan TikTok Shop, penggunaan fitur marketplace, serta peluang pengembangan promosi produk di pasar digital.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menpan RB Keluarkan Surat Edaran WFA Bagi ASN Sebelum dan Sesudah Lebaran

    Menpan RB Keluarkan Surat Edaran WFA Bagi ASN Sebelum dan Sesudah Lebaran

    • 0Komentar

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 terkait kebijakan penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan sebelum dan sesudah Hari Raya Idul 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. SE tersebut mengatur tentang sistem kerja dari mana saja (work from anywhere atau WFA) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). “Saat […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 12

    Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 12

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 12 yang diselenggarakan Kementerian Hukum. Plh. Kepala Divisi Pelayanan Hukum beserta staf mengikuti di Ruang Teleconference Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Jumat (21/8). Forum “PASTI ADA SOLUSI” dipimpin langsung oleh Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas sebagai ruang […]

  • Curhat Menhaj: Anggaran “Tertinggal” di Kemenag dan Butuh 5.000 Pegawai

    Curhat Menhaj: Anggaran “Tertinggal” di Kemenag dan Butuh 5.000 Pegawai

    • 0Komentar

    Rapat kerja di Komisi VIII DPR pada Selasa (10/2/2026) kemarin menjadi ajang curhat atau pencurahan isi hati bagi Kementerian Haji dan Umrah yang butuh banyak pasokan tenaga baru. Kementerian Haji (Kemenhaj) yang baru diresmikan pada September 2025 mengeluhkan masih ada anggaran yang dipegang oleh Kementerian Agama (Kemenag). Adapun urusan ibadah Haji 2026 kini memang diurus […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Lakukan Monitoring dan Evaluasi Propemperda, IRH, dan Inventarisasi Perda di DPRD Kabupaten Bangka Tengah

    Kanwil Kemenkum Babel Lakukan Monitoring dan Evaluasi Propemperda, IRH, dan Inventarisasi Perda di DPRD Kabupaten Bangka Tengah

    • 0Komentar

    telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Pembentukan Peraturan Daerah, Pelaksanaan Indeks Reformasi Hukum, dan Inventarisasi Perda di Kantor DPRD Kabupaten Bangka Tengah pada Rabu, 29 April 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, yakni Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) […]

  • Semarak Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Turnamen Mini Soccer

    Semarak Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Turnamen Mini Soccer

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menggelar Turnamen Mini Soccer dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Pengayoman ke-81, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Bhaypark Polda Kepulauan Bangka Belitung tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, kekompakan, dan semangat sportivitas antarseluruh jajaran. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyambut baik pelaksanaan turnamen […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Perkuat Sinergi dengan Pemda untuk Keberlanjutan Posbankum

    Kanwil Kemenkum Babel Perkuat Sinergi dengan Pemda untuk Keberlanjutan Posbankum

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan koordinasi tindak lanjut penguatan Pos Bantuan Hukum Desa dan Kelurahan bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Kota Pangkal Pinang, Senin (3/8/2026). Koordinasi dilaksanakan di Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Kantor Wali Kota Pangkal Pinang. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat […]

expand_less