Breaking News
light_mode

Kemenkum Sumsel Ikuti Diskusi Evaluasi Kebijakan Kerja Fleksibel

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Tim Kerja Badan Strategi Kebijakan (BSK) mengikuti kegiatan Diskusi Publik Kajian Evaluasi Kebijakan Flexible Working Arrangements (FWA) di lingkungan Kementerian Hukum secara virtual melalui Zoom Meeting, di Ruang Teleconference Kakanwil (25/6). Kegiatan ini digelar sebagai upaya mengevaluasi implementasi kebijakan kerja fleksibel guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.

Diskusi dan pemaparan hasil kajian evaluasi implementasi Flexible Working Arrangements (FWA) di lingkungan Kementerian Huku disampaikan oleh tim dari BSK. Dalam pemaparannya disampaikan bahwa penerapan FWA memberikan sejumlah manfaat bagi pegawai, khususnya dalam meningkatkan fleksibilitas kerja serta mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Meski demikian, implementasinya dinilai masih memerlukan penguatan pada aspek pengawasan, pengukuran kinerja, dan integrasi tata kelola kerja.

Berdasarkan hasil evaluasi, Badan Strategi Kebijakan Hukum merekomendasikan penerapan model “FWA Berbasis Kinerja dengan Pengendalian Terintegrasi” sebagai arah pengembangan kebijakan ke depan. Model tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem kerja fleksibel melalui regulasi yang lebih terukur, pengawasan digital, serta indikator kinerja yang jelas sesuai tugas dan fungsi masing-masing unit kerja.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menyampaikan bahwa evaluasi kebijakan FWA penting dilakukan agar fleksibilitas kerja tetap berjalan seiring dengan peningkatan disiplin, produktivitas, dan akuntabilitas kinerja pegawai. Sementara itu, Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Nur’Ainun, juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan indikator kinerja sebagai faktor utama keberhasilan implementasi kebijakan kerja fleksibel.

Kegiatan ditutup dengan penegasan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap kebijakan kerja fleksibel. Masukan terkait tantangan dan peluang penerapan kebijakan kerja fleksibel di lingkungan pemerintahan dari peserta diharapkan dapat mewujudkan birokrasi modern yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan sistem kerja saat ini.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Dunia Hari Ini Turun Jadi US$ 68

    Harga Minyak Dunia Hari Ini Turun Jadi US$ 68

    • 0Komentar

    Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada Rabu (11/2/2026), seiring pelaku pasar menanti perkembangan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kontrak minyak Brent turun US$ 0,24 atau 0,3% dan ditutup di level US$ 68,80 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah US$ 0,40 atau 0,6% menjadi US$ 63,96 […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Serahkan Sertifikat Apostille untuk Kebutuhan Dokumen Pendidikan ke Korea Selatan

    Kanwil Kemenkum Babel Serahkan Sertifikat Apostille untuk Kebutuhan Dokumen Pendidikan ke Korea Selatan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus berkomitmen memberikan kemudahan layanan hukum bagi masyarakat melalui layanan Apostille. Hal tersebut diwujudkan melalui penyerahan satu Sertifikat Apostille kepada pemohon atas nama Deva Anissa untuk dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga dengan negara tujuan Korea Selatan, Senin (14/9/2026). Penyerahan Sertifikat Apostille tersebut dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Inventarisasi Potensi Lagu Daerah Belitung Timur untuk Perkuat Pelindungan Hak Cipta

    Kanwil Kemenkum Babel Inventarisasi Potensi Lagu Daerah Belitung Timur untuk Perkuat Pelindungan Hak Cipta

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus mendorong pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) terhadap karya budaya daerah melalui kegiatan Koordinasi dan Inventarisasi Potensi Lagu Daerah di Kabupaten Belitung Timur yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur, Senin (07/09/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri oleh Plh. Kepala Kantor Wilayah […]

  • Geliat Kuliner Lokal Menuju Pasar Modern, Kemenkum Sumsel Rangkul Aspenku Dorong UMKM Naik Kelas

    Geliat Kuliner Lokal Menuju Pasar Modern, Kemenkum Sumsel Rangkul Aspenku Dorong UMKM Naik Kelas

    • 0Komentar

    Sektor kuliner khas Sumatera Selatan yang kaya akan cita rasa kini dibidik untuk bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang berkekuatan hukum. Menyadari besarnya potensi tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Selatan mengambil langkah taktis dengan merangkul Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner (ASPENKU) Sumatera Selatan guna memayungi para pelaku usaha kreatif lewat legalitas dan pelindungan Kekayaan […]

  • Endang Tirtana. (Dok. Pribadi)

    Taklimat Prabowo dan Konsolidasi Politik

    • 0Komentar

    Dalam dua dekade terakhir dunia mengalami kontraksi. The Global Risks Report 2025 mencatat bahwa kondisi global bergerak dalam ketidakpastian yang ditandai oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan energi, disrupsi teknologi, serta melemahnya kepercayaan antarnegara.  Dalam situasi ini Indonesia tidak bisa mengandalkan pola pembangunan dengan pola as usual. Sebagai negara besar dengan struktur pemerintahan yang berlapis, […]

  • Kementerian Hukum Resmikan 1.585 Posbankum Desa dan Kelurahan di Jambi, Perluas Akses Keadilan

    Kementerian Hukum Resmikan 1.585 Posbankum Desa dan Kelurahan di Jambi, Perluas Akses Keadilan

    • 0Komentar

    Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, meresmikan 1.585 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa dan Kelurahan se-Provinsi Jambi sebagai langkah nyata memperluas akses keadilan bagi masyarakat hingga ke tingkat desa. Peresmian ini menjadi bagian dari implementasi misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi melalui akses keadilan yang merata. Supratman menegaskan […]

expand_less