Breaking News
light_mode

Kemenkum Sumsel Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Merek Kolektif dan Indikasi Geografis

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai kekayaan intelektual dan pentingnya pendaftaran KI, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Merek Kolektif dan Indikasi Geografis pada bertempat di Aula Musi Lantai 3 (22/4).

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pelayanan KI Yenni menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya kekayaan intelektual, khususnya merek kolektif dan indikasi geografis. Sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong inovasi dan kreativitas pelaku usaha, meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan hukum, serta menginventarisasi potensi kekayaan intelektual komunal di daerah.

Yenni juga menekankan bahwa peningkatan pendaftaran indikasi geografis, terutama dari sektor non-pertanian, menjadi salah satu fokus penting. Hal ini diyakini dapat berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Peserta yang berasal dari berbagai instansi, termasuk pelaku UMKM, perangkat daerah, serta perwakilan pemerintah provinsi, dan Kabupaten/Kota mendapatkan narasumber dari Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, Bappeda Litbang Kota Palembang, serta Dinas Koperasi dan UKM.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Alkana Yudha, menegaskan pentingnya peran merek dalam berbagai aspek kehidupan, tidak hanya dalam dunia usaha tetapi juga dalam membangun persepsi dan kepercayaan konsumen.

“Pentingnya pengembangan merek kolektif yang dinilai masih belum populer di masyarakat. Padahal, menurutnya, merek kolektif memiliki banyak keunggulan, seperti efisiensi biaya, peningkatan kualitas produk, serta peluang kolaborasi antar pelaku usaha dalam satu komunitas,” ujar Alkana Yudha.

Yudha memaparkan bahwa di Sumatera Selatan sendiri telah terdapat sejumlah indikasi geografis terdaftar, dan pemerintah daerah terus mendorong pengembangan potensi baru seperti kain songket dan kain tajung agar dapat segera memperoleh perlindungan hukum.

Di kesempatan berbeda, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sumsel Maju Amintas Siburian menekankan bahwa pengembangan kekayaan intelektual komunal harus terus didorong melalui sinergi lintas sektor agar mampu mendukung kemandirian ekonomi daerah.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan wawasan peserta serta memperkuat komitmen bersama dalam pengembangan kekayaan intelektual di daerah”, tegasnya.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Pertahankan Nol Tunggakan Perkara KI

    Kanwil Kemenkum Sumsel Pertahankan Nol Tunggakan Perkara KI

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti kegiatan Koordinasi Penanganan Perkara Kekayaan Intelektual di Wilayah yang diselenggarakan secara virtual oleh Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Jumat (17/7). Kegiatan diikuti oleh Plh. Kepala Divisi Pelayanan Hukum Bulan Mahardika, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Yenni, serta jajaran Analis Kekayaan Intelektual. Koordinasi dibuka langsung oleh […]

  • Kemenkum Sumsel Matangkan Persiapan Kunres Komisi XIII DPR RI

    Kemenkum Sumsel Matangkan Persiapan Kunres Komisi XIII DPR RI

    • 0Komentar

    Jelang pelaksanaan Kunjungan Kerja Reses (Kunres) Komisi XIII DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan bersama Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum menggelar rapat koordinasi guna mematangkan seluruh persiapan teknis dan substansial, Rabu (7/10). Rapat difokuskan pada kesiapan penyambutan, penyiapan bahan paparan, hingga […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Lakukan Pengawasan dan Sinkronisasi Data Fidusia di Belitung

    Kanwil Kemenkum Babel Lakukan Pengawasan dan Sinkronisasi Data Fidusia di Belitung

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan pengawasan dan sinkronisasi data jaminan fidusia pada sejumlah kantor notaris di Kabupaten Belitung, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan akurasi, kesesuaian, dan validitas data layanan fidusia antara pelaporan di daerah dan data yang tercatat dalam sistem pusat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, […]

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Dukung Pemasaran Produk Indikasi Geografis ke Pasar Digital

    Kanwil Kemenkum Sumsel Dukung Pemasaran Produk Indikasi Geografis ke Pasar Digital

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti kegiatan Pendampingan Lanjutan Onboarding Produk Indikasi Geografis Indonesia pada Tokopedia dan TikTok Shop yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) secara daring di ruang Divisi Pelayanan Hukum (30/6). Kegiatan ini merupakan upaya DJKI dalam memperluas akses pemasaran produk-produk Indikasi Geografis (IndiGeo) Indonesia melalui platform digital. Kanwil Kemenkum […]

  • Kemenkum Sumsel Perkuat Legalitas Usaha melalui Sosialisasi Perseroan Perorangan di OKI

    Kemenkum Sumsel Perkuat Legalitas Usaha melalui Sosialisasi Perseroan Perorangan di OKI

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan legalitas usaha. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan koordinasi dan sosialisasi layanan Perseroan Perorangan oleh Divisi Pelayanan Hukum melalui Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) di Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (04/05/2026). […]

  • Kemenkum Sumsel Kawal Pengaduan Publik Bersama Menkum

    Kemenkum Sumsel Kawal Pengaduan Publik Bersama Menkum

    • 0Komentar

    Komitmen untuk mewujudkan keterbukaan informasi dan memangkas sumbatan komunikasi dalam pelayanan publik terus dikawal ketat oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum. Langkah nyata tersebut kembali ditunjukkan lewat partisipasi aktif jajaran Kemenkum Sumsel dalam mengikuti forum dialog interaktif berskala nasional bertajuk “PASTI ada SOLUSI” secara virtual dari Ruang Teleconference Kantor Wilayah, Jumat (26/6). Dalam pelaksanaan forum […]

expand_less