Breaking News
light_mode

2025, Sinergi Kemenag dan BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan 557.978 GTK

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • print Cetak

Kementerian Agama dan BPJS Ketenagakerjaan kembali memperkuat kerja sama dalam pelindungan guru dan tenaga kependidikan (GTK) Islam. Pada 2025, sinergi dua pihak ini telah memberikan pelindungan kepada 557.978 GTK Islam atau sekitar 46 persen dari total sasaran 1.205.190 orang. Selama periode tersebut, manfaat klaim telah disalurkan kepada 5.677 pekerja pendidikan Islam dengan total pencairan mencapai Rp76,7 miliar.

Penguatan sinergi Kemenag dan BPJS Ketenagakerjaan pada 2026 dibahas bersama oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat. Pertemuan keduanya bersama jajaran berlangsung di kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Hadir mendampingi Menag, Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, dan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar. Dalam kesempatan itu, diserahkan secara simbolis manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), serta beasiswa pendidikan kepada ahli waris tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa program jaminan sosial memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman bagi para guru dan tenaga kependidikan keagamaan sehingga mereka dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang dan optimal.

“Alhamdulillah, hari ini Kementerian Agama bersama BPJS Ketenagakerjaan kembali memastikan perlindungan bagi guru madrasah dan tenaga pendidik keagamaan. Selain itu, kami juga menyerahkan manfaat santunan kepada ahli waris peserta yang telah terdaftar, termasuk dukungan beasiswa pendidikan bagi putra-putrinya,” ujar Menag usai prosesi penyerahan.

Menurut Menag, program jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan saat terjadi risiko kerja, tetapi juga membantu menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga peserta.

“Program ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi para tenaga pendidik dan keluarganya. Ketika terjadi risiko yang tidak diharapkan, perlindungan sosial dapat membantu meringankan beban keluarga, terutama dalam pembiayaan pengobatan dan keberlanjutan pendidikan anak,” lanjutnya.

Menag juga menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperluas cakupan perlindungan sosial bagi tenaga layanan keagamaan di berbagai daerah.

“Kami berharap ke depan program ini dapat menjangkau lebih banyak tenaga layanan keagamaan yang selama ini memiliki kontribusi besar bagi masyarakat, sehingga perlindungan sosial dapat dirasakan secara lebih luas dan merata,” tegas Menag.

Kementerian Agama bersama BPJS Ketenagakerjaan juga terus mendorong percepatan perluasan kepesertaan agar semakin banyak guru dan tenaga kependidikan keagamaan yang memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Agama dalam memperkuat pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga pendidik keagamaan.

“Kami tidak sekadar menghimpun iuran, tetapi juga memastikan manfaat perlindungan dapat dirasakan secara optimal oleh peserta dan keluarganya. Program ini sangat penting untuk membantu mencegah munculnya kerentanan ekonomi baru ketika pencari nafkah utama mengalami risiko kerja,” ujar Saiful.

Melalui program JKK, peserta mendapatkan perlindungan berupa pembiayaan pengobatan dan perawatan sesuai kebutuhan medis apabila mengalami kecelakaan kerja, termasuk saat perjalanan menuju dan pulang dari tempat bertugas.

Sementara itu, program JKM memberikan santunan kepada ahli waris peserta serta dukungan beasiswa pendidikan bagi dua orang anak hingga jenjang perguruan tinggi dengan nilai manfaat maksimal mencapai Rp174 juta.

Sinergi Kementerian Agama dan BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelindungan sosial bagi guru dan tenaga kependidikan keagamaan, sekaligus memastikan keberlangsungan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Langkah tersebut juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat. (*)

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Sumsel Tingkatkan Pemahaman Penyusunan Prolegda dan Naskah Akademik untuk Wujudkan Regulasi Daerah Berkualitas

    Kanwil Kemenkum Sumsel Tingkatkan Pemahaman Penyusunan Prolegda dan Naskah Akademik untuk Wujudkan Regulasi Daerah Berkualitas

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Pemahaman Penyusunan Program Legislasi Daerah (Prolegda), Naskah Akademik, serta Analisis Kebutuhan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada Senin (22/6). Kegiatan ini menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pembentukan produk hukum daerah yang responsif, harmonis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju […]

  • Meski Padat Agenda, Menag RI Tetap Prioritaskan Pesantren As’adiyah

    Meski Padat Agenda, Menag RI Tetap Prioritaskan Pesantren As’adiyah

    • 0Komentar

    Kepedulian terhadap kesejahteraan santri menjadi perhatian utama Ketua Umum Pondok Pesantren As’adiyah, AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, saat melakukan kunjungan kerja pada Selasa (11/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Anre Gurutta meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana yang digunakan santri dalam aktivitas sehari-hari. Peninjauan dilakukan mulai dari ruang belajar hingga fasilitas pendukung kehidupan santri […]

  • Jajaran Kemenkum Sumsel Ikuti Diskusi Terbuka Town Hall Meeting Bersama Menteri Hukum

    Jajaran Kemenkum Sumsel Ikuti Diskusi Terbuka Town Hall Meeting Bersama Menteri Hukum

    • 0Komentar

    Keterbukaan ruang dialog antara pimpinan tertinggi dengan aparatur di tingkat wilayah kembali dihadirkan oleh Kementerian Hukum (Kemenkum) RI. Melalui forum berkala bertajuk Town Hall Meeting, sebanyak 144 orang pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan berkesempatan menyampaikan aspirasi serta pandangan secara langsung kepada Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, secara virtual, Jumat (28/8). Kegiatan […]

  • Mulai 18 Agustus, DJKI Targetkan Pendaftaran Merek dan Desain Industri Selesai Lima Bulan

    Mulai 18 Agustus, DJKI Targetkan Pendaftaran Merek dan Desain Industri Selesai Lima Bulan

    • 0Komentar

    Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum mempercepat layanan pemeriksaan permohonan Merek dan Desain Industri menjadi lima bulan. Kebijakan tersebut mulai diterapkan terhadap permohonan Merek dan Desain Industri yang masuk mulai 18 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepastian dan kecepatan layanan kekayaan intelektual kepada masyarakat. Percepatan ini menempatkan kualitas pemeriksaan dan kepastian […]

  • Semarakkan Hari Pengayoman Ke-81, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Lomba Tradisional

    Semarakkan Hari Pengayoman Ke-81, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Lomba Tradisional

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menggelar perlombaan balap karung dan bakiak dalam rangka menyemarakkan Hari Pengayoman ke-81 Kementerian Hukum. Kegiatan berlangsung meriah di Pantai Pasir Padi, Pangkal Pinang, Rabu (12/8/2026). Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung. Dalam sambutannya, Johan mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, […]

  • Kemenkum Sumsel Selesaikan Kendala Migrasi Aplikasi Layanan AHU Notaris di OKU

    Kemenkum Sumsel Selesaikan Kendala Migrasi Aplikasi Layanan AHU Notaris di OKU

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) melaksanakan koordinasi langsung dengan sejumlah notaris di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) (14/10). Kegiatan ini bertujuan mendukung kelancaran proses migrasi aplikasi layanan AHU sekaligus membantu menyelesaikan kendala teknis yang dihadapi notaris dalam penggunaan sistem layanan digital. Koordinasi tersebut dilaksanakan di kantor notaris […]

expand_less