Breaking News
light_mode

Lapas Pawai Bakti Pertiwi, Menag Nasaruddin Umar Gaungkan Pendidikan Berbasis Ekoteologi

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • print Cetak

Semangat pendidikan berbasis nilai dan keberlanjutan digaungkan dalam Pawai Bakti Pertiwi Widyalaya yang secara resmi dilepas Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi syukur sekaligus ruang kreativitas bagi para siswa dalam menampilkan nilai-nilai pendidikan keagamaan Hindu yang kontekstual dan relevan dengan tantangan zaman.

Pawai mengusung tema “Widyalaya Berkarya, Pertiwi Berjaya” dengan konsep ekoteologi, yakni kesadaran spiritual untuk menjaga dan merawat alam semesta sebagai wujud bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sebanyak 680 siswa dari 21 Widyalaya se-Provinsi Bali ambil bagian dalam pawai tersebut, dengan dukungan mahasiswa dari Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dan STAHN Mpu Kuturan Singaraja.

Setiap kontingen menampilkan berbagai kreasi budaya yang memadukan simbolisme Hindu dan tradisi Nusantara. Seluruhnya divisualisasikan melalui penggunaan bahan alami dan material daur ulang sebagai pesan tentang harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

“Pawai Bakti Pertiwi Widyalaya merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat pendidikan berbasis nilai, karakter, dan keberlanjutan bagi masa depan Indonesia,” ujar Menag.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa pawai ini bukan sekadar parade seni dan busana, melainkan representasi visual dari kesadaran baru dalam pendidikan agama Hindu.

“Pawai ini juga menjadi pesan penting bagi dunia pendidikan bahwa pendidikan bermutu adalah pendidikan yang melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, teguh dalam iman dan sradha, sekaligus peduli terhadap kelestarian bumi” katanya.

“Pendidikan tidak boleh berhenti pada aspek intelektual semata. Pendidikan harus menumbuhkan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam semesta,” tegasnya.

Menteri Agama juga mengapresiasi penggunaan bahan alami dan material daur ulang dalam atribut pawai sebagai bentuk konkret kepedulian terhadap lingkungan.

“Spiritualitas sejati harus berbuah pada tindakan nyata. Ketika anak-anak kita menggunakan bahan alami dan material daur ulang, di situlah nilai agama bertemu dengan tanggung jawab menjaga bumi,” ungkapnya.

“Hal ini sejalan dengan ajaran Tri Hita Karana, khususnya aspek palemahan, yang menekankan pentingnya harmoni antara manusia dan alam” sambung Menag.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, I Nengah Duija, dalam laporannya menyampaikan bahwa nilai ekoteologi yang diusung diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang cerdas secara intelektual, berkarakter, serta memiliki tanggung jawab spiritual terhadap kelestarian alam.

“Kami berharap pendekatan ekoteologi ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan Hindu yang melahirkan generasi yang beriman, berintegritas, dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan lomba menggambar dan mewarnai.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Daya Saing Produk Lokal, Kanwil Kemenkum Babel Kawal Pendaftaran IG Kulat Pelawan

    Dorong Daya Saing Produk Lokal, Kanwil Kemenkum Babel Kawal Pendaftaran IG Kulat Pelawan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) melaksanakan koordinasi terkait monitoring proses pendaftaran Indikasi Geografis (IG) Kulat Pelawan bersama Bappelitbangda Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan di Koba pada Kamis, 9 April 2026, sebagai bagian dari upaya percepatan perlindungan hukum terhadap produk unggulan daerah. Koordinasi ini membahas progres penyusunan dokumen deskripsi Indikasi […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Parepare Sosialisasikan Manfaat Program dan SIPP kepada Dapur SPPG se-Kabupaten Pinrang

    BPJS Ketenagakerjaan Parepare Sosialisasikan Manfaat Program dan SIPP kepada Dapur SPPG se-Kabupaten Pinrang

    • 0Komentar

    BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare terus berupaya meningkatkan pemahaman pemberi kerja terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan kepada pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Pinrang, BPJS Ketenagakerjaan memberikan edukasi mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus penggunaan Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan (SIPP) . Kegiatan ini dihadiri oleh para pengelola […]

  • Petakan Kebutuhan Riil Pegawai, Kemenkum Sumsel Validasi Beban Kerja Jabatan Fungsional

    Petakan Kebutuhan Riil Pegawai, Kemenkum Sumsel Validasi Beban Kerja Jabatan Fungsional

    • 0Komentar

    Upaya mewujudkan tata kelola kepegawaian yang berbasis merit sistem dan proporsional terus dimatangkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Selatan. Melalui koordinasi terpadu bersama Biro Sumber Daya Manusia (Biro SDM) Sekretariat Jenderal Kemenkum RI, jajaran kantor wilayah menyelenggarakan kegiatan Verifikasi, Validasi, dan Wawancara Analisis Jabatan (Anjab) serta Analisis Beban Kerja (ABK) bagi Jabatan Fungsional […]

  • Angkat Peran Startegis KI dalam Dunia Olahraga, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Edukasi Kekayaan Intelektual

    Angkat Peran Startegis KI dalam Dunia Olahraga, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Edukasi Kekayaan Intelektual

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Edukasi Kekayaan Intelektual dalam rangka Hari Kekayaan Intelektual Sedunia pada Senin (27/04/2026) di Ruang Rapat Lantai II Kanwil Kemenkum Babel.Kegiatan ini mengusung tema “ IP and Sport : Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga” dan diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unsur. Hadir dalam kegiatan tersebut […]

  • Pengurus Baru PSMTI Kalsel 2025–2029 Dilantik, Fokus UMKM dan Kebhinekaan

    Pengurus Baru PSMTI Kalsel 2025–2029 Dilantik, Fokus UMKM dan Kebhinekaan

    • 0Komentar

    PSMTI Kalsel resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2025–2029 dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Banjarmasin, Jumat (17/4/2026) malam.  Ketua Umum PSMTI Pusat Wilianto Tanta, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, dan unsur Forkopimda hadir menyaksikan pelantikan tersebut. Ketua PSMTI Kalsel yang baru, Hiandrasyah The, menegaskan kepengurusan ini membawa tanggung jawab besar namun […]

  • Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual, Kemenkum Sumsel Jalin Koordinasi dengan Polres Muara Enim

    Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual, Kemenkum Sumsel Jalin Koordinasi dengan Polres Muara Enim

    • 0Komentar

    Dalam upaya memperkuat perlindungan dan penegakan hukum di bidang Kekayaan Intelektual (KI), Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual melakukan koordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kabupaten Muara Enim, Selasa (21/7). Kegiatan yang digelar di Polres Kabupaten Muara Enim ini merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Aksi Perjanjian Kinerja Tahun 2026, […]

expand_less