Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Sosialisasi KUHP Nasional dan KUHAP Baru, Perkuat Pemahaman Penegakan Hukum di Daerah

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung turut mengikuti kegiatan Sosialisasi KUHP Nasional, KUHAP Baru, dan Undang-Undang Penyesuaian Pidana yang diselenggarakan pada Jumat (17/04/2026) secara hybrid melalui Zoom Meeting dan luring di Bali, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dan tokoh penting, di antaranya Wakil Menteri Hukum RI, Edward Omar Sharif Hiariej, Kepala Badan Strategi Kebijakan RI, Andry Indrady, serta Anggota DPD RI, Sri Gustu Nuryo. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh para penegak hukum dari Provinsi Bali.

Dari Kanwil Kemenkum Bangka Belitung, turut hadir Kepala Kantor Wilayah Johan Manurung, Kepala Divisi Pelayanan Hukum (P3H) Rahmat Feri Pontoh, para Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Perancang Peraturan Perundang-undangan, Penyuluh Hukum, Analis Hukum, serta pegawai CPNS dan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan.

Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja atas dukungan dalam penyelenggaraan sosialisasi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas berlakunya KUHP Nasional, KUHAP Baru, dan Undang-Undang Penyesuaian Pidana yang efektif sejak 2 Januari 2026.

Disampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan pemahaman yang komprehensif terhadap substansi peraturan perundang-undangan tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, akademisi, organisasi profesi, pemerintah daerah, serta Pos Bantuan Hukum (Posbankum).

Kegiatan diikuti oleh sekitar 800 peserta dari berbagai unsur dan diharapkan mampu menjadi landasan dalam penyusunan langkah tindak lanjut serta pola koordinasi penegakan hukum yang lebih efektif di daerah.

Rektor Universitas Udayana dalam sambutannya menegaskan bahwa pembaruan KUHP, KUHAP, dan Undang-Undang Penyesuaian Pidana merupakan tonggak penting dalam transformasi sistem hukum nasional. Perubahan tersebut dinilai akan berdampak signifikan terhadap penegakan hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta kepastian hukum di Indonesia.

Dalam paparannya, Edward Omar Sharif Hiariej menyampaikan bahwa KUHP Nasional harus dipahami secara terintegrasi dengan Undang-Undang Penyesuaian Pidana sebagai satu kesatuan dalam pembaruan hukum pidana nasional. Ia menekankan pentingnya pendekatan sistemik dalam implementasi regulasi tersebut.

Lebih lanjut, dijelaskan adanya sejumlah perubahan mendasar, antara lain penghapusan minimum khusus pada sebagian besar undang-undang sektoral (dengan pengecualian tertentu), konversi pidana kurungan dalam peraturan daerah menjadi pidana denda, serta berbagai penyempurnaan dalam KUHP Nasional. Pembaruan tersebut juga mencakup penerapan prinsip ultimum remedium serta pengenalan alternatif pemidanaan sebagai bagian dari modernisasi sistem hukum pidana.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Divisi Peraturan Perundang- undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Feri Pontoh, menekankan bahwa kolaborasi antara instansi pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat penting dalam mensukseskan implementasi peraturan baru ini. “Sebagai aparatur negara, kami siap mendukung penuh implementasi KUHP Nasional dan KUHAP Baru. Ini adalah langkah besar dalam mewujudkan sistem hukum yang lebih transparan, efisien, dan berkeadilan,” jelasnya.

Sementara Itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Huukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan pemahaman terhadap pembaruan hukum yang berlaku, khususnya terkait dengan KUHP Nasional dan KUHAP Baru. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam penegakan hukum memahami dengan baik perubahan-perubahan yang terjadi dalam sistem hukum kita, yang tentunya akan meningkatkan kualitas penegakan hukum di Indonesia,” pungkas Kakanwil.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kakanwil Kemenkum Babel Lantik Empat Pejabat Fungsional Ahli Madya, Dorong Profesionalisme dan Kinerja Berkualitas

    Kakanwil Kemenkum Babel Lantik Empat Pejabat Fungsional Ahli Madya, Dorong Profesionalisme dan Kinerja Berkualitas

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pejabat Fungsional di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Senin (28/9/2026), bertempat di Balai Pengayoman Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), Rahmat Feri Pontoh, serta para […]

  • Pastikan Tercapainya Universal Coverage Jamsostek, BPJAMSOSTEK Berikan Sosialisasi Sistem Keagenan PERISAI Kepada Seluruh Camat

    Pastikan Tercapainya Universal Coverage Jamsostek, BPJAMSOSTEK Berikan Sosialisasi Sistem Keagenan PERISAI Kepada Seluruh Camat

    • 0Komentar

    PANGKEP, RAKYATSULSEL.CO – Kantor  BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Pangkajene dan Kepulauan menggelar sosialisasi manfaat program dan sistem keagenan PERISAI kepada seluruh Camat se-Kabupaten Pangkep dalam program 1 Agen per Kelurahan/Desa. Kepala Kantor  BPJAMSOSTEK Cabang Pangkajene dan Kepulauan, Muliyati Nasrun menyampaikan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan untuk seluruh pekerja di Indonesia. “BPJS Ketenagakerjaan adalah untuk seluruh pekerja […]

  • Coffee Morning, Kakanwil Kemenkum Babel Perkuat Koordinasi dan Percepatan Capaian Kinerja

    Coffee Morning, Kakanwil Kemenkum Babel Perkuat Koordinasi dan Percepatan Capaian Kinerja

    • 0Komentar

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, memimpin kegiatan Coffee Morning bersama jajaran di Ruang Kerja Kepala Kantor Wilayah, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi internal dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus memastikan percepatan pencapaian target kinerja Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung. Turut hadir dalam […]

  • Menag Resmi Lantik Tiga Pejabat Eselon II Kementerian Agama

    Menag Resmi Lantik Tiga Pejabat Eselon II Kementerian Agama

    • 0Komentar

    Menteri Agama Nasaruddin Umar melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II Kementerian Agama. Pelantikan berlangsung di kantor Kementerian Agama, Jakarta. Sebagai saksi, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin dan Inspektur Jenderal Kemenag Khairunas. Turut hadir para pejabat eselon I dan II, staf khusus, serta staf ahli Menteri Agama. Dalam arahan, Menteri Agama menyampaikan keyakinannya […]

  • Kemenkum Sumsel dan Komisi XIII DPR RI Kolaborasi Bahas Persoalan Hukum dan Penguatan Kekayaan Intelektual

    Kemenkum Sumsel dan Komisi XIII DPR RI Kolaborasi Bahas Persoalan Hukum dan Penguatan Kekayaan Intelektual

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menggelar Forum Komunikasi Masyarakat Bidang Hukum dengan tema “Layanan Diseminasi Komunikasi Masyarakat Bidang Kekayaan Intelektual” di Aula Balai Diklat Keagamaan Palembang, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan hukum sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual. Forum yang diikuti oleh […]

  • BELLIGERENT ATTITUDE: Perilaku Gemar Bertengkar dan Menyerang

    BELLIGERENT ATTITUDE: Perilaku Gemar Bertengkar dan Menyerang

    • 0Komentar

    Oleh: Munawir Kamaluddin Ada manusia yang merasa dirinya kuat ketika suaranya meninggi, seolah-olah kebenaran hanya lahir dari nada yang keras. Ia merasa benar ketika orang lain tak diberi ruang untuk berbicara, dan merasa menang ketika lawannya terdiam atau tumbang. Namun, tanpa ia sadari, di saat yang sama ia sedang mengalami kekalahan paling sunyi, kalah oleh […]

expand_less