Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel Dampingi Pendaftaran Indikasi Geografis Kopiah Resam Bangka Barat

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelindungan terhadap kekayaan intelektual daerah melalui pendampingan pendaftaran Indikasi Geografis (IG). Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan Koordinasi dan Pendampingan Pendaftaran Indikasi Geografis Kopiah Resam bersama Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bangka Barat, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kaswo, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), Rahmat Feri Pontoh, serta jajaran Bidang Kekayaan Intelektual.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Bangka Barat, Bapaqih Alzikri beserta tim, dalam rangka membahas tahapan dan persiapan pendaftaran Indikasi Geografis Kopiah Resam sebagai salah satu potensi kekayaan intelektual unggulan daerah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa pelindungan Indikasi Geografis merupakan langkah strategis untuk menjaga identitas produk khas daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

“Produk unggulan daerah memiliki nilai dan karakteristik yang harus dijaga serta dilindungi. Melalui pendaftaran Indikasi Geografis, Kopiah Resam Bangka Barat tidak hanya memperoleh perlindungan hukum, tetapi juga memiliki peluang untuk semakin dikenal dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Johan.

Johan menambahkan bahwa Kanwil Kemenkum Babel akan terus memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong potensi kekayaan intelektual agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Babel, Kaswo, menjelaskan bahwa proses pendaftaran Indikasi Geografis membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat penghasil produk.

“Indikasi Geografis merupakan bentuk pelindungan terhadap produk yang memiliki karakteristik khas karena dipengaruhi faktor geografis. Oleh karena itu, penyusunan Dokumen Deskripsi, penguatan data pendukung, serta pembentukan kelembagaan pengelola menjadi tahapan penting yang harus dipersiapkan secara bersama-sama,” jelas Kaswo.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pembahasan mengenai tahapan pendaftaran IG Kopiah Resam, mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi, pengumpulan data karakteristik produk, hingga penyusunan Dokumen Deskripsi Indikasi Geografis sebagai salah satu dokumen utama dalam proses pengajuan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Babel, Adi Riyanto, menyampaikan bahwa Kopiah Resam Bangka Barat memiliki potensi untuk mendapatkan perlindungan Indikasi Geografis karena memiliki keunikan dan karakteristik yang melekat pada daerah asalnya.

“Pendampingan ini dilakukan agar seluruh persyaratan pendaftaran dapat dipenuhi dengan baik. Harapannya, Kopiah Resam Bangka Barat dapat memperoleh perlindungan hukum melalui Indikasi Geografis sehingga mampu menjaga keberlanjutan produk dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pengrajinnya,” ungkap Adi.

Melalui kegiatan koordinasi dan pendampingan tersebut, Kanwil Kemenkum Babel bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berkomitmen mempercepat proses pendaftaran Indikasi Geografis Kopiah Resam sebagai bentuk pelindungan dan penguatan terhadap kekayaan intelektual daerah.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Peresmian Posbankum Sumatera Barat, Kemenkum Sumsel Siap Sukseskan Peresmian Posbankum Nasional

    Hadiri Peresmian Posbankum Sumatera Barat, Kemenkum Sumsel Siap Sukseskan Peresmian Posbankum Nasional

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) mengikuti kegiatan Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dan Pembukaan Pelatihan Paralegal Desa/Kelurahan se-Provinsi Sumatera Barat yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting (30/3). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Min Usihen, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, […]

  • Wamenhaj RI Lepas Petugas Haji 2026,  Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental

    Wamenhaj RI Lepas Petugas Haji 2026,  Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental

    • 0Komentar

    Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan petugas haji agar menyiapkan mental sebelum bertugas di Tanah Suci. Sebab, tugas melayani jemaah tidak mudah karena sebagian besar jemaah berasal dari latar belakang sederhana, termasuk lulusan Sekolah Dasar (SD). Selain itu, mayoritas jemaah juga masuk kelompok rentan lantaran memiliki penyakit resiko tinggi (Risti). […]

  • Dari Surabaya, Nasaruddin Umar Perkuat Narasi Persatuan dan Kepemimpinan Umat

    Dari Surabaya, Nasaruddin Umar Perkuat Narasi Persatuan dan Kepemimpinan Umat

    • 0Komentar

    LMenteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan representasi terbaik wajah Islam Indonesia yang moderat, nasionalis, dan penuh semangat persaudaraan. Karena itu, provinsi ini layak menjadi laboratorium kerukunan untuk dunia dalam rangkaian kegiatan Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Masjid Al-Akbar Surabaya, Minggu (2/8). Kegiatan […]

  • Menkeu Purbaya Siapkan Tambahan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

    Menkeu Purbaya Siapkan Tambahan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

    • 0Komentar

    Pemerintah berencana menambah penempatan dana ke perbankan sebesar Rp100 triliun guna memperkuat likuiditas di sistem keuangan. Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Tambahan dana tersebut disebut akan memiliki skema yang lebih fleksibel dibandingkan penempatan dana sebelumnya di bank-bank BUMN. Menurut Purbaya, fleksibilitas yang dimaksud adalah pemerintah dapat menarik maupun menempatkan kembali dana […]

  • Apresiasi Khusus Harian Rakyat Sulsel: Capaian WTP Walikota Palopo dan Penawaran Sinergi Media Menyeluruh

    Apresiasi Khusus Harian Rakyat Sulsel: Capaian WTP Walikota Palopo dan Penawaran Sinergi Media Menyeluruh

    • 0Komentar

    Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trizal, menerima kunjungan audiensi dari jajaran direksi Harian Rakyat Sulsel di Kantor Wali Kota Palopo, Jalan K.H. Moh. Hasyim, Tompotika, pada Selasa (9/6/2026). Dalam menerima kunjungan resmi tersebut, Wali Kota Palopo didampingi oleh Asisten Pemerintahan, Dr. Andi Poci, serta Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, Hamsir Hamid. Sementara itu, Direktur Utama […]

  • Sekolah Nasional Terintegrasi: Saatnya Menjadi Mesin Talenta Indonesia

    Sekolah Nasional Terintegrasi: Saatnya Menjadi Mesin Talenta Indonesia

    • 0Komentar

    Jangan Berhenti pada Pemerataan Mutu, Bangun Ekosistem Talenta untuk Indonesia Emas 2045 Oleh: Dr. Muhammad Arjul, S.IP., M.Si. MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Ada sebuah pertanyaan yang barangkali perlu kita ajukan ketika Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) mulai memasuki fase pertamanya, anak seperti apa yang ingin dilahirkan dari sekolah ini? Pertanyaan tersebut penting karena sebuah sekolah pada akhirnya […]

expand_less