Breaking News
light_mode

Dorong Kepastian Hukum hingga Mancanegara Kanwil Kemenkum Babel Sosialisasikan Layanan Apostille dan Legalisasi Dokumen

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Sosialisasi Layanan Apostille dan Legalisasi Dokumen di Balai Pengayoman. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyebarluasan informasi layanan Administrasi Hukum Umum kepada masyarakat dan instansi terkait di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Senin (20/04/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Babel, Johan Manurung, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kaswo, Kepala Divisi P3H, Rahmat Feri Pontoh, Kepala Bidang Pelayanan Ahu, Kepala Bidang Pelayanan KI, serta jajaran internal Kanwil. Turut hadir pula perwakilan dari Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi, Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dan Kanwil Kementerian HAM Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menekankan pentingnya layanan Apostille sebagai bentuk kemudahan dan kepastian hukum bagi masyarakat yang membutuhkan legalisasi dokumen untuk keperluan internasional. Ia juga menegaskan komitmen Kanwil Kemenkum Babel dalam meningkatkan kualitas layanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.

“Melalui layanan Apostille, proses legalisasi dokumen menjadi lebih sederhana, efisien, dan diakui secara internasional. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan kemudahan layanan hukum kepada masyarakat,” ujar Johan.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kaswo, dalam paparannya menjelaskan bahwa Apostille merupakan inovasi layanan yang menyederhanakan proses legalisasi dokumen lintas negara. Ia juga memaparkan data permohonan Apostille di wilayah Bangka Belitung yang menunjukkan tren peningkatan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pengakuan dokumen di luar negeri.

Lebih lanjut, Kepala Bidang Pelayanan AHU, M. Bang Bang, menjelaskan secara teknis terkait layanan Apostille dan legalisasi dokumen. Ia menyampaikan bahwa sertifikat Apostille Indonesia saat ini telah diakui di 129 negara, dengan proses verifikasi dan persetujuan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal AHU dalam waktu 1 hingga 3 hari kerja. “Biaya PNBP untuk layanan Apostille sebesar Rp150.000 per dokumen. Sertifikat dapat dicetak di kantor wilayah yang dipilih oleh pemohon, termasuk di Kanwil Kemenkum Babel. Masyarakat juga dapat mengakses layanan secara online melalui laman layanan.ahu.go.id,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dan pemangku kepentingan semakin memahami pentingnya layanan Apostille dan legalisasi dokumen dalam mendukung kepastian hukum hingga tingkat internasional.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Subianto Pastikan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta di Tengah Kenaikan Avtur Global

    Prabowo Subianto Pastikan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta di Tengah Kenaikan Avtur Global

    • 0Komentar

    Di tengah tekanan kenaikan harga avtur global, Presiden RI Prabowo Subianto justru mengambil langkah berbeda. Pemerintah memastikan biaya haji tahun 2026 akan turun sekitar Rp 2 juta. Keputusan ini disampaikan langsung dalam rapat kerja kabinet di Istana Negara, Jakarta, sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari beban biaya yang semakin tinggi. “Pelaksanaan haji tahun 2026 […]

  • Mabes Polri Lantik 27 PJU dan Kapolda Baru, Dadang Hartanto Belum Dilantik karena Umrah

    Mabes Polri Lantik 27 PJU dan Kapolda Baru, Dadang Hartanto Belum Dilantik karena Umrah

    • 0Komentar

    Mabes Polri menggelar pelantikan pejabat utama (PJU) dan Kapolda baru pilihan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto pada Sabtu (3/10). Pelantikan ini sesuai mutasi yang diteken Suyudi sehari sebelumnya, Jumat (2/10). Sebanyak 27 jabatan dilantik, terdiri dari pejabat utama di tingkat Mabes Polri dan sejumlah Kapolda. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut […]

  • Sidang Isbat 1447 H Digelar di Hotel, Menag Nasaruddin Beberkan Alasannya

    Sidang Isbat 1447 H Digelar di Hotel, Menag Nasaruddin Beberkan Alasannya

    • 0Komentar

    Pelaksanaan sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi tahun ini tidak lagi digelar di Gedung Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin, seperti biasanya. Pemerintah memindahkan lokasi ke Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan, keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Proyek pengerjaan jalan yang tengah berlangsung di kawasan Thamrin membuat area parkir di […]

  • Purwaceng Dieng, Warisan Lokal Bernilai Ekonomi

    Purwaceng Dieng, Warisan Lokal Bernilai Ekonomi

    • 0Komentar

    Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum mendorong penguatan potensi purwaceng sebagai produk khas Dieng melalui pelindungan indikasi geografis. Tanaman herbal yang tumbuh di dataran tinggi tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pengetahuan masyarakat Dieng dalam membudidayakan dan memanfaatkan tanaman yang tumbuh di lingkungan mereka. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Dorong Sinergi DPRD dan Pemda Bangka Tengah dalam Penyusunan Propemperda Tahun 2027

    Kanwil Kemenkum Babel Dorong Sinergi DPRD dan Pemda Bangka Tengah dalam Penyusunan Propemperda Tahun 2027

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menerima kunjungan mediasi dan konsultasi DPRD Kabupaten Bangka Tengah dalam rangka pembahasan penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam mewujudkan pembentukan regulasi daerah yang berkualitas, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kanwil Kemenkum Babel […]

  • Metode Tahfidz As’adiyah Jadi Rujukan TV Nasional

    Metode Tahfidz As’adiyah Jadi Rujukan TV Nasional

    • 0Komentar

    Metode tahfidz yang dikembangkan di lingkungan Pondok Pesantren As’adiyah kembali mendapat sorotan publik nasional. Dalam sebuah program TV nasional yang tayang baru-baru ini, pendekatan khas As’adiyah dalam menghafal Al-Qur’an disebut sebagai salah satu metode yang konsisten melahirkan para hafidz berkualitas, dengan kekuatan pada tradisi, disiplin, dan kesinambungan sanad keilmuan. Metode Tahfidz As’adiyah bertumpu pada empat […]

expand_less