Breaking News
light_mode

Bantah Terima Gratifikasi, Menag Nasaruddin Umar Ungkap Alasan Pakai Jet Pribadi ke Takalar

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

Menteri (Menag) Agama RI, Nasaruddin Umar, membantah menerima gratifikasi.
Ini terkait polemik penggunaan fasilitas jet pribadi dalam kunjungannya ke Takalar, Sulsel.

Klarifikasi itu dilontarkan di tengah sorotan tajam publik. Termasuk “sentilan” dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Imam Besar Masjid Istiqlal ini membeberkan alasan di balik tumpangannya mewah tersebut. Menag menyebut murni didasari oleh ikatan kekeluargaan.

Nasaruddin secara tegas menepis tuduhan bahwa fasilitas jet pribadi yang diduga milik Oesman Sapta Odang (OSO) tersebut merupakan bentuk gratifikasi.

Menurutnya, perjalanan pada Minggu (15/2/2026) itu dilakukan untuk memenuhi undangan peresmian sebuah madrasah dan pondok pesantren di Takalar.

Nasaruddin menjelaskan bahwa ia tidak mengetahui sebelumnya jika akomodasi yang disiapkan oleh penyelenggara adalah pesawat jet pribadi.

“Tiba-tiba pesawatnya begitu. Masa saya tidak datang? Sudah deh,” ujar Nasaruddin saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta (19/2/2026), seperti dilansir jawapos.com.

Ia menekankan bahwa pihak pengundang tidak memiliki hubungan kerja atau relasi resmi dengan Kementerian Agama. Melainkan hubungan personal yang sangat dekat.

“Istrinya itu keluarga. Jadi hubungan saya kekeluargaan. Pamanku ada di Takalar itu,” imbuhnya untuk mempertegas posisi kasus tersebut.

Di sisi lain, Ketua KPK Setyo Budiyanto telah memberikan imbauan agar Menteri Agama segera memberikan penjelasan resmi secara mandiri.

“Syukur-syukur kalau kemudian sudah merespons, bisa mempertanggungjawabkan tanpa harus diundang, dan tanpa harus dipanggil,” ucap Setyo Budiyanto di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

KPK mengapresiasi jika pejabat publik memiliki inisiatif untuk mengklarifikasi isu yang berkembang tanpa harus menunggu panggilan resmi.

Pihak lembaga antirasuah mengarahkan agar Menag mendatangi Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik untuk memberikan keterangan.

“Di sana ada Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik yang dapat menyampaikan dan menjelaskan tentang yang sedang berkembang, isu-isu yang sedang berkembang di luar,” jelasnya.

Nantinya, data tersebut akan dianalisis dan ditelaah lebih lanjut guna memastikan apakah ada unsur pelanggaran hukum atau murni urusan privat.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKA Unhas Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Pangan Lewat Buka Puasa Bersama

    IKA Unhas Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Pangan Lewat Buka Puasa Bersama

    • 0Komentar

    Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) menggelar buka puasa bersama yang berlangsung hangat di AAS Building, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar pada Sabtu, 28 Februari 2026. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antar alumni dari berbagai angkatan serta latar belakang, sekaligus menegaskan peran strategis IKA Unhas dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ketum IKA […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Temukan Indikasi Pelanggaran KI di Belitung, Perkuat Sinergi dengan Kepolisian

    Kanwil Kemenkum Babel Temukan Indikasi Pelanggaran KI di Belitung, Perkuat Sinergi dengan Kepolisian

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran Kekayaan Intelektual (KI) melalui kegiatan pemantauan dan pengawasan di wilayah Kabupaten Belitung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini diawali dengan koordinasi bersama Polres Belitung yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Johan Manurung, didampingi jajaran serta Korwas PPNS Polda Kepulauan Bangka Belitung. Koordinasi tersebut bertujuan untuk […]

  • Hari Keluarga Nasional Jadi Momentum Perkuat Peran Keluarga sebagai Fondasi Pembangunan Bangsa

    Hari Keluarga Nasional Jadi Momentum Perkuat Peran Keluarga sebagai Fondasi Pembangunan Bangsa

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Senin (29/6). Upacara diikuti oleh seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk penghormatan terhadap pentingnya peran keluarga dalam pembangunan bangsa. Upacara Hari Keluarga Nasional Tahun 2026 yang mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”. Bertindak […]

  • Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Eksistensi 14 Tahun Harian Rakyat Sulsel di Era Digital

    Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Eksistensi 14 Tahun Harian Rakyat Sulsel di Era Digital

    • 0Komentar

    Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun ke-14 Harian Rakyat Sulsel. Ia menilai perjalanan Harian Rakyat Sulsel hingga mencapai usia 14 tahun merupakan capaian yang patut diapresiasi, terlebih di tengah tantangan era digitalisasi yang semakin kompetitif bagi industri media. “Selamat kepada Harian […]

  • Kemenkum Babel Ikuti Konsolidasi Tiga Kementerian Teknis, Menkokumhamimipas Yusril Tekankan Integritas dan Akuntabilitas Layanan

    Kemenkum Babel Ikuti Konsolidasi Tiga Kementerian Teknis, Menkokumhamimipas Yusril Tekankan Integritas dan Akuntabilitas Layanan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Konsolidasi terhadap 3 Kementerian Teknis dalam lingkup Kemenko Kumham Imipas dengan tema “Komitmen Moral dan Profesional dalam Memberikan Layanan Secara Adil, Transparan, dan Akuntabel”, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid, terpusat melalui Zoom dan diikuti oleh jajaran Kanwil Kemenkum Babel dari Ruang Rapat Divisi Pelayanan […]

  • Kemenkum Sumsel Dampingi Pemprov Sumsel Optimalkan Penilaian Indeks Reformasi Hukum

    Kemenkum Sumsel Dampingi Pemprov Sumsel Optimalkan Penilaian Indeks Reformasi Hukum

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Tim Sekretariat Wilayah (TSW) Indeks Reformasi Hukum (IRH) melaksanakan koordinasi dan pendampingan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait proses penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 serta tindak lanjut rekomendasi hasil analisis dan evaluasi produk hukum daerah Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Biro Hukum Sekretariat Daerah […]

expand_less