Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel dan BP3MI Perkuat Sinergi Pelindungan Hukum bagi Pekerja Migran Indonesia

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menerima audiensi dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Pangkalpinang dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi kelembagaan terkait pelindungan hukum bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, didampingi Kepala Divisi P3H Rahmat Feri Pontoh, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kaswo, serta Kepala Bidang Pelayanan AHU M. Bangbang. Sementara dari BP3MI Pangkalpinang hadir Penyuluh Hukum Ahli Muda, Eva Pebrianti Simangunsong, S.H., M.H.

Audiensi ini menjadi wadah pertukaran informasi mengenai layanan, fasilitas, serta program pelindungan dan tata kelola penempatan PMI, khususnya dalam memastikan masyarakat yang bekerja ke luar negeri mendapatkan pemahaman hukum dan perlindungan yang memadai.

Dalam pertemuan tersebut, BP3MI menyampaikan berbagai program prioritas, fasilitas pendukung penempatan PMI, serta pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam memberikan edukasi hukum dan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kepada calon PMI.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan komitmen Kanwil Kemenkum Babel untuk terus mendukung upaya pelindungan hukum bagi PMI melalui penguatan koordinasi lintas instansi.

“Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam memberikan pelindungan kepada masyarakat, khususnya calon Pekerja Migran Indonesia. Kanwil Kemenkum Babel siap mendukung melalui fasilitasi layanan hukum, harmonisasi regulasi daerah, serta penguatan koordinasi terkait aspek keimigrasian dan pelayanan hukum,” ujar Johan Manurung.

Melalui audiensi ini, Kanwil Kemenkum Babel bersama BP3MI Pangkalpinang berharap dapat membangun kolaborasi berkelanjutan dalam menghadirkan layanan yang lebih optimal, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta mencegah berbagai risiko yang dapat dialami PMI selama proses penempatan maupun saat bekerja di luar negeri.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sumsel Pastikan Raperbup Perubahan RKPD 2026 dan RSUD di OKU Selaras Regulasi

    Kemenkum Sumsel Pastikan Raperbup Perubahan RKPD 2026 dan RSUD di OKU Selaras Regulasi

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum melaksanakan rapat harmonisasi terhadap dua Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (23/7). Rapat harmonisasi dipimpin oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Nur’Ainun, selaku penanggung jawab Tim Kerja Harmonisasi. Kegiatan tersebut […]

  • Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar kecewa dengan keputusan wasit saat duel lawan Persebaya Surabaya

    Persib Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingin Maung Bandung Juara Sebelum Lawan Persija

    • 0Komentar

    Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Liga Super 2025/2026. Posisi Maung Bandung di puncak klasemen membuat peluang mereka untuk mengunci titel musim ini semakin terbuka lebar. Saat ini, Persib Bandung memimpin klasemen dengan koleksi 54 poin. Jumlah tersebut unggul tiga angka dari rival terdekatnya, Persija Jakarta. Menariknya, Persib masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit […]

  • Perkuat Penegakkan Hukum di Wilayah Babel, Kanwil Kemenkum Babel tambah jumlah PPNS Kekayaan Intelektual

    Perkuat Penegakkan Hukum di Wilayah Babel, Kanwil Kemenkum Babel tambah jumlah PPNS Kekayaan Intelektual

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Penutupan Pendidikan Dan Pelatihan Pembentukan PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang diikuti oleh 3 (tiga) orang Analis Kekayaan Intelektual. Kegiatan ini di selenggarakan oleh Direktorat Penegakkan Hukum Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang dilaksanakan dari tanggal 8 Juni s.d 6 Agustus 2026 di Lembaga […]

  • Unimerz Kukuhkan 1.333 Wisudawan Angkatan XXII, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas di Era Al

    Unimerz Kukuhkan 1.333 Wisudawan Angkatan XXII, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas di Era Al

    • 0Komentar

    Universitas Megarezky (Unimerz) kembali mencetak ribuan lulusan baru melalui Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XXII Tahun Ajaran 2025/2026. Sebanyak 1.333 wisudawan resmi dikukuhkan di Phinisi Ballroom Hotel Claro, Makassar, Rabu (26/8/2026). Prosesi wisuda kampus yang bermarkas di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala ini dipimpin langsung oleh Rektor Unimerz, Prof. Dr. H. Anwar Ramli, SE., M.Si. […]

  • Sinergi Lintas Instansi Diperkuat, Karantina Sulsel Dukung Implementasi Program MBG

    Sinergi Lintas Instansi Diperkuat, Karantina Sulsel Dukung Implementasi Program MBG

    • 0Komentar

    Karantina Sulawesi Selatan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan bersama ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar guna mendorong penguatan aspek perizinan, pengawasan, serta […]

  • LALUBI: Rumah Besar Karya Anak Berkebutuhan Khusus Indonesia

    LALUBI: Rumah Besar Karya Anak Berkebutuhan Khusus Indonesia

    • 0Komentar

    Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), tengah mengembangkan Lapak Luar Biasa (LALUBI) sebagai rumah besar bagi karya peserta didik berkebutuhan khusus di seluruh Indonesia. Platform digital ini dirancang untuk membuka akses yang lebih luas bagi hasil karya peserta didik agar dapat dikenal, diapresiasi, dan dipasarkan kepada masyarakat. Kehadiran […]

expand_less