Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel Dorong Inovasi Daerah Melalui Edukasi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual Paten

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat ekosistem inovasi daerah melalui kegiatan Edukasi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual Paten dengan tema “Paten sebagai Instrumen Perlindungan dan Pengembangan Inovasi Daerah” yang digelar di Hotel Santika Pangkal Pinang, Selasa (22/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kaswo, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Adi Riyanto, jajaran Bidang Kekayaan Intelektual, serta menghadirkan Pemeriksa Paten Ahli Muda Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Raden Muhammad Agung Triadi beserta tim.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemberian piagam penghargaan kepada Hartono dan Bustanil Arifin sebagai inisiator pendaftaran produk Indikasi Geografis di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen dalam mendorong perlindungan, pelestarian, serta pengembangan potensi unggulan daerah melalui skema Indikasi Geografis.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa perlindungan paten memiliki peran strategis dalam memberikan kepastian hukum terhadap hasil inovasi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi suatu karya.

“Paten bukan hanya sebatas perlindungan hukum terhadap sebuah invensi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong inovasi, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang pemanfaatan hasil riset agar memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat dan daerah,” ujar Johan.

Johan menambahkan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha terhadap pentingnya pendaftaran paten masih perlu terus diperkuat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

“Melalui sinergi bersama, berbagai potensi inovasi daerah dapat diidentifikasi, dilindungi, dan dikembangkan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kaswo, mengatakan bahwa Kekayaan Intelektual merupakan aset strategis yang perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan sejak awal proses penciptaannya.

“Perlindungan Kekayaan Intelektual memberikan hak eksklusif kepada pencipta atau inventor atas hasil kreativitas dan inovasinya. Dengan perlindungan yang tepat, karya intelektual tidak hanya memiliki nilai hukum, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi dan berdaya saing,” ungkap Kaswo.

Pada Kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Joko Triadhi, memberikan materi mengenai penguatan ekosistem inovasi daerah melalui penyelarasan riset dengan prioritas pembangunan daerah, identifikasi invensi yang berpotensi mendapatkan perlindungan paten, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia usaha dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian.

Selanjutnya, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Adi Riyanto, menyampaikan pemahaman mengenai konsep Kekayaan Intelektual sebagai hak yang lahir dari kemampuan, kreativitas, dan olah pikir manusia yang menghasilkan karya, produk, maupun proses yang memiliki nilai ekonomi.

Materi berikutnya disampaikan oleh Pemeriksa Paten Ahli Muda DJKI, Raden Muhammad Agung Triadi, yang menjelaskan pentingnya perlindungan paten sebagai hak eksklusif atas invensi di bidang teknologi. Peserta diberikan pemahaman mengenai persyaratan paten, meliputi unsur kebaruan, langkah inventif, penerapan industri, hingga mekanisme penelusuran dan tata cara pendaftaran paten.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Babel berharap pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap perlindungan paten semakin meningkat, sehingga mampu mendorong lahirnya inovasi baru, memperkuat kolaborasi riset, serta mendukung pengembangan potensi unggulan daerah.

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan Kekayaan Intelektual yang mudah diakses serta mendukung terciptanya ekosistem inovasi yang produktif dan berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sumsel Perkenalkan Inovasi REBANA di Lubuk Linggau, Ubah Aset Pasif Jadi Pusat Kreatif dan Produktivitas

    Kemenkum Sumsel Perkenalkan Inovasi REBANA di Lubuk Linggau, Ubah Aset Pasif Jadi Pusat Kreatif dan Produktivitas

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus mendorong optimalisasi pengelolaan aset negara yang berdampak langsung bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi inovasi REBANA (Revitalisasi Barang Milik Negara), melalui Alih fungsi Gedung Eks Balai Harta Peninggalan menjadi Creative Intellectual Property Gallery yang disosialisasikan di Kota Lubuklinggau. Inovasi REBANA ini merupakan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional […]

  • Conny Lolyta Rumondor Perkuat APPMBGI sebagai Ketua DPD I Sulawesi Utara

    Conny Lolyta Rumondor Perkuat APPMBGI sebagai Ketua DPD I Sulawesi Utara

    • 0Komentar

    Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), dipercaya oleh Dewan Penguris Pusat (DPP APPMBGI) untuk menjadi Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD I) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sebagaimana yang tertuang dalam SK DPP APPMBGI Nomor: 027/SK/DPP-APPMBGI/II/2026, tertanggal 8 Februari 2026. Sosok Conny Lolyta Rumondor, yang dipercaya sebagai Ketua DPD I Sulutmenjadi warna tersendiri […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Permudah Layanan, Kini Bisa Tanpa Antre di Kantor Cabang

    BPJS Ketenagakerjaan Permudah Layanan, Kini Bisa Tanpa Antre di Kantor Cabang

    • 0Komentar

    BPJS Ketenagakerjaan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta dengan menghadirkan kemudahan akses layanan tanpa harus datang dan antre di kantor cabang. Melalui berbagai kanal digital, peserta kini dapat mengurus kebutuhan administrasi secara cepat, mudah, dan efisien. Beberapa kanal layanan yang dapat dimanfaatkan antara lain aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dan Layanan Tanpa Kontak Fisik […]

  • Ketua Umum APPMBGI Serahkan SK Kepengurusan DPD I dan DPD II dari Berbagai Wilayah di Jakarta

    Ketua Umum APPMBGI Serahkan SK Kepengurusan DPD I dan DPD II dari Berbagai Wilayah di Jakarta

    • 0Komentar

    Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makanan Bergizi Gratis Indonesia (DPP APPMBGI), Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.S., M.Si., IPU., ASEAN Eng., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Dewan Pengurus Daerah Tingkat I (DPD I) dan Dewan Pengurus Daerah Tingkat II (DPD II) dari sejumlah provinsi dan kabupaten/kota di […]

  • Brigjen Faisal Gelar “Polantas Menyapa” di Wajo, Serap Aspirasi Ojol dan Kurir

    Brigjen Faisal Gelar “Polantas Menyapa” di Wajo, Serap Aspirasi Ojol dan Kurir

    • 0Komentar

    Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen. Faisal. Sik, MH, melakukan kunjungan kerja di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini bertajuk “Polantas Menyapa” dengan tema “Polri Hadir untuk Masyarakat, Polantas Menyapa untuk Anda”, yang disambut langsung oleh Kapolres Wajo AKBP. Muh. Rosid Ridho. Sik, beserta jajaran personel Polres Wajo. Menurut Dirgakkum Korlantas Polri […]

  • Arifki Chaniago, Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia.

    Pilkada Lewat DPRD, antara Radio dan Layanan Live Streaming

    • 0Komentar

    BAYANGKAN Anda dipaksa kembali mendengarkan radio di era layanan streaming. Lagu dipilihkan, selera diseragamkan, dan Anda cukup duduk manis sebagai pendengar. Lebih tertib, memang—tetapi juga lebih sunyi. Di situlah Pilkada lewat DPRD mulai terasa rapi secara prosedural, tetapi miskin rasa memiliki. Demokrasi bekerja dengan logika yang serupa. Ia memang melelahkan, penuh kebisingan, dan menuntut keterlibatan. […]

expand_less