Breaking News
light_mode

Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Supervisi RKAKL Pagu Anggaran KI TA 2027 di Bali

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Supervisi Tindak Lanjut Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Pagu Anggaran Program Kekayaan Intelektual Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung di Holiday Inn Baruna Bali, Rabu (2/9/2026).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Adi Riyanto, didampingi Analis Kekayaan Intelektual Ahli Pertama, Ektha Dwiarni.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Program dan Pelaporan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Dr. Tr. Nuralia, S.Kom., M.Kom., serta perwakilan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Biro Perencanaan dan Organisasi Sekretariat Jenderal, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), dan para operator satuan kerja.

Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Deviyanti. Dalam laporannya dijelaskan bahwa supervisi yang berlangsung pada 1 hingga 4 September 2026 tersebut merupakan bagian penting dalam proses perencanaan dan penganggaran pada satuan kerja Program Kekayaan Intelektual.

Supervisi dilaksanakan untuk menindaklanjuti catatan hasil reviu dan penelitian RKA-K/L Pagu Anggaran Program Kekayaan Intelektual pada Kantor Wilayah Tahun Anggaran 2027. Kegiatan juga bertujuan melakukan klarifikasi terhadap berbagai catatan hasil penelaahan, memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen pendukung, serta mendorong tersusunnya anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Kegiatan selanjutnya dibuka oleh Kepala Bagian Program dan Pelaporan DJKI, Dr. Tr. Nuralia. Dalam sambutannya, Nuralia menyampaikan bahwa tindak lanjut penelaahan RKA-K/L Pagu Anggaran Program Kekayaan Intelektual TA 2027 merupakan langkah strategis untuk memastikan keselarasan antara perencanaan, penganggaran, dan pencapaian target kinerja Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Program dan kegiatan Kekayaan Intelektual di daerah diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mengoptimalkan potensi Kekayaan Intelektual di masing-masing wilayah.

Kantor Wilayah juga didorong untuk mengambil peran aktif sebagai penggerak ekosistem Kekayaan Intelektual melalui penguatan koordinasi lintas sektor, penerjemahan kebijakan nasional ke tingkat daerah, serta pengembangan Kekayaan Intelektual sebagai sumber nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi supervisi dan pendampingan terhadap dokumen perencanaan anggaran masing-masing satuan kerja. Dalam sesi tersebut dilakukan pembahasan, klarifikasi, serta penyempurnaan data dukung untuk memastikan setiap usulan anggaran telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kebutuhan program.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menegaskan bahwa perencanaan anggaran yang matang menjadi salah satu fondasi utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program Kekayaan Intelektual di daerah.

“Perencanaan anggaran harus disusun secara cermat, terukur, dan selaras dengan target kinerja. Setiap program yang direncanakan harus memiliki manfaat yang jelas serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan dan penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual di Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Johan.

Johan menambahkan, hasil supervisi harus dimanfaatkan untuk memastikan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2027 benar-benar mampu menjawab kebutuhan serta mengoptimalkan berbagai potensi Kekayaan Intelektual di Bangka Belitung.
“Bangka Belitung memiliki banyak potensi Kekayaan Intelektual yang perlu terus dilindungi dan dikembangkan. Karena itu, perencanaan program harus diarahkan bukan hanya pada aspek administratif, tetapi juga pada peningkatan nilai ekonomi dan manfaat Kekayaan Intelektual bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kaswo, mengatakan bahwa penyusunan anggaran yang berkualitas harus dibangun berdasarkan kebutuhan riil di wilayah serta didukung dengan data dan dokumen perencanaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Supervisi ini penting untuk memastikan setiap program dan anggaran bidang Kekayaan Intelektual disusun dengan dasar yang kuat, data dukung yang lengkap, serta sesuai dengan kebijakan dan target kinerja yang telah ditetapkan,” kata Kaswo.

Menurut Kaswo, penguatan perencanaan juga harus diikuti dengan fokus terhadap peningkatan kualitas pelayanan Kekayaan Intelektual kepada masyarakat.

“Kami ingin anggaran yang tersedia benar-benar mendukung peningkatan kualitas pelayanan, perluasan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, serta pengembangan potensi Kekayaan Intelektual di daerah. Dengan perencanaan yang tepat, pelaksanaan program akan menjadi lebih efektif dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” lanjut Kaswo.

Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Babel, Adi Riyanto, menambahkan bahwa supervisi menjadi ruang strategis bagi Kantor Wilayah untuk melakukan penyempurnaan dokumen perencanaan sekaligus menyelaraskan usulan kegiatan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

“Melalui pendampingan ini, setiap catatan terhadap dokumen perencanaan dapat kami klarifikasi dan tindak lanjuti. Hal ini penting agar usulan anggaran memiliki data dukung yang lengkap, sesuai ketentuan, serta benar-benar mendukung pencapaian target Program Kekayaan Intelektual di wilayah,” ujar Adi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud kesamaan persepsi dan pemahaman dalam penyusunan anggaran Program Kekayaan Intelektual Tahun Anggaran 2027, sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan, koordinasi, dan akuntabilitas pelaksanaan program guna mendukung pencapaian target kinerja Kekayaan Intelektual secara optimal.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual, Kemenkum Sumsel Jalin Koordinasi dengan Polres Muara Enim

    Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual, Kemenkum Sumsel Jalin Koordinasi dengan Polres Muara Enim

    • 0Komentar

    Dalam upaya memperkuat perlindungan dan penegakan hukum di bidang Kekayaan Intelektual (KI), Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan melalui Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual melakukan koordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kabupaten Muara Enim, Selasa (21/7). Kegiatan yang digelar di Polres Kabupaten Muara Enim ini merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Aksi Perjanjian Kinerja Tahun 2026, […]

  • Kakanwil Kemenkum Babel Melantik 11 Pegawai Negeri Sipil dan Jabatan Fungsional

    Kakanwil Kemenkum Babel Melantik 11 Pegawai Negeri Sipil dan Jabatan Fungsional

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Pelantikan Pegawai Negeri Sipil dan Jabatan Fungsional di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (02/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Pengayoman Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung. Dalam […]

  • Jelajah GI Tourism Dieng: Mengenal Olahan Carica Dieng dari Hulu ke Hilir

    Jelajah GI Tourism Dieng: Mengenal Olahan Carica Dieng dari Hulu ke Hilir

    • 0Komentar

    Kawasan Dataran Tinggi Dieng kini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan pengalaman edukasi pariwisata berbasis produk lokal terlindungi melalui program Geographical Indication (GI) Tourism. Salah satu komoditas utama yang menjadi magnet wisatawan adalah Carica Dieng, buah khas kerabat pepaya (Vasconcellea pubescens) yang memiliki karakteristik unik dan hanya tumbuh optimal di lingkungan pegunungan tertentu. […]

  • Kemenkum Sumsel Perkuat Pelindungan KI dan Legalitas UMKM pada Sinkronisasi Pertumbuhan Ekonomi Kota Palembang

    Kemenkum Sumsel Perkuat Pelindungan KI dan Legalitas UMKM pada Sinkronisasi Pertumbuhan Ekonomi Kota Palembang

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan kembali berpartisipasi dalam kegiatan Sinkronisasi Pertumbuhan Ekonomi yang Maju dan Berkeadilan (Pemberdayaan Masyarakat) yang diselenggarakan oleh Bapperida Kota Palembang, Aula Bapperida Kota Palembang (16/7). Kegiatan yang diikuti sekitar 140 peserta ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas usaha, pelindungan Kekayaan Intelektual (KI), serta pemanfaatan inovasi guna meningkatkan […]

  • Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Webinar Program IG Bisa Ekspor untuk Dorong Daya Saing Produk Daerah

    Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Webinar Program IG Bisa Ekspor untuk Dorong Daya Saing Produk Daerah

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) mengikuti kegiatan Webinar Program Indikasi Geografis Bisa Ekspor yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Zoom Meeting pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mendorong penguatan pemasaran dan peningkatan daya saing produk Indikasi Geografis (IG), khususnya dalam […]

  • Kemenhaj Integrasikan Siskohat dengan Dukcapil, Antrean Haji Kini Berbasis Data Akurat

    Kemenhaj Integrasikan Siskohat dengan Dukcapil, Antrean Haji Kini Berbasis Data Akurat

    • 0Komentar

    Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan pembenahan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji dengan mengintegrasikan Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) langsung ke basis data kependudukan Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah bersama Menteri Dalam Negeri di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Melalui integrasi […]

expand_less