Breaking News
light_mode

APINDO Goes to Campus: Belajar Langsung dari Pengusaha Nasional, Siapkan Diri Menjadi Entrepreneur dan Pencipta Lapangan Kerja

  • account_circle Maryam Chalisa
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • print Cetak

Di tengah perubahan ekonomi global yang semakin dinamis, kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan peluang menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menghadirkan “APINDO Goes to Campus: Dari Kampus untuk Indonesia”, sebuah Kuliah Umum yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) APINDO XXXV di Makassar. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Senin, 3 Agustus 2026, di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin.

Kuliah Umum ini akan menghadirkan Shinta W. Kamdani, Ketua Umum APINDO, sebagai narasumber utama. Sebagai salah satu tokoh bisnis Indonesia yang aktif berkiprah di tingkat nasional maupun internasional, Shinta akan membagikan perspektif mengenai tantangan ekonomi global, perubahan dunia usaha, serta peluang yang dapat dimanfaatkan generasi muda untuk menjadi entrepreneur, inovator, sekaligus pencipta lapangan kerja.

Membangun Mengusung tema “APINDO Goes to Campus: Dari Kampus untuk Indonesia Generasi Entrepreneur dan Pencipta Lapangan Kerja di Tengah Ketidakpastian Global”, kegiatan ini dirancang untuk menjembatani dunia akademik dengan dunia usaha. Mahasiswa tidak hanya akan memperoleh pemahaman mengenai arah perkembangan ekonomi dan industri, tetapi juga mendapatkan wawasan langsung mengenai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, pentingnya entrepreneurial mindset, serta bagaimana membangun daya saing di tengah ketidakpastian global.

Lebih dari sekadar kuliah umum, forum ini menjadi kesempatan langka bagi mahasiswa untuk

berdialog secara langsung dengan pemimpin organisasi pengusaha terbesar di Indonesia.

Peserta akan mengikuti paparan inspiratif dari Ketua Umum APINDO, dilanjutkan dengan sesi

interaksi dan tanya jawab, sehingga dapat menggali wawasan, bertukar gagasan, hingga

memperoleh perspektif dunia usaha secara langsung dari pelaku industri.

Melalui kegiatan ini, APINDO ingin mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan usaha, membuka lapangan kerja, dan menjadi bagian dari solusi bagi tantangan ekonomi Indonesia. Di tengah bonus demografi yang dimiliki Indonesia, mahasiswa diharapkan mampu mengambil peran sebagai motor inovasi dan penggerak pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Selain memperoleh wawasan strategis dari Ketua Umum APINDO, peserta juga akan mendapatkan berbagai manfaat eksklusif, antara lain:

Paparan inspiratif dan sesi interaksi langsung bersama Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani;

E-Certificate sebagai peserta Kuliah Umum;

Informasi dan kesempatan mengenal Program APINDO UMKM Merdeka, termasuk pengalaman magang yang membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata di dunia usaha.

Kuliah Umum ini terbuka bagi mahasiswa dan sivitas akademika dari berbagai universitas dan politeknik di Makassar. APINDO mengajak generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar, berdiskusi, memperluas jejaring, serta memperoleh inspirasi langsung dari salah satu pemimpin dunia usaha Indonesia.

Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar langsung dari pelaku industri, memahami tantangan ekonomi masa depan, membangun jejaring, dan mempersiapkan diri menjadi entrepreneur serta pemimpin yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi Indonesia. Karena masa depan ekonomi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh mereka yang mencari pekerjaan, tetapi juga oleh mereka yang berani menciptakannya. Segera daftarkan diri Anda dengan melakukan registrasi melalui https://forms.gle/x9TnU7aqUVnVqVuj7

Tentang APINDO

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) merupakan representasi dunia usaha Indonesia, yang dibentuk pada 31 Januari 1952 di bawah kepemimpinan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) yang berada di Jakarta, dan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) di 36 provinsi dan 368 Dewan Pimpinan Kota/Kabupaten.

Berfokus pada Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan di awal pembentukannya, peran APINDO semakin strategis dalam mendorong kepentingan nasional, melalui perluasan fokus pada beragam sektor dan pengembangan sumber daya manusia serta kemitraan, melalui unit bisnis APINDO: International Strategic Partnership Center (ISPC) dan APINDO Training Center (ATC). Advokasi APINDO dalam skala internasional dilaksanakan secara aktif, melalui keanggotaan dan partisipasi dalam the International Organization of Employers (IOE), ASEAN Confederation of Employers (ACE) dan Confederation of Asia-Pacific Employers (CAPE).

APINDO memiliki keterwakilan dalam Kelembagaan Tripartit (unsur Pemerintah, Pengusaha, dan Pekerja), di mana sejumlah perwakilan Pengurus APINDO duduk di Lembaga Kerjasama Tripartit Nasional, Dewan Pengupahan Nasional, dan Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. APINDO 2023 2028 memiliki 4 Program Aksi Unggulan yaitu Roadmap Ekonomi sebagai bentuk keunggulan dan advokasi APINDO, Ekonomi Inklusif UMKM Merdeka, Kolaborasi Inklusif Pengusaha Atasi Stunting (KIPAS) yang melibatkan 1000 pengusaha atasi stunting dan sertifikasi HR-IR APINDO untuk mewujudkan SDM yang kompeten dalam pengelolaan SDM dan hubungan industrial.

  • Penulis: Maryam Chalisa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akselerasi Kemudahan Berusaha, Kanwil Kemenkum Sumsel Perkuat Komitmen Target 185 Perseroan Perorangan

    Akselerasi Kemudahan Berusaha, Kanwil Kemenkum Sumsel Perkuat Komitmen Target 185 Perseroan Perorangan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus memacu geliat ekonomi kerakyatan melalui penguatan legalitas unit usaha. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Komitmen Kantor Wilayah terhadap Target Unggulan Pendirian Perseroan Perorangan, dalam hal ini diikuti Jajaran Bidang Pelayanan Kanwil Sumsel secara daring. Rapat ini menjadi langkah krusial dalam mengevaluasi serta memastikan kesiapan […]

  • 83.960 Posbankum Selesaikan 14.000 Kasus, Negara Hemat Rp1,2 Triliun

    83.960 Posbankum Selesaikan 14.000 Kasus, Negara Hemat Rp1,2 Triliun

    • 0Komentar

    Pemerintah telah membentuk 83.960 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh desa dan kelurahan Indonesia hingga September 2026. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan melalui Posbankum, perkara yang semula berpotensi berlanjut ke proses peradilan dapat diselesaikan melalui mekanisme mediasi di tingkat masyarakat. “Saya laporkan kepada Bapak Presiden adalah terbentuknya Posbankum, kurang lebih sekitar 83.960 Posbankum di […]

  • Dorong Perlindungan KI, Kemenkum Sumsel Jalin Koordinasi dengan Universitas dan Pemda

    Dorong Perlindungan KI, Kemenkum Sumsel Jalin Koordinasi dengan Universitas dan Pemda

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) melalui Divisi Pelayanan Hukum melaksanakan koordinasi dan rapat kerja sama dalam rangka penguatan perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) di Universitas Serelo Lahat dan Pemerintah Kota Prabumulih (20/5). Kepala Bidang Pelayanan KI, Yenni, bersama tim melakukan pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pelayanan KI dan pembentukan Sentra KI di […]

  • Santri PPMI Shohwatul Is’ad Pangkep Pimpin Salat dan Khutbah Iduladha 1447 H

    Santri PPMI Shohwatul Is’ad Pangkep Pimpin Salat dan Khutbah Iduladha 1447 H

    • 0Komentar

    Lapangan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad Pangkep dipadati ratusan jemaah yang menunaikan ibadah Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Pelaksanaan salat tahun ini terasa sangat spesial dan penuh khidmat. Pasalnya, seluruh rangkaian inti ibadah dipimpin langsung oleh para santri berprestasi dari lembaga pendidikan tersebut. Bertindak sebagai imam yakni Abyad Rafif Zuhud, santri SMA […]

  • Dari Pangan Bergizi Menuju Kecerdasan Bangsa: Momentum Besar Mengawal Masa Depan Indonesia

    Dari Pangan Bergizi Menuju Kecerdasan Bangsa: Momentum Besar Mengawal Masa Depan Indonesia

    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.S., M.Si., IPU. (Ketua Umum APPMBGI) Bangsa yang besar tidak dibangun hanya oleh gedung-gedung tinggi, jalan tol yang panjang, atau pertumbuhan ekonomi yang impresif. Fondasi sejatinya terletak pada kualitas manusianya. Dan kualitas manusia selalu dimulai dari satu hal paling mendasar: gizi yang baik sejak dini. Karena itu, Program […]

  • Sederhanakan 195 Permenkum Jadi 34, Menkum Perkuat Reformasi Regulasi

    Sederhanakan 195 Permenkum Jadi 34, Menkum Perkuat Reformasi Regulasi

    • 0Komentar

    Kementerian Hukum (Kemenkum) melakukan deregulasi dengan menyederhanakan 195 Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) menjadi 34 Permenkum guna mewujudkan regulasi yang lebih sederhana, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menteri Hukum (Menkum) Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menegaskan hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat reformasi regulasi melalui penyederhanaan peraturan perundang-undangan. “Penyederhanaan peraturan bukan sekadar […]

expand_less