BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Hasanuddin Lindungi 5.266 Mahasiswa KKN, Terbanyak Sepanjang Sejarah
- account_circle Maryam Chalisa
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
- print Cetak

BPJS Ketenagakerjaan bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali memperkuat kolaborasi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sebanyak 5.266 mahasiswa KKN Unhas resmi mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus menjadi jumlah peserta KKN terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan KKN di Universitas Hasanuddin yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Universitas Hasanuddin, Ir. Sahriyanti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D., dengan Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, yang didampingi Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, I Nyoman Hary Sujana, serta Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan, Suhardi Achmad pada Kamis, 9 Juli 2026 bertempat di Ruang Rapat Direktorat Transdiva Unhas.
Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Unhas, Ir. Sahriyanti Saad, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Unhas dan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan bagi mahasiswa KKN merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan bagi mahasiswa KKN merupakan langkah penting agar mahasiswa dapat menjalankan pengabdian kepada masyarakat dengan rasa aman. Ke depan, kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas perlindungan mahasiswa KKN, tetapi juga diperluas melalui berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat lebih luas,” ujar Sahriyanti.
Ia menjelaskan, Unhas berharap sinergi tersebut dapat dikembangkan melalui pelaksanaan KKN Tematik yang mengangkat isu jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang mensosialisasikan pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya pekerja sektor informal dan pekerja rentan.
Selain itu, Unhas juga mengusulkan pelaksanaan Program BPJS Ketenagakerjaan Mengajar, sehingga mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan, perlindungan pekerja, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang selama ini terjalin secara intensif dengan Universitas Hasanuddin dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mahasiswa.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dengan Universitas Hasanuddin. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada 5.266 mahasiswa KKN Tematik Tahun 2026. Kepercayaan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan rasa aman bagi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di masyarakat,” ujar Suci Rahmad.
Suci menegaskan, melalui BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, pihaknya siap memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada seluruh mahasiswa KKN apabila menghadapi risiko yang tidak diinginkan selama menjalankan tugas di lapangan.
“Perlindungan yang diberikan meliputi Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menjalankan program KKN dengan tenang karena telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.
Lebih lanjut, Suci menambahkan bahwa sebagai badan hukum publik yang mendapat amanah pemerintah dalam menyelenggarakan program jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan siap memperkuat kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin melalui berbagai program strategis.
“Ke depan, kami siap membangun sinergi yang lebih luas dengan Universitas Hasanuddin, tidak hanya dalam perlindungan mahasiswa KKN, tetapi juga melalui berbagai program edukasi, pengabdian masyarakat, hingga peningkatan literasi jaminan sosial ketenagakerjaan. Kami yakin kolaborasi yang saling menguatkan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi mahasiswa, masyarakat, dan pembangunan bangsa,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, I Nyoman Hary Sujana, mengatakan pihaknya siap memastikan seluruh mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin memperoleh layanan dan perlindungan secara optimal selama menjalankan pengabdian di berbagai wilayah penempatan. Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mahasiswa merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan kerja sejak dini.
“Mahasiswa adalah calon tenaga kerja dan calon pemimpin masa depan. Melalui pengalaman terlindungi selama mengikuti KKN, kami berharap mereka semakin memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dan nantinya dapat menjadi agen edukasi yang menyebarluaskan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat. Kami juga siap mendukung pengembangan kerja sama dengan Universitas Hasanuddin melalui berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi mahasiswa maupun masyarakat,” tutupnya.
Melalui kolaborasi ini, BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Hasanuddin optimistis dapat terus memperluas manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan bagi seluruh pekerja sejak dini. (*)
- Penulis: Maryam Chalisa

